Koranindopos.com, JAKARTA – Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) DKI Munandar Nugraha menemui Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono di Balai Kota DKI, Gambir, Jakarta Pusat pada Senin (31/10/2022). Kedatangan Munandar ingin berkoordinasi dengan Pemprov DKI jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) saat kontestasi politik pada 2024 mendatang. ”Intinya, kami berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk bisa bersinergi karena tahapan pemilu sudah berjalan. Desember nanti akan ada penetapan peserta pemilu,” ujarnya.
Menurutnya, sinergi perlu dibangun dengan pemerintah daerah karena ada pengetatan peserta Pemilu untuk Pilkada 2024. Dari pertemuan tertutup tersebut, dia menyebutkan Pemprov DKI sudah berkomitmen untuk menyukseskan Pilkada 2024 mendatang.
”Alhamdulilah, pak gubernur (Pj Heru) sudah mengatakan berkomitmen untuk kita saling bersinergi dan akan mengiptimalkan semua fasilitasi daerah sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang ada,” katanya.
Untuk sinergi dengan Pemprov DKI yang dimaksudnya ada beberapa . Yang pertama, yakni pelantikan pengawas kecamatan (panwascam) serentak. ”Kami butuh ruangan untuk sekretariat panwascam, dan tadi sudah kami bahas. Alhamdulillah di seluruh 44 kecamatan se-DKI Jakarta sudah difasilitasi tempatnya. Kami juga butuh tim kesekretariatan di panwascam juga sudah kami bicarakan tadi,” katanya.
Saat menyampaikan semua kebutuhan untuk Pilkada 2024, dia menyebutkan Pemprov DKI siap untuk mendukung dan memfasilitasinya. Bukan hanya fasilitas, Pemprov DKI juga siap untuk dukungan pendanaan. Yakni, DKI akan memberikan hibah ke Bawaslu melalui APBD DKI 2023. ”Hibanya Rp 206 miliar untuk Pilkada nanti. Saya minta tolong media untuk bisa memantau penggunaan dana hibah itu supaya tidak terlenceng,” imbuhnya. (wyu/mmr)










