Selasa, 16 Juni 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Opini
  • More
Home Internasional

Pengadilan Kriminal Internasional Tak Mudah Adili Putin

Editor : Hanasa oleh Editor : Hanasa
23 Maret 2023
in Internasional
A A
0
Rusia

REUTERS/SPUTNIK KEKUATAN BESAR: Presiden Rusia Vladimir Putin.

Share on FacebookShare on Twitter

koranindopos.com– Rusia. Jaksa Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) Karim Khan mengatakan dunia perlu memiliki stamina untuk menegakkan hukum internasional dengan mengadili mereka yang dituduh melakukan kejahatan perang di Ukraina.

Khan juga menantang Kremlin untuk mengizinkan anak-anak Ukraina yang diculik ke Rusia untuk pulang, setelah pengadilannya mengeluarkan surat perintah penangkapan untuk Putin dan komisaris anak-anak Rusia, Maria Lvova-Belova, dengan alasan bahwa mereka telah mengawasi pemindahan paksa ribuan anak. ”Ini adalah saat krisis. Menurut saya itu bukan hiperbola… kita perlu memiliki stamina untuk mewujudkan keadilan,” kata Khan seperti dikutip dari The Guardian, Senin (20/3/2023).

Khan mengatakan itu adalah saat yang suram bahwa untuk pertama kalinya pemimpin negara yang merupakan anggota tetap dewan keamanan PBB didakwa dengan kejahatan perang. Bersamaan dengan Khan, Menteri Kehakiman Ukraina Denys Maliuska dan Jaksa Agung Andriy Kostin terus menuntut agar dunia terus maju dengan menuntut Putin dan sekutunya dengan kejahatan agresi.

Namun, ICC disebut tidak memiliki kekuatan untuk mengadili Rusia atas kejahatan agresi karena Rusia bukan penandatangan Statuta Roma yang mengatur pengadilan tersebut. Kendati demikian, Khan mengesampingkan argumen itu demi menjelaskan apa yang dia yakini dipertaruhkan untuk hukum internasional dan dunia di Ukraina.

Artikel Terkait

Lima Fakta Kesepakatan AS-Israel Soal Stop Perang Timur Tengah

Rudal Israel Hancurkan Benteng Hizbullah di Beirut  

Pesawat Perang AS Numpang Parkir, Israel Rugi Besar

Khan mengesampingkan argumen itu demi menjelaskan apa yang dia yakini dipertaruhkan untuk hukum internasional dan dunia di Ukraina. ”Momen kebangkitan ini memiliki beberapa janji di dalamnya,” katanya.

Namun, jarang ada kepala negara yang diadili di pengadilan. Mantan Presiden Pantai Gading Laurent Gbagbo didakwa pada 2011 dengan kejahatan terhadap kemanusiaan, tetapi dibebaskan pada 2019. Putusan pengadilan mengatakan bahwa penuntutan telah gagal untuk membuktikan adanya rencana bersama dan atau kebijakan serangan berskala besar atau sistematik.

ICC juga pernah mengeluarkan surat perintah penangkapan pada 2011 untuk mantan pemimpin Libya, Muammar Gaddafi, atas kejahatan terhadap kemanusiaan dan kejahatan perang. Saat itu, Jaksa ICC Luis Moreno-Ocampo mengatakan pengadilan memiliki bukti kuat atas kejahatan termasuk penembakan warga sipil.

Namun, Muammar Gaddafi dibunuh dalam beberapa bulan setelah surat perintah dikeluarkan. Sementara terkait tuduhan terhadap Putin, ICC belum tentu mudah dibuktikan. Penyelidik perlu menunjukkan bahwa para penculik yang diduga tidak hanya mengambil anak-anak di luar kehendak mereka, tetapi mereka juga tidak bermaksud untuk mengembalikan anak-anak tersebut kepada wali sah mereka. Selain itu, Statuta Roma mensyaratkan bahwa pihak penuntut harus membuktikan bahwa “pelaku bermaksud untuk menghancurkan, seluruhnya atau sebagian, kelompok bangsa, etnis, ras atau agama itu”. (cnni/mmr)

Topik: ICCputinRusiaUkraina

TerkaitBerita

KATA SEPAKAT: Presiden Amerika Serikat Donald Trump menerima kunjungan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu di Gedung Putih. (Foto Ilustrasi: Twitter/@IsraeliPM)
Internasional

Lima Fakta Kesepakatan AS-Israel Soal Stop Perang Timur Tengah

oleh Editor : Memoarto
16 Juni 2026
SERANGAN BALASAN: Petugas tanggap darurat berkumpul di depan sebuah gedung yang menjadi sasaran serangan Israel di lingkungan Ras al-Nabaa, Beirut, Lebanon pada tahun 2024. (Foto Ilustrasi: AFP/Fadel ITANI)
Internasional

Rudal Israel Hancurkan Benteng Hizbullah di Beirut  

oleh Editor : Memoarto
15 Juni 2026
NUMPANG PARKIR: Pesawat tanker BBM AS menumpang parkir di sejumlah bandara Israel yang berdampak pada kerugian penerbangan bagi Israel. (Foto Ilustrasi: AFP/JACK GUEZ)
Internasional

Pesawat Perang AS Numpang Parkir, Israel Rugi Besar

oleh Editor : Memoarto
14 Juni 2026
NEGARA SEKUTU: Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dalam satu momentum di Gedung Putih. (Foto Ilustrasi: Dok./ whitehouse.gov)
Internasional

Netanyahu Klaim Telah Sepakat Dengan Trump Cegah Iran Punya Nuklir

oleh Editor : Memoarto
13 Juni 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

Dampak dan Upaya Mengatasi Praktik Ijon yang Merugikan Petani

Dampak dan Upaya Mengatasi Praktik Ijon yang Merugikan Petani

16 Juni 2026
Pakuwon Group Bersama EMC Healthcare dan YPP Gelar Sunatan Massal untuk 700 Anak di Jabodetabek

Pakuwon Group Bersama EMC Healthcare dan YPP Gelar Sunatan Massal untuk 700 Anak di Jabodetabek

16 Juni 2026
IHSG Mulai Rebound, Mirae Asset Sekuritas Soroti Stabilitas Rupiah dan Penurunan Yield SBN

IHSG Mulai Rebound, Mirae Asset Sekuritas Soroti Stabilitas Rupiah dan Penurunan Yield SBN

16 Juni 2026
Honor X80 Resmi Meluncur Juni 2026, Hadir dengan Chipset Bertenaga dan Bodi Tahan Benturan

Honor X80 Resmi Meluncur Juni 2026, Hadir dengan Chipset Bertenaga dan Bodi Tahan Benturan

16 Juni 2026

Terpopuler

  • Isuzu Panther Mini, Legenda MPV Diesel yang Kembali Hadir dengan Mesin Tangguh dan Hemat BBM

    Isuzu Panther Mini, Legenda MPV Diesel yang Kembali Hadir dengan Mesin Tangguh dan Hemat BBM

    498 shares
    Share 199 Tweet 125
  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    3492 shares
    Share 1397 Tweet 873
  • Angka Kematian Ibu di Indonesia Tertinggi Se-Asia Tenggara

    330 shares
    Share 132 Tweet 83
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    419 shares
    Share 168 Tweet 105
  • Polisi Sita 276 Cartridge Vape Mengandung Narkotika Etomidate Senilai Rp1,5 Miliar

    333 shares
    Share 133 Tweet 83
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya