Selasa, 30 Juni 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Opini
  • More
Home uncategorized

Waspadai TBC, Indonesia Peringkat Ketiga Di Dunia

Editor : Hanasa oleh Editor : Hanasa
27 November 2021
in uncategorized
A A
0
Waspadai TBC, Indonesia Peringkat Ketiga Di Dunia
Share on FacebookShare on Twitter

15483 730x420px 1 - Waspadai TBC, Indonesia Peringkat Ketiga Di Dunia
foto Ilustrasi

JAKARTA, koranindopos.com – Melansir data yang dikeluarkan Kemenkes RI pada tahun 2020 lalu, jumlah kasus Tuberkulosis (TBC) di Indonesia menempati peringkat ketiga di dunia. Menyikapi hal itu, dokter spesialis paru RSA UGM, dr. Ahmad Fikri Syadzali, Sp.P, mengungkapkan beberapa kondisi orang yang rentan terkena TBC.  Pertama, orang yang berusia tua. Semakin tua usia seseorang maka risiko terkena TBC juga semakin besar. Kedua, orang dengan tingkat pendidikan rendah. Dokter Fikri mengatakan bahwa orang dengan tingkat pendidikan rendah juga memiliki risiko tinggi terkena infeksi TBS.  

“Itu (berdasarkan) hasil penelitan,” tutur dr. Ahmad dalam talkshow “Painah & Paini: “Kasus Tuberkulosis di Indonesia, No 3 di Dunia” yang disiarkan melalui kanal Youtube Rumah Sakit Akademik UGM pada Selasa, (23/11). 

Dokter Fikri menjelaskan menurut hasil penelitian orang-orang yang memiliki tingkat pendidikan rendah cenderung tidak aware serta tidak ingin mengetahui informasi terkait penyakit TBC tersebut. Mereka cenderung tidak penasaran kepada informasi seperti bagaimana cara penyakit tersebut bisa menular, macam-macam gejalanya, dan lain sebagainya.  

Begitu pula dengan pengetahuan terkait cara menghadapi penyakit TBC tersebut. Dokter Fikri mengungkapkan banyak orang tidak mengetahui bahwa pengobatan TBC tersebut sebetulnya gratis, termasuk untuk obat-obatanya karena telah dibiayai oleh pemerintah. Akibat hal itu maka orang-orang kemudian enggan untuk memeriksakan atau mengobati dirinya ke dokter dengan alasan biaya pengobatan yang sangat mahal. 

Selain dua hal di atas, faktor lainnya yaitu orang dengan kemampuan ekonomi menengah ke bawah, orang dengan penyakit daya tahan tubuh menurun dan perokok.

 “Orang-orang dengan ekonomi menengah kebawah cenderung memiliki rumah yang tidak mempunyai fentilasi rumah yang bagus, pencahayaan yang kurang, lembab dan lain sebagainya. Kuman penyebab TBC sesungguhnya hidup di tempat yang lembab, gelap serta berpencahayaan yang kurang seperti itu,”urainya.

Artikel Terkait

Takkan Kubiarkan Kau Menangis, Cara Ferly Halim Menggambarkan Cinta yang Tak Selalu Terucap

Dua Aksi Demo Mahasiswa Digelar di Jakarta Pusat Siang Ini, 214 Personel Disiagakan

Ayu Azhari Bawa Nuansa Bangka dalam Film Suamiku Lukaku

Lebih jelasnya Tuberkulosis (TBC) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh micro-bakteri tuberculosis. TBC tersebut menularnya melalui droplet (percikan) dari mulut. Ketika kita batuk, kita dapat mengeluarkan lebih kurang 3.000 droplet. Bersin bisa mengeluarkan sampai 1 juta droplet. Lalu, setiap droplet yang dikeluarkan tersebut diketahui bisa mengandung 1-5 kuman penyebab TBC. 

Dokter Fikri mengatakan untuk mencegah dari penyakit TBC tersebut, maka kita perlu menjalankan pola hidup sehat, memakai masker, menggunakan etika ketika batuk dan bersin, mencuci tangan setelah batuk dan bersin tersebut, tinggal dirumah dengan fentilasi udara dan pencahayaan yang bagus sebab salah satu yang dapat membunuh kuman TBC adalah cahaya matahari, serta jika sudah terkena TBC maka harus minum obat sesuai anjuran dokter, dan segera periksakan diri ke dokter jika berkontak dengan orang yang terkena TBC.  (red/dni)

Sumber : ugm.ac.id/Aji

Topik: TBCUGM

TerkaitBerita

Takkan Kubiarkan Kau Menangis, Cara Ferly Halim Menggambarkan Cinta yang Tak Selalu Terucap
uncategorized

Takkan Kubiarkan Kau Menangis, Cara Ferly Halim Menggambarkan Cinta yang Tak Selalu Terucap

oleh Editor : Akula
12 Juni 2026
Dua Aksi Demo Mahasiswa Digelar di Jakarta Pusat Siang Ini, 214 Personel Disiagakan
uncategorized

Dua Aksi Demo Mahasiswa Digelar di Jakarta Pusat Siang Ini, 214 Personel Disiagakan

oleh Editor : Affandy
10 Juni 2026
Ayu Azhari Bawa Nuansa Bangka dalam Film Suamiku Lukaku
uncategorized

Ayu Azhari Bawa Nuansa Bangka dalam Film Suamiku Lukaku

oleh Editor : Akula
22 Mei 2026
UM-PTKIN 2026 Perketat Pengawasan, Gunakan Alat Detektor dan Sistem SSE
uncategorized

UM-PTKIN 2026 Perketat Pengawasan, Gunakan Alat Detektor dan Sistem SSE

oleh Editor : Affandy
13 Mei 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

Mirae Asset Sekuritas: Risiko Global Mulai Mereda, Investor Tetap Perlu Waspadai Tantangan Domestik

Mirae Asset Sekuritas: Risiko Global Mulai Mereda, Investor Tetap Perlu Waspadai Tantangan Domestik

30 Juni 2026
Konsistensi Jaga Keamanan Pangan Jemaah Haji, PT Halalan Tayyiban Indonesia Raih Penghargaan Bergengsi dari BPOM

Konsistensi Jaga Keamanan Pangan Jemaah Haji, PT Halalan Tayyiban Indonesia Raih Penghargaan Bergengsi dari BPOM

30 Juni 2026
IMG 20260630 133621 528 1 -

30 Juni 2026
Tiga Aksi Demo Digelar di Jakarta Pusat Hari Ini, Polisi Kerahkan 1.231 Personel

Tiga Aksi Demo Digelar di Jakarta Pusat Hari Ini, Polisi Kerahkan 1.231 Personel

30 Juni 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    3641 shares
    Share 1456 Tweet 910
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    464 shares
    Share 186 Tweet 116
  • PPG Prajabatan 2026 Dibuka Juni: 10.000 Kuota, Link Daftar & Syarat Guru Honorer

    314 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Jadwal Cair Bansos PKH dan BPNT Tahap 3 di Kota Depok, Cek Nama Penerima di Sini!

    313 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Selandia Baru vs Belgia, Laga Hidup dan Mati

    313 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya