Kamis, 6 Agustus 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Nasional Pendidikan

Lazada Gelar Training of Trainer untuk 100 Guru SMK di Jabar Sebagai Agen Perubahan

Editor : Hanasa oleh Editor : Hanasa
16 Juni 2023
in Pendidikan
A A
0
lazada
Share on FacebookShare on Twitter

koranindopos.com – Bandung. Guru sekolah memiliki peran penting dalam pengembangan talenta digital dan mempersiapkan generasi muda Indonesia menuju bonus demografi yang produktif di tahun 2030 mendatang.  Untuk mempersiapkan para guru agar mampu memberikan pengetahuan yang relevan dengan situasi ekonomi digital saat ini, Lazada Indonesia (Lazada) melalui Gerakan Akselerasi Karya Rakyat (AKAR) Digital Indonesia menyelenggarakan pelatihan Naik KeLaz berkonsep Training of Trainer (ToT) kepada 100 guru sekolah menengah kejuruan (SMK) di Jawa Barat.

Bertempat di SMKN 3 Bandung, Jawa Barat (15/06/2023), Training of Trainer yang dilakukan bersama Dinas Pendidikan Jawa Barat menjadi salah satu bukti komitmen Lazada dalam mengembangkan perekonomian digital Indonesia selama 11 tahun terakhir.

Data We Are Social 2023 menunjukkan bahwa 62,6 persen pengguna internet Indonesia berbelanja online setiap minggu dan hal ini turut berdampak terhadap potensi pertumbuhan brand dan UMKM di dalam ekosistem ekonomi digital, termasuk di Lazada. Meski demikian, mengacu kepada penemuan Studi Lazada 2021 bertajuk “Pengembangan Talenta untuk Ekonomi Digital Indonesia”, sebagian besar talenta Indonesia yang seharusnya menjadi pendorong perekonomian dinyatakan belum siap menghadapi era digital saat ini. Oleh karena itu, Lazada menargetkan guru sekolah sebagai agen perubahan dalam pengembangan talenta ekonomi digital.

Setelah sebelumnya menyelenggarakan pelatihan kewirausahaan bagi lebih dari 700 siswa SMK di Bandung, Jawa Barat, Lazada terus memperluas pelaksanaan Gerakan AKAR Digital Indonesia melalui pelatihan Training of Trainer kepada 100 guru SMK di Jawa Barat. Inisiatif ini menjadi upaya berkelanjutan Lazada untuk mendorong transformasi insan SMK menjadi wirausaha yang tangguh dan berdaya saing di era ekonomi digital saat ini.

Artikel Terkait

Jadi Co-Promotor Sidang Proposal Disertasi Doktor Hukum, Bamsoet Dorong Digitalisasi Pengawasan Satpam

Konferensi Perpustakaan Digital Indonesia Rumuskan 5 Arah Baru, AI Diminta Tetap Berpihak pada Manusia

Jutaan Distribusi Buku Harus Dibarengi Gerakan Nasional Tingkatkan Minat Baca

“Kami sangat senang dapat bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Jawa Barat dalam mewujudkan talenta ekonomi digital yang mumpuni. Melalui inisiatif Training of Trainer bagi guru SMK di Jawa Barat ini, Lazada berharap dapat mendorong para guru untuk bisa memberikan pembekalan kepada murid-murid Indonesia mengenai kesempatan ekonomi yang ada di ekosistem ekonomi digital di Indonesia, di mana salah satunya adalah dengan menjadi wirausaha muda digital. Harapannya, generasi muda Indonesia bisa naik kelas dan terus menjadi pendorong perekonomian masa depan,” ujar Ferry Kusnowo, Direktur Eksekutif Lazada Indonesia.

Dalam kegiatan ini, trainer dari Lazada menyampaikan bagaimana eCommerce menyediakan peluang ekonomi yang sangat besar dan terbuka bagi siapapun yang mau berusaha, baik dengan menjadi penjual UMKM online maupun menjajaki profesi baru seperti livestreamer ataupun affiliates. Materi dasar pemasaran digital juga dipaparkan dalam pelatihan ini dengan tujuan bisa meningkatkan pemahaman peserta akan platform eCommerce serta berbagai kiat memulai dan mengembangkan usaha secara online.

Dalam pelatihan ini, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat hadir diwakili oleh Dr. Hj. Anne Sukmawati K.D., M.M.Pd. selaku Pembina Sekolah Pencetak Wirausaha, Dinas Pendidikan Jawa Barat dan turut menyampaikan dukungan terhadap inisiatif Lazada dalam memberikan edukasi mengenai ekosistem ekonomi digital di Indonesia.

“Kami mengapresiasi upaya Lazada yang memiliki kepedulian untuk melibatkan dunia pendidikan dan memberdayakan insan vokasi agar bisa menjadi generasi yang siap menghadapi era digital saat ini. Pelatihan yang ditujukan untuk para guru SMK ini sekaligus menjadi sebuah gerakan menyebarkan semangat kewirausahaan digital demi pengembangan Indonesia di masa mendatang,” ujar Anne.

Apsi Wulan Dewi, S.ST, guru mata pelajaran Produk Kreatif dan Kewirausahaan dari SMKN 1 Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat mengungkapkan, “Kewirausahaan digital menjadi salah satu fokus dalam pengajaran di sekolah kami. Sebagai guru, tentu kami ingin memastikan bahwa setiap lulusan sekolah kami bisa memiliki keahlian yang mumpuni dan bisa berkompetisi.

Pemahaman dan pengetahuan dalam kewirausahaan digital bisa menjadi bekal untuk mereka mendapatkan pekerjaan layak atau bahkan untuk memulai usaha sendiri.” Apsi senang bisa bergabung dalam pelatihan Naik KeLaz dan mengatakan bahwa pengetahuan yang ia dapatkan dari pelatihan ini akan segera diteruskan kepada anak didiknya.

Kegiatan Training of Trainer Naik KeLaz ini hanyalah salah satu dari berbagai upaya berkelanjutan Lazada untuk memupuk jiwa kewirausahaan digital, khususnya di kalangan generasi muda Indonesia. Bagi yang ingin terus belajar mengembangkan bisnis online di platform eCommerce, Lazada juga menawarkan Lazada University, program edukasi interaktif bagi penjual atau wirausaha digital di platform Lazada. Berbagai materi pembelajaran bisa diakses penjual yang ingin meningkatkan wawasan dan keterampilannya demi menjadi wirausaha digital yang tangguh dan berdaya saing.

“Kami berharap seluruh inisiatif Naik KeLaz ini bisa meningkatkan literasi digital masyarakat, memberdayakan talenta muda, serta membantu mengembangkan ekosistem ekonomi digital Indonesia yang inklusif dan menguntungkan bagi seluruh elemen masyarakat Indonesia,” tutup Ferry. (ris)

Topik: Lazada

TerkaitBerita

Bamsoet
Pendidikan

Jadi Co-Promotor Sidang Proposal Disertasi Doktor Hukum, Bamsoet Dorong Digitalisasi Pengawasan Satpam

oleh Editor : Hairul
6 Agustus 2026
Konferensi Perpustakaan Digital Indonesia Rumuskan 5 Arah Baru, AI Diminta Tetap Berpihak pada Manusia
Nasional

Konferensi Perpustakaan Digital Indonesia Rumuskan 5 Arah Baru, AI Diminta Tetap Berpihak pada Manusia

oleh Editor : Akula
5 Agustus 2026
Distribusi Buku
Pendidikan

Jutaan Distribusi Buku Harus Dibarengi Gerakan Nasional Tingkatkan Minat Baca

oleh Editor : Hairul
5 Agustus 2026
Perpusnas Dorong Masyarakat Tak Langsung Percaya Jawaban AI
Nasional

Perpusnas Dorong Masyarakat Tak Langsung Percaya Jawaban AI

oleh Editor : Akula
4 Agustus 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

Ketika Makam Sunan Ampel, Masjid Tua dan Kampung Arab Bertemu dalam Satu Kisah

Ketika Makam Sunan Ampel, Masjid Tua dan Kampung Arab Bertemu dalam Satu Kisah

6 Agustus 2026
Ekonomi Indonesia

BPS: Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,29 Persen pada Triwulan II-2026, Konsumsi Rumah Tangga Jadi Penggerak Utama

6 Agustus 2026
Bamsoet

Jadi Co-Promotor Sidang Proposal Disertasi Doktor Hukum, Bamsoet Dorong Digitalisasi Pengawasan Satpam

6 Agustus 2026
Polisi Ungkap Motif Perampasan Harta Korban Mutilasi di Depok, Pelaku Jual Motor dan Ponsel Milik Korban

Polisi Ungkap Motif Perampasan Harta Korban Mutilasi di Depok, Pelaku Jual Motor dan Ponsel Milik Korban

6 Agustus 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    4216 shares
    Share 1686 Tweet 1054
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    653 shares
    Share 261 Tweet 163
  • Manchester United Siapkan Skuad Baru Jelang Musim Depan

    320 shares
    Share 128 Tweet 80
  • Arsenal Tak Sabar Boyong Bruno Guimaraes Dari Newcastle

    313 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Project Based Learning Belum dan Bukan Pembelajaran Mendalam

    312 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya