Rabu, 10 Juni 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Opini
  • More
Home Nasional

Wisata Berbasis NEWA: Tren Pariwisata Pascapandemi Berbasis NEWA: Tren Pariwisata Pascapandemi

Editor : Hana oleh Editor : Hana
25 Juni 2023
in Nasional
A A
0
Wisata

Cover: Penerapan wellness tourism dalam pariwisata berbasis NEWA (Shutterstock/Hlib Shabashnyi)

Share on FacebookShare on Twitter

koranindopos.com – Setelah sempat “mati suri” akibat badai pandemi COVID-19, sektor pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf) di Indonesia terus bangkit. Menariknya, kembali bangkitnya sektor pariwisata menciptakan sebuah tren berwisata yang berbeda dengan sebelumnya, yakni dengan berfokus menciptakan wisata yang berkualitas, dan mengarah pada NEWA.

Buat Sobat Parekraf yang belum tahu, NEWA adalah konsep berwisata yang mengutamakan Nature, Eco-tourism, Wellness tourism, dan Adventure tourism. Dengan kata lain, tren pariwisata pascapandemi satu ini mengarah pada konsep berwisata yang fokus menjaga kelestarian lingkungan dan alam sekitar.

Di masa pascapandemi, konsep wisata NEWA banyak dicari oleh wisatawan. Terutama bagi wisatawan yang ingin “balas dendam” untuk berlibur setelah lebih dua tahun harus berada di rumah saja. Salah satu alasannya karena tren pariwisata ini tergolong aman dan memiliki risiko yang lebih kecil. Mengingat, konsep wisata NEWA mengutamakan kualitas yang bersifat low-touch dan less-crowd. Seperti wisata alam, wisata adventure, desa wisata, hingga wisata rural.

Konsep wisata berbasis NEWA memiliki peluang yang sangat bagus di masa depan. Diharapkan, penerapan konsep wisata NEWA di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif Indonesia dapat mendorong wisatawan untuk merawat keindahan alam dan budaya. Sehingga dapat mewujudkan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat.

Artikel Terkait

KPAI Temukan Banyak Daycare Tak Berizin, Perlindungan Anak Dinilai Masih Lemah

Demokrat Bantah AHY Kenal Mantan Wakil Ketua BGN Sony Sonjaya

Perkuat Pelindungan dan Cetak Tenaga Kerja Global, KemenP2MI Gandeng Pemda-Kampus Vokasi di Kepri

Penerapan NEWA dalam Sektor Parekraf

Tren pariwisata pascapandemi berbasis NEWA sudah mulai diterapkan dalam sektor pariwisata Indonesia. Sebut saja salah satunya adalah Nature tourism yang fokus mengajak wisatawan mengunjungi berbagai kawasan alami untuk menjaga dan melestarikan lingkungan.

Sementara itu, konsep ecotourism bisa dilihat dari dikembangkannya pariwisata berkelanjutan di berbagai destinasi wisata. Kaya akan sumber daya alam dan budaya, konsep ecotourism memiliki potensi besar yang bisa menjadi unique selling point pada sektor parekraf di Indonesia.

Wisata%20Berbasis%20NEWA%20Tren%20Pariwisata%20Pascapandemi Pantai%20Pulisan%20Likupang Shutterstock%201522193915 Ryan%20Melandie - Wisata Berbasis NEWA: Tren Pariwisata Pascapandemi Berbasis NEWA: Tren Pariwisata Pascapandemi

Foto: Penerapan konsep Nature tourism dalam pariwisata NEWA (Shuttterstock/Ryan Melandie)

 

Banyak destinasi ekowisata di Indonesia yang fokus pada kelestarian alam, dan tetap mempertahankan keutuhan budaya setempat. Seperti kawasan konservasi alam Tangkahan di Sumatera Utara, Taman Nasional Tanjung Puting, serta Taman Nasional Komodo di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Lantas, bagaimana dengan konsep berwisata wellness tourism? Bisa dikatakan, wellness tourism menjadi salah satu kunci pemulihan sektor pariwisata pascapandemi. Hal ini dibarengi dengan meningkatkan kesadaran masyarakat yang lebih peduli kesehatan.

Indonesia memiliki peluang besar dalam menggencarkan wellness tourism. Mengingat, Indonesia berhasil menempati peringkat ke-17 sebagai pasar tujuan wisata kebugaran. Belum lagi, ada banyak destinasi wellness tourism di Indonesia, salah satunya Rumah Atsiri di Tawangmangu.

Di sisi lain, konsep Adventure tourism turut menjadi prioritas berwisata pascapandemi. Hal ini bisa dilihat dari banyaknya jenis wisata yang menjadi incaran wisatawan. Seperti trekking, hiking, rafting dan wisata susur sungai, hingga eksplorasi ke berbagai daerah untuk menikmati keindahan alam yang masih terjaga dengan sangat baik.

Inovasi Penginapan dalam Konsep NEWA

Di sisi lain, industri akomodasi wisata atau perhotelan di Indonesia terus melakukan inovasi agar tetap bertahan pascapandemi COVID-19. Salah satu inovasi yang dilakukan adalah menciptakan penginapan yang sesuai dengan konsep NEWA.

Saat ini glamping (glamorous camping) menjadi akomodasi penginapan yang berhasil menarik banyak wisatawan. Saking populernya, mengutip dari laporan “Tren Industri Pariwisata 2022-2023”, sebagian besar wisatawan lebih memilih glamping (45,9%), dibandingkan menginap di resort (24,7%) sebagai alternatif liburan pascapandemi.

Popularitas glamping sebagai alternatif berwisata pascapandemi sebenarnya masuk akal. Mengingat, tren berkemah satu ini tetap menerapkan social distancing (low-touch dan less-crowd), serta mengusung konsep nature, ecotourism, wellness, dan adventure tanpa mengurangi keseruan berlibur.

Dalam jangka panjang, diharapkan penerapan wisata berbasis NEWA dapat meningkatkan kunjungan wisata ke Indonesia, sehingga dapat mencapai target 8,5 juta kunjungan wisatawan mancanegara, serta 1,4 miliar pergerakan wisatawan nusantara.

Topik: Wisata

TerkaitBerita

KPAI Temukan Banyak Daycare Tak Berizin, Perlindungan Anak Dinilai Masih Lemah
Nasional

KPAI Temukan Banyak Daycare Tak Berizin, Perlindungan Anak Dinilai Masih Lemah

oleh Editor : Affandy
10 Juni 2026
BERI SANGGAHAN: Kepala Badan Komunikasi Strategis Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra. (Foto: viva.co.id)
Politik

Demokrat Bantah AHY Kenal Mantan Wakil Ketua BGN Sony Sonjaya

oleh Editor : Memoarto
10 Juni 2026
Perkuat Pelindungan dan Cetak Tenaga Kerja Global, KemenP2MI Gandeng Pemda-Kampus Vokasi di Kepri
Nasional

Perkuat Pelindungan dan Cetak Tenaga Kerja Global, KemenP2MI Gandeng Pemda-Kampus Vokasi di Kepri

oleh Editor : Doe
9 Juni 2026
KPK Tahan Dua Tersangka Baru Kasus Korupsi Kuota Haji 2023-2024
Nasional

KPK Tahan Dua Tersangka Baru Kasus Korupsi Kuota Haji 2023-2024

oleh Editor : Affandy
9 Juni 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

5 HP Xiaomi Terbaik 2026, Dari Flagship Premium hingga Pilihan Paling Worth It

5 HP Xiaomi Terbaik 2026, Dari Flagship Premium hingga Pilihan Paling Worth It

10 Juni 2026
Denza B8 2026 Siap Tantang Land Cruiser 300, SUV PHEV Premium dengan Jarak Tempuh hingga 905 Km

Denza B8 2026 Siap Tantang Land Cruiser 300, SUV PHEV Premium dengan Jarak Tempuh hingga 905 Km

10 Juni 2026
POCO F8 Ultra Kembali Dijual, Usung Performa Tinggi untuk Gaming dan Produktivitas

POCO F8 Ultra Kembali Dijual, Usung Performa Tinggi untuk Gaming dan Produktivitas

10 Juni 2026
SPMB SMA Banten 2026 Resmi Dimulai, Jalur Domisili Lingkungan Sekolah Dibuka Lebih Dulu

SPMB SMA Banten 2026 Resmi Dimulai, Jalur Domisili Lingkungan Sekolah Dibuka Lebih Dulu

10 Juni 2026

Terpopuler

  • Isuzu Panther Mini, Legenda MPV Diesel yang Kembali Hadir dengan Mesin Tangguh dan Hemat BBM

    Isuzu Panther Mini, Legenda MPV Diesel yang Kembali Hadir dengan Mesin Tangguh dan Hemat BBM

    412 shares
    Share 165 Tweet 103
  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    3473 shares
    Share 1389 Tweet 868
  • Polisi Sita 276 Cartridge Vape Mengandung Narkotika Etomidate Senilai Rp1,5 Miliar

    322 shares
    Share 129 Tweet 81
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    406 shares
    Share 162 Tweet 102
  • Toyota Innova Crysta: MPV Premium Bermesin Tangguh dengan Kabin Luas dan Nyaman

    314 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya