
JAKARTA, koranindopos.com – Kabar gembira bagi masyarakat muslim tanar air yang telah lama menginginkan berangkat umrah ke tanah suci Mekkah dan Madinah. Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) berencana membuka kembali pemberangkatan jemaah umrah mulai esok hari (8/1). Keputusan tersebut melalui pembahasan cukup matang Kemenag bersama lintas kementerian dan lembaga.
Dirjen Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Hilman Latief menyatakan, pihaknya telah menggelar rapat lintas kementerian/lembaga berkaitan dengan penyelenggaran ibadah umrah pada 3 Januari lalu. Hasil rapat memutuskan agar penyelenggaraan umrah menerapkan protokol kesehatan Covid-19 secara ketat. Penegasan itu kembali diperkuat oleh arahan langsung dari Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas.
Menurur Hilman, pengawasan penerapan protokol kesehatan Covid-19 secara ketat bagi jemaah ibadah umrah dimulai sejak keberangkatan, kedatangan dan pelaksanaan ibadah di Arab Saudi, hingga saat kembali di tanah air. Kemenag berkomitmen melindungan kesehatan jemaah dan tidak ingin mereka membawa virus berbahaya saat kembali ke Indonesia. “Kami mengedepankan perlindungan dan kesehatan jemaah,” tegas Hilman seperti dikutip dari rilis resmi Kemenag hari ini (7/1).
Hilman menjelaskan, Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) yang akan memberangkatkan jemaah umrah juga wajib melaporkan keberangkatan melalui Siskopatuh. Selain itu, keberangkatan diprioritaskan bagi PPIU yang menggunakan penerbangan langsung melalui Bandara Soekarno Hatta. Para jemaah akan menjalani pemeriksaan kesehatan yang terpusat di Asrama Haji. “Titik awal keberangkatan akan dikoordinasikan oleh asosiasi PPIU,” tegas Hilman.(hai)









