Koranindopos.com – Jakarta. King Power Safety (KPR), merek global terkemuka dalam industri sepatu keselamatan, mengumumkan standar baru dengan produk unggulannya, King Power. Produk ini tidak hanya menggabungkan bahan berkualitas tinggi, tetapi juga memenuhi standar keamanan internasional, memiliki desain inovatif, dan memberikan kenyamanan pemakaian.
Dalam acara Manufacturing Indonesia 2023 di JiExpo Kemayoran, Jakarta, 6-9 Desember 2023, Managing Director King Power Safety, Peter Yao, menyoroti peran KPR sebagai pelopor inovasi dalam memastikan keselamatan para pekerja global. Dengan berbagai inovasi, KPR tidak hanya menyasar keselamatan di tempat kerja tetapi juga mendukung gaya hidup yang berfokus pada keselamatan di Indonesia.

Menonjolkan pendekatan inovatif, Peter Yao menjelaskan bahwa KPR tidak hanya mengubah penampilan, tetapi juga memperkenalkan fitur-fitur penting untuk keselamatan, kenyamanan, dan kesehatan pengguna. Integrasi vertikal perusahaan memastikan setiap aspek, mulai dari desain hingga bahan, dipertimbangkan dengan cermat.
Dengan jangkauan distribusi global dan kepatuhan terhadap standar keselamatan internasional, KPR memiliki sertifikasi seperti CSA Kanada, CE Eropa EN ISO 20345, dan SNI Indonesia. Peter Yao menekankan pemahaman perusahaan terhadap regulasi keselamatan lokal dan kemitraan yang kuat sebagai kunci sukses di pasar Indonesia.
“King Power lebih dari sekadar merek sepatu keselamatan ternama, namun King Power adalah wujud sebuah komitmen kami terhadap keunggulan dan inovasi. Kami berkomitmen kuat untuk fokus memproduksi sepatu keselamatan berkualitas tinggi melampaui standar industri yang telah menempatkan kami masuk ke jajaran 5 besar merek sepatu keamanan di seluruh dunia. Melalui lini produk yang beragam dan kemitraan strategis, kami telah memantapkan posisi di pasar internasional, membentang dari Singapura hingga Kanada,” ungkap Peter.
Sejak memasuki Indonesia pada pertengahan 2021, KPR mencatat pertumbuhan bisnis yang signifikan, sekitar 20-25% sejak 2022. Dengan kantor pusat di Jakarta dan tiga kantor cabang di berbagai wilayah, KPR memperluas jangkauan bisnisnya dengan target pertumbuhan 30-35% pada 2024.
KPR tidak hanya menawarkan sepatu keselamatan, tetapi juga menerapkan integrasi K3 untuk memastikan lingkungan kerja yang sehat dan aman. Peter Yao menegaskan komitmen KPR terhadap standar baru dalam industri sepatu pengaman, di mana keselamatan bersatu dengan desain dan inovasi.
“Jaringan distribusi internasional kami menjangkau berbagai benua dan kepatuhan kami terhadap standar keselamatan global tercermin pada sertifikasi yang dimiliki perusahaan seperti CSA Kanada, CE Eropa EN ISO 20345, dan SNI Indonesia. Di Tiongkok yang menjadi pasar terbesar KPR, kami telah melihat pertumbuhan yang konsisten, bahkan di periode waktu yang penuh tantangan sekalipun. Sebagai permain baru di Indonesia, kami percaya din dengan pemahaman kami atas peraturan keselamatan lokal dan kemitraan yang kuat untuk strategi pemasaran yang efektif,” ujar Pieter.
Sementara itu, Ir. Subkhan selaku Ketua Umum Forum QHSE BUMN Konstruksi & Ketua Komisi II Dewan K3 Nasional, menyoroti pentingnya alat pelindung diri (APD) dalam mendukung keselamatan kerja. Sepatu keselamatan King Power dianggap sebagai APD yang efektif, mematuhi regulasi dan standar global.
“Alat Pelindung Diri (APD) yang efektif mendukung keselamatan kerja, baik di tempat kerja maupun saat melakukan perjalanan, merupakan aspek penting dalam komitmen kami untuk menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan aman,” jelas Subkhan.
Dengan visi keberlanjutan, KPR berkomitmen untuk mendapatkan pasokan bahan baku secara bertanggung jawab, meminimalkan jejak karbon, dan membangun budaya perusahaan yang berpusat pada prinsip keberlanjutan. Sebagai pelopor gerakan keberlanjutan global, KPR menetapkan standar baru dalam industri sepatu keselamatan, menawarkan solusi yang tidak hanya aman tetapi juga berkelanjutan.










