
JAKARTA, koranindopos.com – Ketua Pelaksana Formula E Ahmad Sahroni tak ambil pusing dengan langkah Ketua Umum PSI Giring Ganesha yang terus-terusan sinis terhadap rencana penyelenggaraan balap mobil listrik tersebut. Termasuk langkahnya baru-baru ini yang melakukan inspeksi ke lokasi sirkuit di kawasan Ancol, Jakarta Utara. Sikap Giring dianggap biasa di dalam negara yang menganut sistem demokrasi seperti Indonesia.
Sahroni menilai sikap Giring yang sinis justru akan memacu panitia bekerja lebih maksimal dalam mempersiapkan penyelenggaraan Formula E. Dia akan lebih fokus lagi agar pembangunan sirkuit dan penyelenggaraan Formula E di tanah air tidak membuat malu wajah Indonesia di mata dunia internasional. “Giring mungkin punya maksud baik. Namanya orang kritis agar event ini baik, kenapa nggak? Tapi sebenarnya ini (langkah Giring inspeksi) nggak kontroversi amat kok. Biasa saja orang mengkritik,” ujar Sahroni dikutip dari kanal Youtube Official iNews, Senin (10/1).
Sahroni memastikan tidak ada masalah serius yang dihadapi panitia dalam persiapan pelaksanaan Formula E Juni mendatang. Termasuk persiapan pembangunan sirkuit. Seharusnya Giring melakukan inspeksi secara utuh di lokasi pembangunan sirkuit tersebut, agar informasi yang didapat masyarakat juga utuh. “Misalnya, panjang sirkuit yang dibangun 1 kilometer, seharusnya yang dipantau secara keseluruhan 1 kilometer itu. Jangan hanya 200 meter saja. Kan harus utuh,” tegas Sahroni.
Politisi NasDem itu pun tak mau berpolemik dengan sikap Giring yang terus-terusan menyerang Gubernur DKI Anies Baswedan. Termasuk saat Giring mengaitkan penyelenggaraan Formula E dengan keinginan Anies Baswedan ikut dalam kontestasi Pilpres 2024. “Kalau dia (Giring) tidak suka sama orang itu hak dia. Toh Giring juga punya keinginan menjadi presiden pada masa yang akan datang, ya mungkin saja berhadapan dengan Ahmad Sahroni, misalnya,” seloroh Sahroni. Dia berharap semua pihak semakin cerdas dalam mengkritik agar bermanfaat untuk kelangsungan persiapan penyelenggaraan Formula E.
Aksi Giring yang melakukan inspeksi ke lokasi pembangunan sirkuit Formula E beberapa hari lalu memang mengundang kontroversi. Ada yang setuju, namun banyak juga tidak sependapat. Giring menyebut kengototan Anies Baswedan membangun sirkuit dan menyelenggarakan Formula E di Jakarta merupakan langkah politik menuju Pilpres 2024. Giring melalui kader PSI di DPRD DKI telah jauh-jauh hari menolak event tersebut. Salah satunya karena dianggap menghambur-hamburkan APBD DKI.(hai)









