Koranindopos.com – Jakarta. Dalam upaya meningkatkan kesehatan gigi masyarakat Indonesia, Pepsodent dan Halodoc telah menjalin kerja sama untuk memberikan layanan konsultasi online dokter gigi secara gratis dengan target jangkauan hingga 200.000 orang.
Layanan ini dirancang untuk mudah diakses dan efisien, sehingga masyarakat dapat menghindari risiko berbahaya dari praktik swamedikasi yang kerap terjadi di Indonesia.
Distya Tarworo Endri, Head of Marketing Oral Care and Professional Marketing Unilever Indonesia, menyatakan bahwa selama lebih dari 90 tahun, Pepsodent telah menjadi merek terpercaya dalam perawatan gigi dan mulut di Indonesia. Pepsodent terus berupaya memberikan layanan kesehatan gigi yang optimal, baik secara langsung maupun melalui platform online.

“Kami percaya hal ini menjadi sangat penting di tengah rendahnya akses dan kesadaran untuk rutin berkonsultasi ke dokter gigi, yang salah satunya disebabkan oleh tindakan berisiko yaitu swamedikasi,” katanya saat ditemui di kawasan Gunawarman, Jakarta Selatan, Jumat (30/8/2024).
Langkah ini diambil untuk mengatasi rendahnya akses dan kesadaran masyarakat dalam melakukan konsultasi rutin ke dokter gigi, yang sering kali terganggu oleh praktik swamedikasi.
Swamedikasi, yang merupakan proses pengobatan mandiri tanpa pengawasan tenaga medis, masih menjadi praktik umum di Indonesia. Berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia 2023, sebanyak 25% masyarakat melakukan swamedikasi untuk masalah gigi. Hal ini menjadi salah satu faktor mengapa 92% masyarakat tidak memeriksakan diri ke dokter gigi dalam setahun terakhir.
drg. Ratu Mirah Afifah, GCClinDent, MDSc, Head of Professional Marketing Personal Care Unilever Indonesia, menegaskan bahwa swamedikasi gigi bisa menimbulkan risiko serius.
“Banyak masyarakat memilih pengobatan mandiri karena keterbatasan akses layanan kesehatan gigi, faktor finansial, atau ketidaknyamanan untuk berobat langsung. Namun, pengobatan tanpa konsultasi dengan dokter gigi dapat memperburuk kondisi, meningkatkan resistensi antibiotik, dan bahkan menyebabkan disfungsi ginjal yang berpotensi fatal,” ujar drg. Mirah.
Untuk mengatasi masalah ini, Pepsodent telah meluncurkan layanan konsultasi gigi online ‘Tanya Dokter Gigi by Pepsodent’ selama pandemi. Layanan ini tersedia melalui pemindaian QR code pada kemasan Pepsodent Pencegah Gigi Berlubang dan telah memberikan manfaat bagi lebih dari 143.756 orang.
Kini, Pepsodent menggandeng Halodoc, sebuah platform layanan kesehatan digital, untuk memperluas jangkauan layanan konsultasi gigi online. Melalui kerja sama ini, masyarakat dapat berkonsultasi dengan dokter gigi berlisensi secara gratis dan mudah diakses, kapan saja dan di mana saja.
Timothy Raditya, Product Marketing Lead Halodoc, menambahkan bahwa Halodoc berkomitmen untuk menyederhanakan akses layanan kesehatan di Indonesia. Kolaborasi dengan Pepsodent ini diharapkan dapat mengurangi praktik swamedikasi dan membantu masyarakat menjaga kesehatan gigi dan mulutnya sebelum muncul masalah serius.
Distya Tarworo Endri menjelaskan bahwa layanan konsultasi gigi online dalam kolaborasi ini dapat diakses dengan mudah. Pengguna hanya perlu memindai QR code pada kemasan produk Pepsodent Complete 8, Pepsodent Sensitive Expert, dan Pepsodent Kids. Selain itu, pengguna juga akan mendapatkan voucher potongan harga hingga Rp25.000,- untuk konsultasi gratis di aplikasi Halodoc.
Kolaborasi ini juga mendapat sambutan positif dari selebriti Ririn Ekawati, yang mengakui pentingnya layanan konsultasi gigi online, terutama dalam situasi darurat ketika akses ke klinik gigi tidak memungkinkan. Menurutnya, layanan ini memberikan rasa aman karena didukung oleh tim dokter gigi berpengalaman.










