Jumat, 11 September 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Nasional

BNN Gunakan AI Dalam Pemberantasan Narkotika

Editor : Hairul oleh Editor : Hairul
12 Oktober 2024
in Nasional
A A
0
BNN
Share on FacebookShare on Twitter

koranindopos.com – Jakarta. Teknologi kecerdasan buatan (AI) semakin menjadi tren global dan memberikan dampak signifikan di berbagai sektor, termasuk penegakan hukum di Indonesia. Dalam upaya memberantas kejahatan narkotika yang semakin kompleks, Badan Narkotika Nasional (BNN) melihat potensi besar AI dalam meningkatkan efisiensi pengawasan, deteksi, dan pencegahan peredaran narkoba.

Sebagai langkah strategis, BNN melalui Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia (PPSDM) mengadakan webinar bertema “Future Life with Artificial Intelligence”, yang bertujuan memperdalam pemahaman terkait manfaat teknologi AI. Kepala BNN RI, Marthinus Hukom, menyatakan bahwa AI harus dimanfaatkan secara produktif untuk mendukung penegakan hukum, dengan tetap mengantisipasi dampak negatif yang mungkin timbul dari perkembangan teknologi ini.

“Perkembangan teknologi yang cepat dan dinamis membawa tantangan baru, termasuk pada kompleksitas kejahatan narkotika. Teknologi AI mampu memberikan solusi, tetapi kita harus tetap waspada terhadap potensi penyalahgunaan oleh sindikat narkotika,” ujar Marthinus, Jumat (11/10/2024).

Menurut Marthinus, salah satu manfaat utama penerapan AI adalah dalam analisis data. Teknologi ini memungkinkan pihak berwenang untuk mengidentifikasi pola distribusi narkotika dan titik-titik rawan peredaran melalui algoritma pembelajaran mesin. Selain itu, AI dapat membantu memproses data keuangan dan komunikasi yang mencurigakan, sehingga mempermudah pelacakan jaringan pengedar narkoba.

Artikel Terkait

BIG Ungkap Kronologi Anak Krakatau Sebelum Erupsi Terkuat, Terekam dari Satelit

Menhut Tekankan Kecepatan Rescue Orangutan Terdampak Karhutla, Terlambat Bisa Fatal

Di Acara HUT Ke-25 Demokrat Prabowo Sebut Pidato AHY Adalah Kritik Tajam

Namun, ia juga memperingatkan bahwa kejahatan narkotika bisa berkembang seiring dengan teknologi. “Sindikat narkotika bisa saja merekayasa informasi terkait zat adiktif untuk menciptakan narasi baru sesuai dengan kepentingan bisnis gelap mereka,” tambahnya.

Meskipun AI menawarkan peluang besar, tantangan seperti isu privasi dan potensi penyalahgunaan teknologi menjadi perhatian utama. Oleh karena itu, penerapan AI harus dilakukan secara bertanggung jawab sesuai dengan prinsip etika dan hukum yang berlaku.

Webinar ini diikuti oleh 500 peserta yang terdiri dari pegawai BNN Pusat, BNN Provinsi, BNN Kabupaten/Kota, serta perwakilan dari Balai/Loka Rehabilitasi BNN di seluruh Indonesia. Kepala PPSDM BNN, Dr. Caca Syahroni, menjelaskan bahwa webinar ini bertujuan meningkatkan pemahaman pegawai BNN tentang AI dan mempersiapkan mereka dalam menghadapi kemajuan teknologi di era digital.

“Kegiatan ini tidak hanya membekali pegawai BNN dengan pengetahuan terkait AI, tetapi juga mempersiapkan mereka untuk memanfaatkan teknologi ini guna meningkatkan efektivitas penegakan hukum dan pemberantasan narkotika,” jelas Caca Syahroni.

Dengan kesiapan dan pemahaman yang semakin mendalam mengenai AI, BNN berharap mampu menghadapi tantangan baru di era digital dan memperkuat upaya pemberantasan kejahatan narkotika di Indonesia. (dni)

Topik: BNNNarkotika

TerkaitBerita

BIG Ungkap Kronologi Anak Krakatau Sebelum Erupsi Terkuat, Terekam dari Satelit
Nasional

BIG Ungkap Kronologi Anak Krakatau Sebelum Erupsi Terkuat, Terekam dari Satelit

oleh Editor : Affandy
10 September 2026
Menhut Tekankan Kecepatan Rescue Orangutan Terdampak Karhutla, Terlambat Bisa Fatal
Nasional

Menhut Tekankan Kecepatan Rescue Orangutan Terdampak Karhutla, Terlambat Bisa Fatal

oleh Editor : Affandy
10 September 2026
"TERUSIK" KRITIK: Presiden Prabowo Subianto pidato saat menghadiri HUT Ke-25 Partai Demokrat di Jakarta pada Rabu (9/9/2026). (Foto: Dok./ Youtube Demokrat)
Politik

Di Acara HUT Ke-25 Demokrat Prabowo Sebut Pidato AHY Adalah Kritik Tajam

oleh Editor : Memoarto
10 September 2026
Tambang di Kampial Dihentikan Sementara, Pansus TRAP Dalami Legalitas
Nasional

Tambang di Kampial Dihentikan Sementara, Pansus TRAP Dalami Legalitas

oleh Editor : Akula
9 September 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Direkomendasikan

BANTUAN SOSIAL: Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf memberi sambutan dalam sosialisasi DTSEN oleh Kementerian Sosial RI kepada para camat, kepala desa, lurah, dan operator Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS-NG) di Gedung Swatantra Wibawa Mukti, Kompleks Pemerintah Kabupaten Bekasi, Cikarang Pusat pada Rabu (4/3/2026). (FOTO: WAYTRI/KORANINDOPOS.COM)

Disorot Publik, Kepala BPS Mutakhirkan DTSEN Anggota DPR RI Eva Stevany Jadi Desil 10

9 September 2026
Putar Lagu Lingsir Wengi, Sekelompok Konten Kreator Malah Diburu Teror di Motel Malioboro

Putar Lagu Lingsir Wengi, Sekelompok Konten Kreator Malah Diburu Teror di Motel Malioboro

10 September 2026
Kuasa Gelap: Perjanjian Darah Bawa Teror Rephaim hingga Ancam Satu Wilayah

Kuasa Gelap: Perjanjian Darah Bawa Teror Rephaim hingga Ancam Satu Wilayah

10 September 2026
Harga Minyak Dunia Tembus US$ 101 per Barel, Konflik AS-Iran Picu Kekhawatiran Selat Hormuz

Harga Minyak Dunia Tembus US$ 101 per Barel, Konflik AS-Iran Picu Kekhawatiran Selat Hormuz

10 September 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    4466 shares
    Share 1786 Tweet 1117
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    855 shares
    Share 342 Tweet 214
  • 3 Motor Listrik Bertenaga Buas yang Diklaim Bisa Menandingi Motor 250cc

    324 shares
    Share 130 Tweet 81
  • Suami Leni Mariska Angkat Bicarakan Tuduhan Podcast: Dari Klaim Nafkah Kurang Hingga Laporan Pemalsuan Dokumen

    322 shares
    Share 129 Tweet 81
  • Kecelakaan Beruntun di Kembangan Jakbar Tewaskan Sekeluarga, Libatkan 5 Kendaraan

    316 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya