koranindopos.com – Jakarta. Warga Banjar Negara Kaja, Kelurahan Sading, Kecamatan Mengwi, Badung, Bali, digegerkan dengan penemuan mayat bayi perempuan di dalam tas belanja yang ditinggalkan di bawah pohon di sebuah lahan kosong pada Rabu (11/12/2024). Penemuan ini semakin mengejutkan karena tas tersebut disertai surat permintaan maaf dari pihak yang diduga sebagai orang tua bayi malang itu.
Menurut laporan, penemuan ini berawal ketika sejumlah warga yang melintas di lokasi merasa curiga melihat tas belanja berwarna abu-abu yang diletakkan di bawah pohon. Rasa curiga tersebut mendorong warga untuk memanggil kepala lingkungan setempat guna memastikan isi tas tersebut.
Setelah tas dibuka bersama, mereka menemukan mayat bayi perempuan yang diperkirakan masih berusia beberapa hari. Penemuan ini pun mengejutkan warga dan memicu kepanikan serta kepedihan mendalam.
Dalam penemuan itu, selain mayat bayi, ditemukan pula sebuah surat yang diduga ditulis oleh ibu bayi tersebut. Surat itu berisi permintaan maaf yang mencerminkan penyesalan dan keputusasaan. Meskipun isi surat belum secara rinci diungkap oleh pihak kepolisian, namun kehadirannya semakin memperparah suasana yang mencekam di lokasi penemuan.
Polisi kini tengah melakukan penyelidikan untuk mengungkap fakta di balik peristiwa ini serta memburu orang tua bayi yang diduga bertanggung jawab atas tindakan tersebut.
Penyelidikan terus dilakukan oleh aparat kepolisian guna mengungkap identitas ibu bayi serta motif di balik tindakan tersebut. Kejadian ini mengundang perhatian publik, baik dari sisi hukum, sosial, maupun kemanusiaan, yang mengecam keras tindakan semacam ini.
Penemuan mayat bayi di lokasi terbuka ini menunjukkan betapa pentingnya upaya pencegahan serta dukungan kepada ibu hamil yang menghadapi berbagai kesulitan, baik secara ekonomi maupun sosial, agar tidak terjerumus pada tindakan yang merugikan semua pihak.(dhil)










