
JAKARTA, koranindopos.com – Pemerintah bersama seluruh pemangku kepentingan terkait memaksimalkan persiapan penyelenggaraan MotoGP Mandalika di Pertamina Mandalika International Street Circuit pada 18-20 Maret mendatang. Event tersebut diharapkan berlangsung lancar dan memberikan dampak yang luas terhadap masyarakat. Sekaligus mendukung kebangkitan ekonomi dengan terbukanya lapangan kerja. Termasuk di bidang pariwisata dan ekonomi kreatif.
Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggara Kegiatan (Event) Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) atau Baparekraf, Rizki Handayani menyatakan, saat ini persiapan di semua sektor sudah pada tahap final. Mulai dari kementerian atau lembaga terkait, hingga pemerintah daerah. Termasuk memastikan penyelenggaraan event berlangsung menerapkan protokol Covid-19. “Sudah diputuskan untuk penonton menjadi 60 ribu dalam tiga hari. Meski Covid-19 dengan varian Omicron ini sudah menunjukkan tren penurunan, tapi kita tetap perlu waspada,” ujar Rizki dalam siaran persnya, Kamis (3/3).
Menurut Rizki, Kemenparekraf atau Baparekraf menjalankan berbagai program promosi termasuk menyusun paket-paket perjalanan bersama ASITA dan pelaku industri lokal di NTB. Dengan begitu, wisatawan yang datang tidak hanya sekadar menyaksikan ajang balap motor kelas dunia, tapi sekaligus berkegiatan wisata khususnya ke berbagai destinasi yang ada di Pulau Lombok. “Kita harapkan NTB khususnya Lombok menjadi destinasi internasional tidak hanya karena ada event, tapi juga karena fasilitas pendukungnya yang terus disiapkan pemerintah,” tegas Rizki.
Rizki menilai kolaborasi antarkementerian dengan industri pariwisata dan entitas bisnis lainnya telah menunjukkan satu model kolaborasi pengembangan. Tidak hanya pariwisata, tapi juga mendukung pemulihan ekonomi di Indonesia. Dalam memastikan kelancaran penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2022 dan memberi rasa nyaman bagi pengunjung, Kemenparekraf berkolaborasi dengan berbagai pihak. Di antaranya fasilitasi perizinan event hingga penyiapan SDM parekraf melalui pelatihan-pelatihan bagi masyarakat lokal.
“Berbagai pelatihan itu antara lain kepemanduan, fotografi, penerimaan dan penyiapan kamar tamu pada homestay, pelatihan kuliner, kewirausahaan, pelatihan kriya, pengelolaan sampah, pelatihan sanitasi dan toilet bersih,” jelas Rizki. Menurutnya, Kemenparekraf juga memberikan dukungan penyelenggaraan side event untuk promosi dan mengamplifikasi penyelenggaraan MotoGP 2022. Di antaranya Touring Road to MotoGP 2022. Fasilitas terhadap pelaku UMKM ekonomi kreatif Nusa Tenggara Barat untuk promosi dan menjual produk-produknya juga disiapkan Kemenparekraf. “Kita harapkan tiga minggu lagi para atlet sepeda motor dunia itu hadir dan mendapatkan impresi yang baik,” harap Rizki.(hai)









