Minggu, 31 Mei 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Opini
  • More
Home uncategorized

Wabah Penyakit Misterius di Republik Demokratik Kongo: 53 Orang Meninggal dalam Hitungan Jam

Editor : Affandy oleh Editor : Affandy
26 Februari 2025
in uncategorized
A A
0
wabah
Share on FacebookShare on Twitter

koranindopos.com – Jakarta. Republik Demokratik Kongo (RDK) sedang menghadapi wabah penyakit misterius yang telah menewaskan lebih dari 50 orang dalam waktu singkat. Penyakit ini pertama kali terdeteksi lima minggu lalu dan bermula dari tiga anak yang mengonsumsi kelelawar.

Menurut Direktur Rumah Sakit Bikoro, Serge Ngalebato, penyakit ini menyebabkan gejala seperti demam tinggi, muntah, dan pendarahan dalam. Kematian terjadi dengan cepat, biasanya dalam 48 jam setelah munculnya gejala.

“Ini benar-benar mengkhawatirkan,” ujar Serge Ngalebato.

Para ahli kesehatan mencatat bahwa gejala penyakit misterius ini menyerupai beberapa virus mematikan seperti Ebola, demam berdarah, Marburg, dan demam kuning. Kasus pertama dilaporkan pada 21 Januari 2025, dan hingga kini 419 kasus telah tercatat dengan 53 kematian.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Afrika, wabah ini bermula di Desa Boloko, tempat tiga anak yang mengonsumsi kelelawar meninggal dalam 48 jam. Sejak itu, jumlah kasus terus meningkat.

Artikel Terkait

Ayu Azhari Bawa Nuansa Bangka dalam Film Suamiku Lukaku

UM-PTKIN 2026 Perketat Pengawasan, Gunakan Alat Detektor dan Sistem SSE

BW Express Jakarta Hadir di Tanah Abang, Tawarkan Akses Strategis dan Promo Menarik Mei 2026

WHO menyatakan bahwa wabah akibat penularan penyakit dari hewan ke manusia semakin sering terjadi di Afrika. Pada tahun 2022, WHO mencatat peningkatan jumlah wabah seperti ini lebih dari 60 persen dalam satu dekade terakhir.

Wabah kedua kemudian muncul di Desa Bomate pada 9 Februari 2025. WHO mengirimkan sampel dari 13 kasus ke Institut Nasional untuk Penelitian Biomedis di Kinshasa untuk diteliti.

Namun, hasil laboratorium menunjukkan bahwa semua sampel negatif terhadap penyakit demam berdarah umum seperti Ebola dan Marburg. Meskipun demikian, beberapa sampel menunjukkan positif malaria, sehingga penyebab utama penyakit ini masih belum diketahui.

Situasi ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan tenaga medis dan masyarakat setempat. Lokasi wabah yang berada di daerah terpencil menyulitkan upaya investigasi dan pengobatan. Selain itu, kebiasaan konsumsi satwa liar, seperti kelelawar, semakin meningkatkan risiko penularan penyakit zoonosis (penyakit yang berasal dari hewan ke manusia).

WHO dan otoritas kesehatan setempat kini sedang bekerja keras untuk mengidentifikasi sumber penyakit, mencegah penyebaran lebih lanjut, dan memberikan perawatan medis yang memadai.

Wabah penyakit misterius di RDK menjadi peringatan akan bahaya penyakit zoonosis dan pentingnya pemantauan kesehatan global. Dengan penyebaran penyakit yang cepat dan tingkat kematian yang tinggi, diperlukan tindakan segera untuk mencegah pandemi baru.

Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kesadaran akan bahaya konsumsi hewan liar dan menjaga kebersihan untuk mengurangi risiko infeksi. WHO terus melakukan penelitian lebih lanjut untuk mengungkap penyebab pasti dari penyakit ini.(dhil)

Topik: kongowabah

TerkaitBerita

Ayu Azhari Bawa Nuansa Bangka dalam Film Suamiku Lukaku
uncategorized

Ayu Azhari Bawa Nuansa Bangka dalam Film Suamiku Lukaku

oleh Editor : Akula
22 Mei 2026
UM-PTKIN 2026 Perketat Pengawasan, Gunakan Alat Detektor dan Sistem SSE
uncategorized

UM-PTKIN 2026 Perketat Pengawasan, Gunakan Alat Detektor dan Sistem SSE

oleh Editor : Affandy
13 Mei 2026
BW Express Jakarta Hadir di Tanah Abang, Tawarkan Akses Strategis dan Promo Menarik Mei 2026
Traveling

BW Express Jakarta Hadir di Tanah Abang, Tawarkan Akses Strategis dan Promo Menarik Mei 2026

oleh Editor : Doe
5 Mei 2026
Jetour X50e
uncategorized

Jetour Tunda Peluncuran Mobil Listrik X50e di Indonesia, Fokus Matangkan Ekosistem

oleh Editor : Hana
3 Mei 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

TUTUP USIA: Mantan Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu meninggal dunia di RSPAD pada Minggu (31/5/2026).(ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat)

Mantan Menhan Ryamizard Ryacudu Tutup Usia

31 Mei 2026
AMBISI BESAR: Para pemain Brasil berpose sebelum pertandingan persahabatan internasional melawan Kroasia pada Selasa (31/3/2026). (Foto: (c) AP Photo/Kevin Kolczynski)

24 Tahun Timnas Brasil Absen Juarai Piala Dunia   

31 Mei 2026
HAWA PANAS: Warga berjalan di bawah alat penyiram air yang dipasang saat musim panas terik di Varanasi, India pada Senin (27/4/2026). (Foto: Niharika Kulikarni/AFP)

Gelombang Panas Ekstrem Ancam 3.400 Nyawa Penduduk di India

31 Mei 2026
Japan Airlines Diusut Usai Awak Kabin Diduga Minum Alkohol Sebelum Bertugas

Japan Airlines Diusut Usai Awak Kabin Diduga Minum Alkohol Sebelum Bertugas

31 Mei 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    3331 shares
    Share 1332 Tweet 833
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    386 shares
    Share 154 Tweet 97
  • Neymar Resmi Perkuat Timnas Brasil

    312 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Isuzu Panther Reborn 2026 Hadir di Indonesia, Harga Mulai Rp 288 Jutaan dengan Skema Kredit Fleksibel

    693 shares
    Share 277 Tweet 173
  • Barcelona Sumbang Delapan Pemain di Timnas Spanyol

    311 shares
    Share 124 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya