Sabtu, 16 Mei 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Opini
  • More
Home Ekonomi Bisnis

AAJI Gelar Workshop Terkait Penerapan ESG

Editor : Anggoro oleh Editor : Anggoro
13 Oktober 2023
in Bisnis
A A
0
AAJI Gelar Workshop Terkait Penerapan ESG
Share on FacebookShare on Twitter

koranindopos.com, Jakarta – Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) menggelar workshop terkait penerapan ESG (Environmental, Social & Governance) di industri asuransi jiwa. Pelaksanaan workshop ini mengambil tema “Menerapkan Prinsip ESG untuk Meningkatkan Tanggung Jawab dan Keberlanjutan Bisnis”.

Ketua Dewan Pengurus AAJI Budi Tampubolon menyampaikan penerapan ESG merupakan suatu keniscayaan yang akan semakin diperkuat penerapannya secara global. Industri keuangan khususnya asuransi diharapkan membangun kesadaran dalam menerapkan prinsip-prinsip ESG agar mendorong pertumbuhan bisnis yang sehat dan berkelanjutan.

“Penerapan ESG di industri asuransi jiwa sebagai bentuk tanggung jawab dan keberlanjutan bisnis sudah saatnya ditempatkan pada posisi yang serius. Salah satu contoh yang paling mudah dirasakan oleh industri asuransi jiwa adalah meningkatnya tren klaim asuransi kesehatan terkait dengan penyakit infeksi saluran pernapasan (ISPA). Sebagian besar hal tersebut tentunya kita pahami disebabkan oleh buruknya kualitas udara. Industri ini harus segera mengambil tindakan untuk memitigasi tantangan ke depan,” ujar Budi.

Budi menambahkan, secara lebih luas tuntutan regulator, investor dan juga nasabah turut menjadi alasan kuat bagi industri asuransi untuk mulai menerapkan ESG di perusahaan. Di luar negeri, kepemilikan sertifikat green (ramah lingkungan) sudah mulai menjadi persyaratan dalam permohonan perlindungan asuransi kerugian. Hal tersebut mengindikasikan adanya kemungkinan perusahaan reasuransi luar negeri akan menerapkan hal yang sama untuk perusahaan perusahaan asuransi di Indonesia.

Artikel Terkait

SIAL Interfood 2026 Kembali Hadir di Jakarta, Jadi Barometer Inovasi Pangan Global di Asia Tenggara

Navigasi KBLI 2025, Strategi PPMTI Jamin Keberlangsungan Izin Usaha Multimoda di Era Digital

Sinergi PNM dan KPPPA: Mengubah Pala Ngada Menjadi Motor Ekonomi Perempuan NTT

“Kami mengajak kepada seluruh Perusahaan anggota AAJI untuk mulai menyimpulkan dan menciptakan tindakan-tindakan kecil yang positif yang sedikit banyak menggambarkan industri asuransi jiwa. Banyak hal yang dapat dilakukan industri dengan bersama-sama berkomitmen untuk peduli terhadap lingkungan, peduli terhadap sosial dan memperkuat tata kelola,” tutur Budi.

Hadir dalam acara tersebut ; Fahmi Hamim Dereinda selaku VP Health, Safety, Security & Environment PT Pertamina Power Indonesia, Dwi Suci Cahyaningrum selaku Senior Executive Corporate Communication Paragon dan Nora Siagian selaku Presiden Direktur (Country Manager) Pfizer Indonesia.

Fahmi Hamim Dereinda menyampaikan bahwa pada 10 tahun yang lalu isu climate change hanya menjadi pembicaraan dan belum menjadi perhatian. Namun sekarang, hal tersebut menjadi fokus utama salah satunya karena dorongan dari investor.

“Mungkin 10 tahun yang lalu, isu climate change belum mendapat banyak perhatian. Namun terkait dengan sustainability kehidupan, kami merasa penting untuk concern terhadap isu tersebut. Apabila manusianya tidak bisa beraktivitas dengan baik maka akan berpengaruh juga ke dalam perkembangan bisnis,” jelas Fahmi.

Dalam paparannya terkait penerapan aspek social sebagai salah satu pilar ESG Dwi Suci Cahyaningrum menyampaikan, tidak ada kata terlambat dalam penerapan ESG, lakukanlah dari hal-hal yang kecil untuk kemudian menghasilkan sesuatu yang besar. Di tengah kondisi yang sekarang ini, diperlukan transformasi mindset bahwa kegiatan social (CSR) dilakukan hanya ketika bisnis sudah bertumbuh besar. Padahal hal-hal kecil juga akan membawa perubahan besar.

“Kami melihat bahwa ‘What is good for society is good for business’. Bagaimana caranya kami di Perusahaan untuk menekan berbagai dampak negatif dari proses bisnis ini untuk kemudian semakin memberikan manfaat kepada seluruh pihak baik internal maupun eksternal. Penting bagi Perusahaan untuk membangun culture yang baik di internal agar dapat memberikan kebermanfaatan yang lebih banyak kepada pihak eksternal,” ujar Dwi Suci.

Dwi Suci menambahkan pembangunan ekosistem sosial dapat menjadi benchmark bagi Perusahaan tentang aspek-aspek apa saja yang mendukung pertumbuhan bisnis Perusahaan. “Karena kalau hanya dari produk, di pasaran banyak yang memproduksi barang-barang sejenis,” tambah Dwi Suci.

Sementara itu Nora Siagian selaku Presiden Director (Country Manager) Pfizer Indonesia memberikan gambaran bagaimana industri yang diatur secara ketat dapat bertahan.

“Industri farmasi merupakan industri dengan regulasi yang sangat ketat. Dalam hal menciptakan satu metode promosi saja diperlukan waktu yang sangat lama untuk memperoleh persetujuan atas materi promosi yang akan kami gunakan. Namun kami membuktikan bahwa ketatnya peraturan tetap bisa membuat kami bertahan,” ujar Nora.

Lebih lanjut, Nora juga mengatakan bahwa selain regulasi oleh Pemerintah, perusahaannya juga menerapkan standar etika berbisnis yang sangat ketat.

“Perusahaan kami dibangun dengan value : courage, excellence, equity, and joy. Untuk itu, kami menerapkan kerangka kerja pengambilan keputusan etis yang berupaya untuk membimbing bagaimana kami berdiskusi, mempertimbangkan, dan bertindak untuk membantu mengatasi tantangan global. Tata Kelola yang ketat pada industri farmasi bertujuan untuk menempatkan kesehatan pasien menjadi yang utama. Penerapan etika bisnis dengan standar yang tinggi maupun manajemen risiko juga menjadi bagian dari tata kelola di industri farmasi” lanjut Nora. (why)

Topik: AAJIAsuransiWorkshop

TerkaitBerita

SIAL Interfood 2026 Kembali Hadir di Jakarta, Jadi Barometer Inovasi Pangan Global di Asia Tenggara
Ekonomi

SIAL Interfood 2026 Kembali Hadir di Jakarta, Jadi Barometer Inovasi Pangan Global di Asia Tenggara

oleh Editor : Akula
14 Mei 2026
Navigasi KBLI 2025, Strategi PPMTI Jamin Keberlangsungan Izin Usaha Multimoda di Era Digital
Ekonomi

Navigasi KBLI 2025, Strategi PPMTI Jamin Keberlangsungan Izin Usaha Multimoda di Era Digital

oleh Editor : Akula
13 Mei 2026
Sinergi PNM dan KPPPA: Mengubah Pala Ngada Menjadi Motor Ekonomi Perempuan NTT
Ekonomi

Sinergi PNM dan KPPPA: Mengubah Pala Ngada Menjadi Motor Ekonomi Perempuan NTT

oleh Editor : Akula
13 Mei 2026
IHSG Melemah Usai Rebalancing MSCI, OJK Sebut Masih Wajar
Bisnis

IHSG Melemah Usai Rebalancing MSCI, OJK Sebut Masih Wajar

oleh Editor : Affandy
13 Mei 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

DUEL SENGIT: Perebutan bola antara pemain Chelsea, Reece James dengan pemain Man City, Jeremy Doku pada laga Liga Inggris pada 4 Januari 2026. (Foto: (c) AP Photo/Dave Thompson)

Wembley Stadium Jadi Saksi Duel Sengit Chelsea vs Man City Malam Ini

16 Mei 2026
HUBUNGAN BILATERAL: Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping melakukan pertemuan di Zhongnanhai, Beijing pada Kamis (15/5/2026). (Foto: Getty Images/Alex Wong)

Soal Taiwan, Trump Klaim Tak Mau Perang

16 Mei 2026
CAPAIAN POSITIF: Pedro Acosta berhasil menjadi yang tercepat dalam Practice MotoGP di Sirkuit Catalunya, Spanyol, Jumat (15/5/2026) malam WIB. (Foto Ilustrasi: Ducati.com)

Pedro Acosta Menjadi Yang Tercepat di Catalunya

15 Mei 2026
Daftar Tablet Gaming Murah 2026, Xiaomi Pad 6 Masih Jadi Favorit

Daftar Tablet Gaming Murah 2026, Xiaomi Pad 6 Masih Jadi Favorit

15 Mei 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    3078 shares
    Share 1231 Tweet 770
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    347 shares
    Share 139 Tweet 87
  • Bekasi Kota Beracun Kedua di Dunia, Hasilkan 6,3 Ton Emisi Metana  

    342 shares
    Share 137 Tweet 86
  • Menguras Emosi, Leo Pictures Siapkan Series ‘Bunga di Tepi Jurang’ dan Drama Keluarga untuk Tahun 2026

    315 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Legenda Kuliner Bali Nasi Jinggo Tutup Usia

    314 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya