Kamis, 22 Oktober 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Megapolitan

Aliansi GERAM Klaim Siapkan 1.000 Massa untuk Demo di Depan DPR 27 Agustus 2026

Editor : Affandy oleh Editor : Affandy
26 Agustus 2026
in Megapolitan
A A
0
Aliansi GERAM Klaim Siapkan 1.000 Massa untuk Demo di Depan DPR 27 Agustus 2026

Foto: dok. ilustrasi

Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com – Jakarta – Aliansi Gerakan Rakyat Menggugat (GERAM) mengklaim akan mengerahkan sekitar 1.000 massa dalam aksi demonstrasi di depan Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (27/8/2026).

Koordinator Aksi Aliansi GERAM, Ahmad Mixel, mengatakan massa tersebut berasal dari gabungan lebih dari 14 organisasi mahasiswa, kepemudaan, serta kelompok masyarakat sipil.

Beberapa kelompok yang disebut akan bergabung antara lain DPM UNUSIA, Aliansi Mahasiswa Universitas Terbuka, BEM Universitas Trilogi, Serikat Mahasiswa Indonesia, Mahasiswa Sekolah Tinggi Filsafat, Serikat Tahanan Politik, serta sejumlah komunitas sipil lainnya.

Menurut Mixel, aksi tersebut mengusung tajuk #MerebutKembaliIndonesia. Gerakan ini disebut sebagai bentuk pengawalan masyarakat terhadap fungsi legislasi, pengawasan, dan anggaran yang dijalankan DPR RI.

Artikel Terkait

BEM UI dan Komite Sadar Serukan Aksi Nasional pada Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober

Sempat Ditahan 8 Jam, 6 Aktivis Greenpeace Pembentang Spanduk di Bundaran HI Dibebaskan Polisi

Demo 20 Oktober: Rekayasa Lalu Lintas dan Rute Alternatif Sekitar Istana dan Gedung DPR

Aksi dijadwalkan dimulai sekitar pukul 14.00 WIB di Jalan Gatot Subroto, tepat di depan gerbang utama Gedung DPR RI.

“Aksi pada 27 Agustus 2026 ini bukan sekadar penyampaian pendapat biasa di jalanan, melainkan bentuk pertanggungjawaban dan pengawasan publik terhadap DPR RI,” ujar Mixel.

Dalam aksi tersebut, Aliansi GERAM juga meminta Ketua DPR RI Puan Maharani beserta para wakil ketua DPR hadir secara langsung untuk menemui dan berdialog dengan peserta demonstrasi.

Mixel menegaskan, pihaknya menginginkan ruang dialog yang terbuka dan setara, bukan sekadar respons simbolis dari pihak parlemen.

Jika permintaan tersebut tidak dipenuhi, Aliansi GERAM mengancam akan mengonsolidasikan aksi lanjutan dengan jumlah massa yang lebih besar.

Menurut Mixel, penolakan terhadap dialog akan dipandang sebagai bentuk pengabaian terhadap aspirasi masyarakat yang disampaikan melalui aksi demonstrasi.

Dalam demonstrasi 27 Agustus tersebut, Aliansi GERAM membawa 10 tuntutan rakyat yang mencakup berbagai persoalan politik, ekonomi, pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, hingga penanganan bencana.

Berikut 10 tuntutan yang akan disuarakan:

  1. Mengadili Prabowo-Gibran, dengan menuntut pertanggungjawaban politik dan hukum atas kebijakan yang dinilai memperluas militerisme, melemahkan demokrasi, serta memperbesar ketimpangan ekonomi.
  2. Menghentikan KDMP dan MBG, sekaligus melakukan evaluasi menyeluruh terhadap program Koperasi Desa Merah Putih dan Makan Bergizi Gratis, khususnya terkait transparansi anggaran serta potensi patronase politik.
  3. Menghentikan kebijakan pajak yang dinilai menindas rakyat, dengan menolak kebijakan yang membebani masyarakat miskin dan pekerja serta mendorong sistem pajak progresif bagi pemilik modal besar.
  4. Mewujudkan pendidikan dan kesehatan gratis, ilmiah, serta berkualitas, termasuk menolak komersialisasi perguruan tinggi dan pemangkasan anggaran layanan dasar publik.
  5. Menurunkan harga kebutuhan pokok dan menaikkan upah buruh, melalui pengendalian harga barang kebutuhan pokok serta jaminan upah yang layak bagi pekerja.
  6. Menetapkan bencana di Sumatera dan NTT sebagai bencana nasional, agar mobilisasi bantuan dan proses pemulihan bagi masyarakat terdampak dapat dipercepat.
  7. Menjamin dan memenuhi hak pekerja rumah tangga, termasuk melalui regulasi yang memberikan perlindungan hukum, upah layak, serta jam kerja yang manusiawi.
  8. Melaksanakan demiliterisasi dan menghentikan pembangunan batalyon, dengan menolak perluasan peran militer dalam ruang sipil serta menegaskan prinsip supremasi sipil.
  9. Menghentikan kriminalisasi aktivis dan membebaskan seluruh tahanan politik, terutama mereka yang memperjuangkan isu HAM, agraria, buruh, maupun kebebasan berekspresi.
  10. Menyita seluruh aset koruptor, dengan memberikan hukuman kepada pelaku korupsi serta merampas aset hasil kejahatan untuk dialokasikan bagi pendidikan, kesehatan, dan pemulihan wilayah terdampak bencana.

Dengan berbagai tuntutan tersebut, Aliansi GERAM menyatakan aksi pada 27 Agustus bukan hanya bertujuan menyampaikan aspirasi, tetapi juga mendorong DPR RI membuka ruang dialog langsung dengan masyarakat. Mereka juga menegaskan akan memperbesar konsolidasi apabila tuntutan dialog tidak mendapatkan respons dari pimpinan parlemen.(dhil/kmps)

Topik: aliansi geramDemogedung dpr

TerkaitBerita

BEM UI dan Komite Sadar Serukan Aksi Nasional pada Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober
Megapolitan

BEM UI dan Komite Sadar Serukan Aksi Nasional pada Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober

oleh Editor : Affandy
21 Oktober 2026
Sempat Ditahan 8 Jam, 6 Aktivis Greenpeace Pembentang Spanduk di Bundaran HI Dibebaskan Polisi
Megapolitan

Sempat Ditahan 8 Jam, 6 Aktivis Greenpeace Pembentang Spanduk di Bundaran HI Dibebaskan Polisi

oleh Editor : Affandy
21 Oktober 2026
Demo 20 Oktober: Rekayasa Lalu Lintas dan Rute Alternatif Sekitar Istana dan Gedung DPR
Megapolitan

Demo 20 Oktober: Rekayasa Lalu Lintas dan Rute Alternatif Sekitar Istana dan Gedung DPR

oleh Editor : Affandy
20 Oktober 2026
BMKG Rilis Peringatan Dini Cuaca Jabodetabek 19–21 Oktober 2026: Kabupaten Bogor Status Waspada
Megapolitan

BMKG Rilis Peringatan Dini Cuaca Jabodetabek 19–21 Oktober 2026: Kabupaten Bogor Status Waspada

oleh Editor : Affandy
20 Oktober 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Direkomendasikan

PERLUAS PASAR: KPJ Penang Specialist Hospital, Malaysia, memperkuat layanan kesehatan unggulan di bidang jantung dan ortopedi bagi pasien Indonesia. (Foto Ilustrasi: Dok./medifly.ai)

KPJ Penang Specialist Hospital Unggulkan Layanan Jantung dan Ortopedi

22 Oktober 2026
Film Yang Disebut Nakal Ceritakan Kehidupan Remaja di Camp

Film Yang Disebut Nakal Ceritakan Kehidupan Remaja di Camp

21 Oktober 2026
Dikirim ke Kamp Pembinaan Selama 21 Hari, El Putra hingga Fatih Unru Belajar Memahami Diri

Dikirim ke Kamp Pembinaan Selama 21 Hari, El Putra hingga Fatih Unru Belajar Memahami Diri

21 Oktober 2026
Memahami Makna Perubahan Skor TKA SMA/SMK 2026

Memahami Makna Perubahan Skor TKA SMA/SMK 2026

21 Oktober 2026

Terpopuler

  • Produk Dalam Negri

    Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    1080 shares
    Share 432 Tweet 270
  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    5011 shares
    Share 2004 Tweet 1253
  • The Pizza Company Buka Gerai Pertama di Jakarta Utara, Bidik Pasar Kelapa Gading

    314 shares
    Share 126 Tweet 79
  • 18 Kepala Daerah Terjaring OTT pada 2025–2026, Integritas Pejabat Jadi Sorotan

    311 shares
    Share 124 Tweet 78
  • BMKG Rilis Peringatan Dini Cuaca Jabodetabek 19–21 Oktober 2026: Kabupaten Bogor Status Waspada

    310 shares
    Share 124 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya