Koranindopos.com, JAKARTA – Krista Exhibitions menggelar konferensi pers pameran ALLPrint Indonesia 2026 di Krista Business Centre Group, Gandaria City, Jakarta Selatan pada Selasa (23/9/2026). Ajang tersebut sebagai bagian dari persiapan penyelenggaraan pameran internasional industri percetakan dan grafika yang akan berlangsung pada 7–10 Oktober 2026 di JI-Expo Kemayoran, Jakarta Pusat.
CEO Krista Exhibition Daud D. Salim mengatakan, pameran tahun ini memasuki penyelenggaraan ke-27 yang akan menghadirkan sekitar 400 peserta, termasuk 20 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), dari lebih dari sepuluh negara. Sejumlah negara yang berpartisipasi antara lain Indonesia, China, Hong Kong, Malaysia, Taiwan, Jerman, Jepang, India, Singapura, dan Korea Selatan.
Daud menambahkan, ALLPrint Indonesia 2026 menghadirkan beragam teknologi, mesin, peralatan, bahan baku, serta solusi yang mendukung kebutuhan industri percetakan dan grafika. “Selama empat hari penyelenggaraan, ALLPrint Indonesia 2026 menargetkan 60.000 pengunjung,” ujar Daud dalam konferensi pers.
Menurut Daud, perkembangan industri percetakan saat ini tidak lagi terbatas pada teknologi cetak konvensional. Industri tersebut telah berkembang dan terhubung dengan berbagai sektor lain, mulai dari digital printing, printing untuk kemasan, teknologi grafis, label, hingga beragam solusi pendukung kebutuhan industri. “Perkembangan ini tentu menciptakan kebutuhan baru dan peluang bisnis baru bagi para pelaku industri,” ujarnya, menambahkan.
Melalui penyelenggaraan ALLPrint Indonesia 2026, para pelaku industri juga dapat melihat secara langsung perkembangan teknologi yang diterapkan dalam proses produksi. Teknologi dan solusi yang ditampilkan mencakup digital printing, packaging printing, teknologi karton box, graphic technology, printing equipment, finishing technology, tinta, kertas dan media cetak, software, serta berbagai solusi pendukung industri grafika.(rls/why/mmr)










