Koranindopos.com, Jakarta – Film “Kembar Tak Sama” resmi memulai fase produksi setelah digelarnya syukuran oleh KSO Buana Kesenian Jakarta di Auditorium Gedung Rektorat IKJ pada Senin, 26 Oktober 2026. Film ini mengusung premis utama mengenai krisis identitas dengan memfokuskan jalan cerita pada Bimo dan Doni, dua saudara kembar yang tidak memiliki kemiripan fisik maupun sifat.
Kehidupan mereka menjadi rumit ketika muncul Raka, seorang mahasiswa film yang memiliki wajah identik dengan Bimo meskipun tidak memiliki hubungan kerabat. Situasi tersebut memicu rangkaian kekacauan komedi di lingkungan kampus sekaligus membangkitkan pertanyaan bagi Doni terkait kemungkinan terjadinya pertukaran bayi saat insiden gempa bumi di sebuah rumah sakit 18 tahun silam.
Melalui narasi pencarian jati diri ini, film membawa pesan bahwa kedekatan keluarga tidak semata-mata ditentukan oleh kemiripan fisik atau hubungan biologis. Hubungan tersebut turut dibentuk oleh cinta, penerimaan, dan kesediaan untuk memahami satu sama lain.
Arla Ailani yang memerankan tokoh Maya menjelaskan latar belakang karakter yang dimainkannya dalam proyek sinematik ini.
“Karakter Maya sendiri itu sebagai, aku sebagai mahasiswi FFTV IKJ, spesifiknya sinematografi. Jadi mungkin secara karakter lebih santai, chill, enggak yang terlalu feminin. Tapi nanti dia akan ada ketertarikan dengan salah satu dari manusia-manusia laki-laki ini,” kata Arla.
Guna mendalami peran sebagai mahasiswa seni, Arla melakukan observasi langsung di area kampus FFTV IKJ dan memanfaatkan lingkungan sekitar untuk menyempurnakan penampilannya.
“Aku kebetulan bukan mahasiswi dan juga bukan anak IKJ. Cuma aku dibesarkan dan mungkin di sekitaran aku banyak banget sifat-sifat perempuan yang kayak Maya. Jadi aku banyak riset ke orang-orang sekitaran aku, perempuan-perempuan yang ada di sekitaran aku. Jadi aku punya privilege yang luar biasa untuk observasi mahasiswi FFTV beneran. Dan kebetulan hari pertama kita reading, aku diajak sama Rahel langsung ke gedung FFTV, langsung dikasih tur. Jadi semoga nanti semua perempuan-perempuan FFTV juga enggak kecewa lihat representatifnya aku sebagai anak IKJ,” ungkap Arla.
Keterlibatan Endy Arfian dan Arla Ailani dalam film ini merupakan kali ketiga keduanya berada dalam satu proyek akting yang sama. Arla mengungkapkan kesan beradu peran kembali bersama Endy dalam ruang cerita film ini.
“Ini project ketiga bareng, jadi bukan asing bangetlah gue bareng Endy. Tapi kayaknya di sini kita paling banyak berinteraksi ya dari project-project kita yang lain,” ucap Endy
“Jadi seru banget buat menemukan chemistry kita sebagai Maya dan karakternya Endy yang salah satu, salah satu mereka. PDKT, kita kan apa di sini? Kita PDKT di sini,” lanjutnya.
Pengambilan gambar dimulai pada 27 Oktober 2026 ini akan memanfaatkan lokasi di IKJ dan kawasan Sawangan. Film karya MBK Productions bersama IKJ ini ditargetkan menyapa penonton layar lebar bioskop Indonesia pada tahun 2027. (BRG/Hend)










