Koranindopos.com, Jakarta – Setelah kantor KPK, Deolipa Yumara datangi Bareskrim Polri. Pengacara berusia 49 tahun itu hadir untuk mengawal perkara yang menyeret kliennya, Linda Susanti, terkait penyitaan aset bernilai ratusan miliar rupiah. Langkah hukum ini ia tempuh setelah menemukan sejumlah kejanggalan dalam proses penanganan kasus yang diduga melibatkan oknum aparat penegak hukum.
Deolipa menjelaskan bahwa persoalan bermula dari Safe Deposit Box milik Linda yang berada di sebuah bank swasta di kawasan Tebet, Jakarta Selatan. Aset tersebut, yang menurutnya telah tersimpan sejak 2023, tiba-tiba diblokir pada tahun berikutnya. Pihak bank disebut hanya memberikan jawaban secara lisan tanpa dokumen pendukung, membuat Linda yang mengaku sebagai ahli waris tunggal mendiang ayahnya kebingungan mencari kejelasan.
“Ini mengenai aset senilai kurang lebih 700 miliar yang disita oleh pihak KPK,” ujar Deolipa Yumara ketika ditemui di Bareskrim Polri, Selasa (9/12/2025).

Ia menegaskan bahwa tindakan penyitaan itu dianggap tidak sesuai prosedur karena tidak dilengkapi pemberitahuan resmi kepada pemilik aset.
Situasi semakin rumit ketika Linda mendapatkan informasi bahwa penyitaan tersebut berkaitan dengan dugaan tindak pidana. Deolipa balik mempertanyakan dasar hukum tindakan tersebut, sebab menurutnya kasus yang menimpa kliennya tidak berlandaskan dugaan korupsi. Ia mencurigai adanya peran oknum yang membelokkan proses hukum hingga berujung pada pemblokiran dan penyitaan sepihak.
“Tahun 2024 itu diblokir oleh pihak Bank BCA dengan alasan karena ada perintah dari penegak hukum. Ketika diblokir ini, pihak Ibu Linda Susanti… menanyakan ke BCA tapi jawabannya normatif lisan,” jelasnya.
Di sisi lain, Linda menghadapi tuduhan baru berupa isu emas palsu yang disebut berkaitan dengan aksi penipuan. Tuduhan tersebut disangkal keras olehnya. Ia menilai informasi yang beredar berasal dari pernyataan oknum penyidik yang dinilainya tidak sesuai fakta, sehingga memojokkan dirinya sebagai pelaku kejahatan.
“Jadi kemarin kan ada jawaban ya dari Pak Asep Guntur, aku bilang itu hoaks. Tentang Pak Asep Guntur bilang, kemungkinan ini asetnya adalah aset penipuan dan penggelapan. Dan ini saya pastikan dan yakinkan ini adalah hoaks ya,” tegas Linda. Ia menilai informasi tersebut berkembang tanpa melihat bukti-bukti yang ia miliki.
Linda memaparkan bahwa sebagian emas yang kini ikut disita sebenarnya merupakan pengembalian dari transaksi jual beli tanah yang batal. Menurut keterangan Deolipa, Linda telah membayar Rp50 miliar kepada seseorang bernama Sulaiman, namun karena pembelian tidak terlaksana, uang tersebut diganti dalam bentuk dua batang emas.
“Emas ini yang dua batang ini adalah hasil dari pengembalian oleh Sulaiman, akhirnya dimintalah kembalian uang itu tapi dikasih emas,” terang Deolipa merinci kronologi. Penjelasan ini sekaligus membantah tuduhan bahwa aset itu berasal dari tindakan melawan hukum.
Linda juga menyebut dirinya pernah didorong untuk mengakui hal-hal yang tidak pernah ia lakukan. Ia menolak menandatangani Berita Acara Pemeriksaan yang isinya menurutnya tidak sesuai dengan fakta. “Jadi saya tidak mau menandatangani yang bukan peristiwa saya,” ujarnya tegas.
Untuk memperkuat pembelaan, Linda membawa dokumen warisan yang menunjukkan bahwa ia merupakan anak tunggal almarhum Richard Ricardo Albanis. Dokumen tersebut diklaim menjadi bukti sah bahwa sebagian aset yang kini disita merupakan warisan keluarga, bukan hasil tindak pidana seperti yang disebut-sebut.
“Aset warisan itu secara sah ya, itu ada dokumen pengalihan ahli waris karena saya adalah anak tunggal dari Richard Ricardo Albanis,” ungkapnya.
Deolipa menambahkan bahwa narasi fiktif sedang dimainkan untuk menekan kliennya, namun ia optimistis kebenaran akan terungkap melalui bukti-bukti yang sudah dikumpulkan.
“Kalau Ibu Linda Susanti cerita yang fiktif, enggak mungkin beranilah. Enggak ada manusia yang berani melawan pihak KPK kalau ceritanya fiktif,” tutup Deolipa.
Gry o natychmiastowej wygranej tworza osobna kategorie, miedzy automatem a prostym zakladem. Crash, minki i kosci gra sie w kilka sekund, czesto z jedna decyzja na runde. Ich urok tkwi w tempie i natychmiastowej czytelnosci wyniku.
Format gier o natychmiastowym wyniku
W grze crash mnoznik rosnie az do nieprzewidywalnego zatrzymania, a gracz musi zainkasowac wczesniej; w minkach kazde otwarte pole zwieksza potencjalna wygrana i ryzyko. Ciekawi tego formatu moga bissonn.pl i zobaczyc, ktorzy operatorzy je oferuja. Ogloszony wskaznik zwrotu bywa tu wysoki, ale liczba rund na minute rowniez.
| Element | Dlaczego wazny |
|---|---|
| Rundy na minute | Zwielokrotniaja ekspozycje na ryzyko |
| Auto-inkaso | Ustala wyjscie z gory |
- Szybkie tempo zwieksza liczbe stawek na godzine
- Automatyczne inkaso unika decyzji w pospiechu
Te gry sciskaja wiele decyzji w krotkim czasie i to ich glowny wplyw na budzet. Nawet przy wysokim wskazniku zwrotu marza kasyna dziala przy kazdej rundzie. Ustal liczbe rund lub czas przed startem, a nie w trakcie partii.










