koranindopos.com – Jakarta. Jakarta kembali dilanda banjir akibat hujan deras yang melanda Jabodetabek sejak beberapa hari terakhir. Berdasarkan laporan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, sebanyak 77 Rukun Tetangga (RT) terdampak banjir dengan ketinggian air yang bervariasi, bahkan ada yang mencapai 5 meter.
Banjir melanda beberapa wilayah di Jakarta, terutama di Jakarta Selatan, Jakarta Barat, dan Jakarta Timur. Wilayah yang terdampak parah meliputi:
- Jakarta Selatan: Kelurahan Pengadegan, Rawajati, dan Pejaten Timur mengalami banjir dengan ketinggian air mencapai 3,5 meter.
- Jakarta Barat: Beberapa wilayah seperti Kedoya Selatan dan Kembangan Selatan mengalami genangan air hingga 90 cm.
- Jakarta Timur: Kelurahan Cawang dan Gedong menjadi daerah dengan banjir paling tinggi, mencapai 5 meter.
Banjir yang meluas ini menyebabkan banyak warga harus mengungsi ke tempat yang lebih aman. BPBD DKI Jakarta telah menyiapkan posko pengungsian serta menyalurkan bantuan logistik bagi warga terdampak. Selain itu, banjir juga menyebabkan kemacetan parah di sejumlah ruas jalan utama dan menghambat aktivitas masyarakat.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama BPBD, Dinas Sumber Daya Air, serta pihak terkait lainnya terus melakukan upaya penanggulangan banjir. Tim evakuasi dikerahkan untuk membantu warga yang terjebak di rumah mereka. Selain itu, pompa air juga telah dioperasikan di berbagai titik untuk mempercepat surutnya banjir.
BPBD DKI Jakarta mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi banjir susulan, terutama bagi mereka yang tinggal di daerah rawan banjir. Warga juga diminta untuk mengikuti informasi terbaru melalui kanal resmi pemerintah dan segera menghubungi pihak berwenang jika membutuhkan bantuan.
Banjir Jakarta kali ini menjadi pengingat akan pentingnya pengelolaan tata kota dan sistem drainase yang lebih baik untuk mencegah bencana serupa di masa mendatang.(dhil)










