Senin, 5 Oktober 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Otomotif

Baterai Mobil Listrik Tua Rusak, Biaya Perbaikan Bisa Lebih Mahal dari Harga Mobil

Editor : Affandy oleh Editor : Affandy
5 Oktober 2026
in Otomotif
A A
0
Baterai Mobil Listrik Tua Rusak, Biaya Perbaikan Bisa Lebih Mahal dari Harga Mobil

Foto: dok. unsplash

Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com – JAKARTA – Persoalan biaya perbaikan baterai menjadi salah satu tantangan yang mulai mendapat perhatian di industri mobil listrik. Kendaraan listrik yang telah berusia cukup tua berpotensi menghadapi kondisi ketika biaya perbaikan sistem tegangan tinggi justru lebih mahal dibandingkan nilai kendaraan di pasar mobil bekas.

Kondisi tersebut terutama berkaitan dengan baterai sebagai salah satu komponen termahal dalam sebuah mobil listrik. Ketika baterai mengalami kerusakan serius, pemilik kendaraan dapat menghadapi biaya penggantian yang besar.

Petinggi Mobility Aftermarket Bosch, Rupert Hoellbacher, mengungkapkan persoalan tersebut dalam wawancara dengan Automobilwoche, media industri otomotif asal Jerman.

Menurut Rupert, prosedur servis kendaraan modern juga turut menjadi faktor yang dapat meningkatkan biaya perbaikan. Bahkan, kerusakan akibat tabrakan ringan dapat membutuhkan proses diagnosis secara menyeluruh, kalibrasi ulang sensor, hingga reset perangkat lunak.

Artikel Terkait

BMW Siapkan Restrukturisasi Bisnis, Andalkan AI dan Efisiensi untuk Hadapi Persaingan Global

Geely Resmikan Diler Pertama di Yogyakarta, Targetkan 80 Diler di Indonesia hingga Akhir 2026

Dewijaya Care Raih UMKM BERDAYA of the Year dalam UMKM BERDAYA Awards 2026 Asuransi Astra

“Jika baterai mobil berusia 6 sampai 8 tahun rusak hari ini, itu saat ini kebanyakan berujung total loss,” kata Rupert, sebagaimana dikutip dari laporan Automobilwoche pada Selasa (29/9/2026).

Menurut Rupert, salah satu faktor yang paling menentukan apakah mobil listrik berusia tua masih layak dipertahankan adalah kemampuan memperbaiki atau mengganti baterainya dengan biaya yang masuk akal.

“Jika kami tidak berhasil membuat perbaikan atau penggantian baterai, maka secara finansial, jawabannya jelas, ya,” ujarnya.

Persoalan tersebut menjadi penting karena sejumlah komponen lain pada kendaraan sebenarnya dapat memiliki masa pakai yang jauh lebih panjang. Namun, apabila baterai sebagai komponen utama sistem penggerak listrik mengalami kerusakan dan tidak ekonomis untuk diperbaiki, nilai kendaraan secara keseluruhan dapat ikut terdampak.

Meski demikian, Rupert mengatakan dirinya tetap percaya bahwa perbaikan baterai merupakan salah satu solusi yang dapat memperpanjang usia kendaraan listrik.

“Sebenarnya saya pribadi sangat percaya pada perbaikan baterai,” kata Rupert.

Umur baterai mobil listrik tidak selalu dapat dinilai hanya berdasarkan kapasitas yang tersisa. Baterai yang telah digunakan hingga ratusan ribu kilometer masih mungkin memiliki kondisi yang relatif baik.

Namun, kapasitas baterai yang masih tinggi tidak sepenuhnya menjamin sistem tersebut bebas dari kerusakan.

Baterai kendaraan listrik tersusun dari sejumlah modul dan komponen. Kerusakan pada satu bagian tertentu saja dapat menyebabkan sistem baterai mengalami gangguan, meskipun kasus tersebut relatif jarang.

Karena itu, kemampuan mendeteksi dan memperbaiki komponen yang bermasalah dengan biaya terjangkau menjadi faktor penting dalam menentukan umur ekonomis sebuah mobil listrik.

Salah satu pendekatan yang dapat membantu menekan biaya perbaikan baterai mobil listrik adalah meningkatkan akses terhadap teknologi diagnosis dan komponen pengganti.

Pabrikan dapat membuka akses perangkat lunak diagnostik sehingga bengkel independen memiliki kemampuan untuk melakukan pemeriksaan dan perbaikan secara lebih luas.

Selain itu, penggunaan komponen baterai yang modular dan terstandar juga berpotensi mempermudah proses perbaikan. Kerusakan pada bagian tertentu tidak selalu harus berujung pada penggantian seluruh paket baterai jika komponen yang bermasalah dapat diperbaiki atau diganti secara terpisah.

Akses perbaikan yang lebih luas bagi bengkel independen dengan biaya yang wajar juga dinilai dapat membantu memperpanjang masa pakai kendaraan listrik.

Persoalan biaya perbaikan baterai bukan hanya menjadi tantangan bagi pemilik kendaraan, tetapi juga bagi perkembangan pasar mobil listrik bekas.

Jika biaya perbaikan komponen utama terlalu tinggi dibandingkan harga kendaraan, pemilik mobil dapat memilih untuk tidak memperbaikinya. Dalam jangka panjang, kondisi tersebut berpotensi memperpendek usia ekonomis kendaraan meskipun sebagian besar komponen lainnya masih berfungsi dengan baik.

Karena itu, pengembangan ekosistem perbaikan baterai menjadi bagian penting dalam perjalanan industri mobil listrik. Teknologi baterai yang lebih mudah diperbaiki, ketersediaan suku cadang, akses diagnosis, serta keberadaan bengkel yang memiliki kemampuan menangani sistem tegangan tinggi dapat menjadi faktor penting untuk menjaga kendaraan tetap digunakan dalam jangka panjang.

Dengan demikian, keberlanjutan mobil listrik tidak hanya bergantung pada seberapa jauh kendaraan dapat melaju dalam sekali pengisian daya, tetapi juga pada seberapa mudah dan terjangkau kendaraan tersebut dirawat ketika usianya mulai bertambah.(dhil/suaraflores)

Topik: bateraiMobil Listrik

TerkaitBerita

BMW Siapkan Restrukturisasi Bisnis, Andalkan AI dan Efisiensi untuk Hadapi Persaingan Global
Otomotif

BMW Siapkan Restrukturisasi Bisnis, Andalkan AI dan Efisiensi untuk Hadapi Persaingan Global

oleh Editor : Affandy
4 Oktober 2026
Geely Resmikan Diler Pertama di Yogyakarta, Targetkan 80 Diler di Indonesia hingga Akhir 2026
Otomotif

Geely Resmikan Diler Pertama di Yogyakarta, Targetkan 80 Diler di Indonesia hingga Akhir 2026

oleh Editor : Affandy
2 Oktober 2026
Otomotif

Dewijaya Care Raih UMKM BERDAYA of the Year dalam UMKM BERDAYA Awards 2026 Asuransi Astra

oleh Editor : Doe
2 Oktober 2026
Hino Perkuat Hubungan dengan Pengusaha Bus di Sulawesi Tengah Lewat Mini Gathering
Otomotif

Hino Perkuat Hubungan dengan Pengusaha Bus di Sulawesi Tengah Lewat Mini Gathering

oleh Editor : Affandy
30 September 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Direkomendasikan

Bank Jakarta Siapkan Duplikasi Biodigester ke Wilayah Lain di Jakarta

Bank Jakarta Siapkan Duplikasi Biodigester ke Wilayah Lain di Jakarta

5 Oktober 2026
Privat: Jadi Pemeran Utama Serial ‘Suara Hati’, Dewi Perssik Buka-Bukan Soal Karakter Melodi dan Kehidupan Nyata

Setelah 20 Tahun Vakum, Dewi Perssik Kembali Akting Lewat Serial Suara Hati

5 Oktober 2026
Pemilahan Sampah Warga Rorotan Tembus 90 Persen, Biodigester Olah 1,2 Ton Sampah per Hari

Pemilahan Sampah Warga Rorotan Tembus 90 Persen, Biodigester Olah 1,2 Ton Sampah per Hari

5 Oktober 2026
Jakarta Futura Connectiva 2026: Membuka Ruang Baru bagi Kolaborasi Industri Kreatif Indonesia

Jakarta Futura Connectiva 2026: Membuka Ruang Baru bagi Kolaborasi Industri Kreatif Indonesia

3 Oktober 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    4886 shares
    Share 1954 Tweet 1222
  • Membawa Pulang Standar Dunia ke Sekolah Menengah Kejuruan

    372 shares
    Share 149 Tweet 93
  • Raffi Ahmad Rela Gelontorkan Biaya Fantastis Puluhan Miliar Demi Hak Siar Persib dan Borneo FC di ASEAN Club Championship

    371 shares
    Share 148 Tweet 93
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    1001 shares
    Share 400 Tweet 250
  • Laga Awal Musim Membuka Peluang AC Milan Berkembang

    338 shares
    Share 135 Tweet 85
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya