Koranindopos.com – Jakarta – Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat sebanyak 80 saham masuk dalam kategori High Shareholding Concentration (HSC) atau saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi hingga 13 Oktober 2026. Jumlah tersebut mencerminkan saham-saham yang kepemilikannya terkonsentrasi pada segelintir pihak.
Terbaru, BEI menetapkan 19 saham baru yang masuk dalam kategori tersebut. Penetapan ini dilakukan berdasarkan hasil metodologi penghitungan kepemilikan saham terkonsentrasi tinggi terhadap struktur kepemilikan saham, baik dalam bentuk warkat maupun tanpa warkat, hingga 1 Oktober 2026.
Meski demikian, BEI menegaskan bahwa masuknya suatu saham ke dalam kategori HSC tidak serta-merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal.
“Pengumuman ini tidak serta-merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan dan ketentuan yang berlaku di bidang Pasar Modal,” tulis Direktur Pengawasan Transaksi dan Kepatuhan BEI, Yulianto Aji Sadono, dalam pengumumannya, dikutip Selasa (13/10/2026).
Sejumlah saham tercatat memiliki tingkat konsentrasi kepemilikan yang tinggi. PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS), misalnya, memiliki tingkat HSC sebesar 95,79% dari total kepemilikan saham dalam bentuk warkat dan tanpa warkat.
Selanjutnya, PT Bank Mayapada Internasional Tbk (MAYA) tercatat memiliki tingkat HSC sebesar 96,68%. Sementara itu, PT Diamond Food Indonesia Tbk (DMND) mencatatkan tingkat HSC mencapai 99,86%.
BEI bersama PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) diketahui telah memperketat metodologi penghitungan saham HSC dengan memperluas cakupan saham yang menjadi objek peninjauan.
Sebelumnya, metodologi HSC menggunakan price impact ratio untuk saham dengan kapitalisasi pasar di atas Rp10 triliun. Melalui penyempurnaan metodologi, cakupan peninjauan diperluas sehingga mencakup saham dengan kapitalisasi pasar di atas Rp5 triliun.
Perluasan tersebut memungkinkan pemantauan konsentrasi kepemilikan dilakukan terhadap kelompok saham yang lebih luas. Langkah ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai struktur kepemilikan saham di pasar modal Indonesia.
Investor perlu memahami bahwa kategori HSC berkaitan dengan konsentrasi kepemilikan saham dan bukan merupakan penetapan bahwa suatu emiten telah melanggar ketentuan pasar modal. Informasi ini dapat menjadi salah satu bahan pertimbangan dalam menganalisis saham, bersama dengan aspek likuiditas, fundamental perusahaan, dan risiko investasi lainnya.
Berikut daftar 80 saham yang masuk kategori High Shareholding Concentration berdasarkan data BEI hingga 13 Oktober 2026:
- PT Maha Properti Indonesia Tbk (MPRO)
- PT DCI Indonesia Tbk (DCII)
- PT Krom Bank Indonesia Tbk (BBSI)
- PT Pradiksi Gunatama Tbk (PGUN)
- PT Golden Flower Tbk (POLU)
- PT Soho Global Health Tbk (SOHO)
- PT Bank Permata Tbk (BNLI)
- PT Yupi Indo Jelly Gum Tbk (YUPI)
- PT Rockfields Properti Indonesia Tbk (ROCK)
- PT Famon Awal Bros Sedaya Tbk (PRAY)
- PT Bank SMBC Indonesia Tbk (BTPN)
- PT FAP Agri Tbk (FAPA)
- PT Ifishdeco Tbk (IFSH)
- PT Sinar Mas Agro Resources and Technology Tbk (SMAR)
- PT Multipolar Technology Tbk (MLPT)
- PT Cemindo Gemilang Tbk (CMNT)
- PT Golden Energy Mines Tbk (GEMS)
- PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk (LIFE)
- PT Bank Maybank Indonesia Tbk (BNII)
- PT Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk (ELPI)
- PT Prima Andalan Mandiri Tbk (MCOL)
- PT Bayan Resources Tbk (BYAN)
- PT Hoffmen Cleanindo Tbk (KING)
- PT Satria Mega Kencana Tbk (SOTS)
- PT Indoritel Makmur Internasional Tbk (DNET)
- PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk (RISE)
- PT Samator Indo Gas Tbk (AGII)
- PT Ancara Logistics Indonesia Tbk (ALII)
- PT Delta Giri Wacana Tbk (DGWG)
- PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN)
- PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk (SRAJ)
- PT Metropolitan Kentjana Tbk (MKPI)
- PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO)
- PT Habco Trans Maritima Tbk (HATM)
- PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG)
- PT BSA Logistics Indonesia Tbk (WBSA)
- PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA)
- PT Bank Mega Tbk (MEGA)
- PT Ekamas Mora Republik Tbk (MORA)
- PT Abadi Lestari Indonesia Tbk (RLCO)
- PT Perdana Bangun Pusaka Tbk (KONI)
- PT Hotel Fitra International Tbk (FITT)
- PT Siantar Top Tbk (STTP)
- PT Bank Ina Perdana Tbk (BINA)
- PT Kota Satu Properti Tbk (SATU)
- PT Transcoal Pacific Tbk (TCPI)
- PT Global Digital Niaga Tbk (BELI)
- PT Mahkota Group Tbk (MGRO)
- PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS)
- PT Allo Bank Indonesia Tbk (BBHI)
- PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk (CMNP)
- PT Asia Sejahtera Mina Tbk (AGAR)
- PT Alakasa Industrindo Tbk (ALKA)
- PT Bukit Darmo Property Tbk (BKDP)
- PT Saranacentral Bajatama Tbk (BAJA)
- PT Intermedia Capital Tbk (MDIA)
- PT Berdikari Pondasi Perkasa Tbk (BDKR)
- PT Steady Safe Tbk (SAFE)
- PT Charnic Capital Tbk (NICK)
- PT Multi Spunindo Jaya Tbk (MSJA)
- PT Bhineka Inovasi Ketahanan Energi Tbk (BIKE)
- PT Royalindo Investa Wijaya Tbk (INDO)
- PT Bank of India Indonesia Tbk (BSWD)
- PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB)
- PT Golden Eagle Energy Tbk (SMMT)
- PT Cita Mineral Investindo Tbk (CITA)
- PT Bank Kasikorn Indonesia Tbk (BMAS)
- PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL)
- PT Akasha Wira International Tbk (ADES)
- PT Sarana Meditama Metropolitan Tbk (SAME)
- PT Bank Mestika Dharma Tbk (BBMD)
- PT Sillo Maritime Perdana Tbk (SHIP)
- PT Bali Towerindo Sentra Tbk (BALI)
- PT Indonesian Paradise Property Tbk (INPP)
- PT Enseval Putera Megatrading Tbk (EPMT)
- PT Duta Pertiwi Tbk (DUTI)
- PT Bank Mayapada Internasional Tbk (MAYA)
- PT Citra Putra Realty Tbk (CLAY)
- PT Temas Tbk (TMAS)
- PT Diamond Food Indonesia Tbk (DMND)
Dengan bertambahnya saham yang masuk kategori HSC, investor dapat mencermati struktur kepemilikan sebagai bagian dari analisis risiko sebelum mengambil keputusan investasi. Namun, status tersebut sebaiknya tidak dijadikan satu-satunya dasar untuk membeli atau menjual saham karena keputusan investasi tetap perlu mempertimbangkan kondisi perusahaan dan dinamika perdagangan di bursa.(dhil/dtk)
Gry o natychmiastowej wygranej tworza osobna kategorie, miedzy automatem a prostym zakladem. Crash, minki i kosci gra sie w kilka sekund, czesto z jedna decyzja na runde. Ich urok tkwi w tempie i natychmiastowej czytelnosci wyniku.
Format gier o natychmiastowym wyniku
W grze crash mnoznik rosnie az do nieprzewidywalnego zatrzymania, a gracz musi zainkasowac wczesniej; w minkach kazde otwarte pole zwieksza potencjalna wygrana i ryzyko. Ciekawi tego formatu moga bissonn.pl i zobaczyc, ktorzy operatorzy je oferuja. Ogloszony wskaznik zwrotu bywa tu wysoki, ale liczba rund na minute rowniez.
| Element | Dlaczego wazny |
|---|---|
| Rundy na minute | Zwielokrotniaja ekspozycje na ryzyko |
| Auto-inkaso | Ustala wyjscie z gory |
- Szybkie tempo zwieksza liczbe stawek na godzine
- Automatyczne inkaso unika decyzji w pospiechu
Te gry sciskaja wiele decyzji w krotkim czasie i to ich glowny wplyw na budzet. Nawet przy wysokim wskazniku zwrotu marza kasyna dziala przy kazdej rundzie. Ustal liczbe rund lub czas przed startem, a nie w trakcie partii.








