Senin, 26 Oktober 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Ekonomi

BEI Rilis Daftar Terbaru 82 Saham Berstatus High Shareholding Concentration (HSC)

Editor : Affandy oleh Editor : Affandy
26 Oktober 2026
in Ekonomi
A A
0
BEI Rilis Daftar Terbaru 82 Saham Berstatus High Shareholding Concentration (HSC)

Foto: dok. detik.com

Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com – JAKARTA — Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali memperbarui daftar saham dengan kategori kepemilikan terkonsentrasi tinggi atau High Shareholding Concentration (HSC). Berdasarkan data terbaru hingga 22 Oktober 2026, total emiten yang masuk dalam kategori HSC ini tercatat sebanyak 82 perusahaan.

Perubahan jumlah daftar emiten HSC dipengaruhi oleh dinamika penelaahan struktur kepemilikan saham, termasuk masuknya kembali emiten yang sebelumnya sempat dikeluarkan dari daftar.

Salah satu emiten yang kembali dimasukkan ke dalam daftar HSC adalah PT MD Entertainment Tbk (FILM). BEI sebelumnya telah memasukkan saham FILM dalam daftar HSC pada 14 Juli 2026 setelah mencatat pemegang saham tertentu menguasai hingga 92,98% dari total saham terbitan, baik warkat maupun tanpa warkat.

Meskipun pada 12 Oktober 2026 BEI sempat mengeluarkan FILM dari daftar karena dinilai telah memenuhi kriteria kuantitatif, penelaahan lanjutan menunjukkan bahwa penurunan konsentrasi kepemilikan tersebut dipicu oleh transaksi repurchase agreement (repo) saham. Karena transaksi repo berpotensi tidak mengubah kepemilikan substansial secara nyata, BEI memutuskan untuk mengembalikan status FILM ke dalam kategori HSC.

Artikel Terkait

Harga Emas Antam Stagnan di Level Rp 2.540.000 per Gram, Berikut Rincian Lengkapnya

72 Mobil Tua Ramaikan Carmeet Underground di MORAZEN Yogyakarta

Pastikan Keandalan Pasokan BBM Nasional, Pertamina Jalankan Tiga Komitmen Strategis

Selain itu, BEI juga menambahkan emiten baru ke dalam daftar tersebut, yakni PT Tifico Fiber Indonesia Tbk (TFCO), terhitung sejak 20 Oktober 2026. Berdasarkan evaluasi struktur kepemilikan per 15 Oktober 2026, segelintir pihak tercatat menguasai hingga 99,70% saham TFCO secara agregat.

BEI menegaskan bahwa pengumuman daftar HSC ini bertujuan untuk memberikan transparansi informasi kepada publik mengenai struktur kepemilikan emiten dan tidak serta-merta mengindikasikan adanya pelanggaran aturan di bidang pasar modal.

Beberapa emiten dengan nilai kapitalisasi pasar besar maupun sektor strategis yang masuk dalam daftar 82 saham berstatus HSC antara lain:

  • Sektor Energi dan Tambang: PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN), PT Bayan Resources Tbk (BYAN), PT Golden Energy Mines Tbk (GEMS), PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA), dan PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB).

  • Sektor Keuangan dan Perbankan: PT Bank Permata Tbk (BNLI), PT Bank SMBC Indonesia Tbk (BTPN), PT Krom Bank Indonesia Tbk (BBSI), PT Bank Mega Tbk (MEGA), PT Allo Bank Indonesia Tbk (BBHI), serta PT Bank Maybank Indonesia Tbk (BNII).

  • Sektor Media, Telekomunikasi, dan Teknologi: PT MD Entertainment Tbk (FILM), PT DCI Indonesia Tbk (DCII), PT Multipolar Technology Tbk (MLPT), PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL), dan PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG).

  • Sektor Konsumer dan Kesehatan: PT Soho Global Health Tbk (SOHO), PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO), PT Yupi Indo Jelly Gum Tbk (YUPI), dan PT Siantar Top Tbk (STTP).

  • Sektor Perdagangan dan Industri: PT Tifico Fiber Indonesia Tbk (TFCO), PT Global Digital Niaga Tbk (BELI), dan PT Sinar Mas Agro Resources and Technology Tbk (SMAR).

Daftar lengkap 82 emiten berstatus HSC dapat diakses secara berkala melalui keterbukaan informasi resmi di portal Bursa Efek Indonesia.(dhil/dtk)

Topik: BEIhscSaham

TerkaitBerita

Harga Emas Antam Stagnan di Level Rp 2.540.000 per Gram, Berikut Rincian Lengkapnya
Bisnis

Harga Emas Antam Stagnan di Level Rp 2.540.000 per Gram, Berikut Rincian Lengkapnya

oleh Editor : Affandy
26 Oktober 2026
MORAZEN Yogyakarta
Bisnis

72 Mobil Tua Ramaikan Carmeet Underground di MORAZEN Yogyakarta

oleh Editor : Hairul
26 Oktober 2026
Pastikan Keandalan Pasokan BBM Nasional, Pertamina Jalankan Tiga Komitmen Strategis
Bisnis

Pastikan Keandalan Pasokan BBM Nasional, Pertamina Jalankan Tiga Komitmen Strategis

oleh Editor : Affandy
25 Oktober 2026
Mengukur Risiko Penurunan Status Pasar Modal Indonesia oleh MSCI: Pembelajaran dan Langkah Strategis
Ekonomi

Mengukur Risiko Penurunan Status Pasar Modal Indonesia oleh MSCI: Pembelajaran dan Langkah Strategis

oleh Editor : Affandy
25 Oktober 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Direkomendasikan

Harga Emas Antam Stagnan di Level Rp 2.540.000 per Gram, Berikut Rincian Lengkapnya

Harga Emas Antam Stagnan di Level Rp 2.540.000 per Gram, Berikut Rincian Lengkapnya

26 Oktober 2026
Galeri Indonesia Kaya Rayakan 13 Tahun Perjalanan Seni Bersama Talenta Muda Lewat Menanggung Dua Panggung

Galeri Indonesia Kaya Rayakan 13 Tahun Perjalanan Seni Bersama Talenta Muda Lewat Menanggung Dua Panggung

25 Oktober 2026
MORAZEN Yogyakarta

72 Mobil Tua Ramaikan Carmeet Underground di MORAZEN Yogyakarta

26 Oktober 2026
AQUA Elektronik

AQUA Elektronik Perluas Pasar Jawa Timur, Andalkan Produk Smart Living

26 Oktober 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    5079 shares
    Share 2032 Tweet 1270
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    1101 shares
    Share 440 Tweet 275
  • Singapura Ancam Tutup Bisnis Tujuh Perusahaan Dalang Karhutla

    320 shares
    Share 128 Tweet 80
  • BEM UI dan Komite Sadar Serukan Aksi Nasional pada Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober

    314 shares
    Share 126 Tweet 79
  • MU Hanya Dua Kali Menang, Nasib Michael Carrick di Ujung Tanduk

    313 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya