Senin, 26 Oktober 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Lifestyle

Galeri Indonesia Kaya Rayakan 13 Tahun Perjalanan Seni Bersama Talenta Muda Lewat Menanggung Dua Panggung

Editor : Affandy oleh Editor : Affandy
25 Oktober 2026
in Lifestyle
A A
0
Galeri Indonesia Kaya Rayakan 13 Tahun Perjalanan Seni Bersama Talenta Muda Lewat Menanggung Dua Panggung

Foto: dok. istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

koranindopos.com, JAKARTA, Setiap mimpi memiliki perjalanan, dan setiap perjalanan membutuhkan ruang untuk tumbuh. Semangat inilah yang tergambar dalam pertunjukan Menanggung Dua Panggung, sebuah karya musikal yang dibawakan oleh peserta Ruang Kreatif Intensif Musikal Budaya dalam rangka perayaan hari ulang tahun ke-13 Galeri Indonesia Kaya.

Hadir melalui tiga pertunjukan pada 23 dan 24 Oktober 2026, Menanggung Dua Panggung menjadi bagian dari perjalanan para talenta muda dalam mengembangkan kemampuan, menuangkan gagasan, dan menerjemahkan pengalaman belajar ke dalam sebuah karya seni pertunjukan. Lebih dari sekadar pementasan, karya ini juga memperlihatkan bagaimana proses kreatif dapat menjadi ruang bagi generasi muda untuk terus bertumbuh dan menemukan cara mereka sendiri dalam bercerita melalui panggung.

Selama 13 tahun, Galeri Indonesia Kaya telah menjadi salah satu ruang bagi masyarakat untuk mengenal dan menikmati kekayaan seni budaya Indonesia melalui pendekatan yang kreatif dan dekat dengan kehidupan sehari-hari. Dalam perayaan tahun ini, perjalanan para peserta Ruang Kreatif Intensif Musikal Budaya menjadi salah satu cerita yang mewarnai upaya tersebut.

Program yang dihadirkan Indonesia Kaya sejak 2019 ini dirancang untuk mendukung pengembangan talenta seni panggung sekaligus mendorong regenerasi pelaku teater musikal Indonesia. Pada Mei 2025, sebanyak 45 peserta batch ketiga menyelesaikan rangkaian pelatihan selama delapan bulan. Dari jumlah tersebut, 15 peserta kemudian memperoleh kesempatan mengikuti pelatihan musikal bersama West End Stage di London pada Desember 2025.

Artikel Terkait

Sehat Finansial Dimulai dari Mengatur Prioritas Kebutuhan

The Stained Drop™ Collection: Merangkai Cerita Keseharian dalam Ekspresi Fashion

Rayakan 100 Tahun di Indonesia, NIVEA Perkuat Komitmen melalui Inovasi dan Kepedulian

Pengalaman tersebut menjadi bekal berharga bagi para peserta untuk kembali mengembangkan kemampuan mereka di Indonesia. Melalui Menanggung Dua Panggung, pembelajaran yang diperoleh tidak berhenti di ruang pelatihan, tetapi berlanjut menjadi proses kreatif yang melibatkan kerja sama, eksplorasi, dan keberanian untuk menghadirkan sebuah karya kepada penonton.

Menanggung Dua Panggung mengangkat kisah Ranting, seorang pemain teater yang juga menjadi tulang punggung keluarga. Bersama Teater Jalar, Ranting menjalani kecintaannya terhadap dunia seni dengan memerankan tokoh utama di atas panggung. Namun, setelah menyelesaikan kuliah, ia dihadapkan pada tanggung jawab untuk bekerja dan membantu memenuhi kebutuhan keluarga.

Di antara tuntutan pekerjaan dan kecintaannya terhadap teater, Ranting berusaha menemukan keseimbangan. Ia harus membagi waktu, tenaga, dan perhatian untuk dua dunia yang sama-sama memiliki arti penting dalam hidupnya. Perlahan, perjalanan tersebut membawanya pada pertanyaan yang lebih mendalam tentang mimpi, pencapaian, dan bagaimana seseorang memaknai nilai dirinya.

Melalui cerita yang dekat dengan realitas kehidupan, pertunjukan berdurasi sekitar 60 menit ini mengajak penonton melihat bahwa perjalanan mengejar cita-cita tidak selalu berlangsung dalam garis yang lurus. Ada tanggung jawab yang perlu dijalani, pilihan yang harus dipertimbangkan, serta ruang pribadi yang tetap perlu dijaga agar seseorang tidak kehilangan hubungan dengan dirinya sendiri.

Kisah tersebut disampaikan melalui naskah orisinal dengan format musikal jukebox, yang memadukan dialog, musik, dan gerak panggung. Tujuh lagu turut menghidupkan perjalanan cerita, yakni Keroncong Kemayoran, Semua Ini Untuk Apa karya Donne Maulana, Makin Lelah karya Payung Teduh, Melukis Senja karya Budi Doremi, Sempurnanya Aku karya NPD, Hasrat Menyala karya Mus Mulyadi, serta Kroncong Protol karya Bondan Prakoso & Fade2Black.

Perpaduan cerita dan musik tersebut memberikan ruang bagi penonton untuk menikmati pertunjukan sekaligus menemukan kedekatan dengan pengalaman yang dihadirkan para tokohnya.

Program Director Galeri Indonesia Kaya, Renitasari Adrian, menyampaikan bahwa pengembangan talenta muda merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk mendukung pertumbuhan seni pertunjukan Indonesia.

“Selama 13 tahun, Galeri Indonesia Kaya berupaya terus tumbuh bersama Indonesia dengan menghadirkan ruang bagi talenta muda untuk belajar dan mengembangkan potensi serta ekosistem seni pertunjukan secara langsung. Ruang Kreatif Intensif Musikal Budaya menjadi salah satu wujud komitmen kami untuk mendukung proses belajar dan regenerasi talenta seni pertunjukan. Melalui Menanggung Dua Panggung, para peserta melanjutkan perjalanan mereka dari pelatihan menuju penciptaan dan pementasan karya. Kami berharap, karya ini dapat menjadi bagian dari upaya menumbuhkan ekosistem seni pertunjukan sekaligus memperluas apresiasi masyarakat terhadap seni pertunjukan Indonesia,” ujar Renitasari.

Semangat berbagi pengalaman juga hadir dalam proses produksi pertunjukan ini. Sejumlah alumni program Intensif Musikal Budaya turut mengambil peran penting, di antaranya Aldafi Adnan sebagai sutradara, Mariska Setiawan sebagai pengarah vokal, dan Ayu Gurnitha sebagai koreografer.

Keterlibatan mereka memperlihatkan bagaimana pengalaman yang diperoleh melalui sebuah program pembelajaran dapat terus berkembang menjadi kontribusi nyata. Pengetahuan dan keterampilan yang sebelumnya diasah dalam proses belajar kini diteruskan melalui kolaborasi dengan peserta lain dalam mewujudkan sebuah pertunjukan.

Bagi Herve Pierre Sidharta, salah satu peserta yang juga merupakan Abang Jakarta 2026, kesempatan tampil dalam Menanggung Dua Panggung menjadi pengalaman yang berkesan.

“Kesempatan untuk mementaskan Menanggung Dua Panggung menjadi pengalaman berharga bagi saya dan teman-teman. Setelah mendapat kesempatan untuk belajar lebih dalam bersama West End Stage di London, kini kami bisa membawa pengalaman tersebut ke panggung dan tampil di hadapan penikmat seni di rumah kami, Galeri Indonesia Kaya. Ada kebahagiaan tersendiri bisa sampai di tahap ini, setelah melalui proses belajar, mengolah cerita, dan bekerja sama dalam mewujudkan pertunjukan. Melalui karya ini, kami juga ingin mengajak penonton melihat bagaimana seseorang berusaha menyeimbangkan tanggung jawab dan impiannya,” ungkap Herve.

Selain memberikan ruang bagi para pemain, Menanggung Dua Panggung juga menjadi kesempatan bagi talenta muda untuk mengembangkan kemampuan dalam penulisan naskah teater musikal. Naskah orisinal pertunjukan ini ditulis oleh Aprillia Ramadhina dan Jessica Gabriella, dua peserta Ruang Kreatif Penulisan Naskah Teater Musikal, melalui proses pengembangan dan bimbingan penulis naskah profesional Widya Arifianti.

Aprillia memiliki pengalaman lebih dari satu dekade di industri media dan konten. Ia juga pernah menulis naskah musikal Anugerah Terindah bersama Agus Noor, yang mengolah lagu-lagu Sheila on 7 menjadi sebuah pertunjukan musikal. Sementara itu, Menanggung Dua Panggung menjadi debut Jessica sebagai penulis musikal. Lulusan pendidikan Kimia dari Institut Teknologi Bandung tersebut menjadikan kegiatan menulis sebagai ruang untuk mengeksplorasi pengalaman manusia, hubungan, mimpi, dan perjalanan menemukan diri sendiri.

Kehadiran keduanya menunjukkan bahwa proses pengembangan seni pertunjukan dapat membuka beragam jalur bagi talenta muda. Mereka tidak hanya berkesempatan tampil di atas panggung, tetapi juga belajar membangun cerita, mengembangkan karakter, dan menciptakan karya yang dapat dinikmati oleh masyarakat.

Sebanyak 15 peserta yang tampil dalam pertunjukan ini adalah Jennifer Kristi Rengka sebagai Ranting, Ariel Marcelino sebagai Rimba, Muhammad Fathur (Ojak) sebagai Jendra, Patricia Dharma Widyantara sebagai Indri, Nabil Naratama sebagai MGB Albert, Herve Pierre Sidharta sebagai MGB Boy, Muhammad Barly Putra sebagai MGB Charlie, Janitra Diva Permatasari sebagai Mpok Sari, Andhika Firman Agung sebagai Bang Ucup, Joan Raisa Larantuka sebagai Dara, Melody Asri Fatimah sebagai Amel, Phanuel Nareswara Hananto sebagai Wisnu, Ricky Alvano sebagai Enzo, Dwynna Wyn Gunawan sebagai MCiska, serta Felicia Caroline sebagai Vanessa Glamora.

Perjalanan Menanggung Dua Panggung menjadi bagian dari cerita yang lebih luas tentang bagaimana ruang belajar, pendampingan, dan kolaborasi dapat mendukung lahirnya karya seni sekaligus mempersiapkan generasi baru pelaku seni pertunjukan.

Sejak diresmikan pada 10 Oktober 2013, Galeri Indonesia Kaya telah menerima lebih dari satu juta pengunjung dan menyelenggarakan lebih dari 3.000 pertunjukan. Lebih dari 2.000 pekerja seni juga telah terlibat dalam berbagai kegiatan yang mencakup tari, teater, teater musikal, monolog, pertunjukan musik, apresiasi sastra, hingga kunjungan budaya.

Melalui berbagai inisiatif tersebut, Galeri Indonesia Kaya terus menghadirkan kesempatan bagi masyarakat untuk mengenal seni dan budaya Indonesia dengan cara yang kreatif dan relevan bagi berbagai generasi.

Pada akhirnya, Menanggung Dua Panggung bukan hanya tentang perjalanan seorang tokoh dalam membagi tanggung jawab dan impian. Pertunjukan ini juga menjadi gambaran perjalanan para talenta muda yang terus belajar, berproses, dan menemukan ruang untuk berkarya. Sebuah pengingat bahwa di balik setiap penampilan, ada proses panjang, kerja sama, dan keberanian untuk memberikan kesempatan kepada mimpi agar terus tumbuh.(dhil)

Topik: Galeri Indonesia Kaya

TerkaitBerita

Sehat Finansial Dimulai dari Mengatur Prioritas Kebutuhan
Lifestyle

Sehat Finansial Dimulai dari Mengatur Prioritas Kebutuhan

oleh Editor : Akula
24 Oktober 2026
The Stained Drop™ Collection: Merangkai Cerita Keseharian dalam Ekspresi Fashion
Lifestyle

The Stained Drop™ Collection: Merangkai Cerita Keseharian dalam Ekspresi Fashion

oleh Editor : Affandy
22 Oktober 2026
Rayakan 100 Tahun di Indonesia, NIVEA Perkuat Komitmen melalui Inovasi dan Kepedulian
Lifestyle

Rayakan 100 Tahun di Indonesia, NIVEA Perkuat Komitmen melalui Inovasi dan Kepedulian

oleh Editor : Affandy
9 Oktober 2026
Latte Lacquer Sambut Musim Fall Lewat “First Taste of Fall”, Hadirkan Tiga Kreasi Minuman Istimewa
Lifestyle

Latte Lacquer Sambut Musim Fall Lewat “First Taste of Fall”, Hadirkan Tiga Kreasi Minuman Istimewa

oleh Editor : Affandy
9 Oktober 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Direkomendasikan

BEI Rilis Daftar Terbaru 82 Saham Berstatus High Shareholding Concentration (HSC)

BEI Rilis Daftar Terbaru 82 Saham Berstatus High Shareholding Concentration (HSC)

26 Oktober 2026
MORAZEN Yogyakarta

72 Mobil Tua Ramaikan Carmeet Underground di MORAZEN Yogyakarta

26 Oktober 2026
AQUA Elektronik

AQUA Elektronik Perluas Pasar Jawa Timur, Andalkan Produk Smart Living

26 Oktober 2026
TAMBAH PASUKAN: Hotspot karhutla Kalsel terus naik. (Foto Ilustrasi: ANTARA FOTO/NOVA WAHYUDI)

Jalur Gajah Way Kambas Lampung Terkepung Karhutla

26 Oktober 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    5079 shares
    Share 2032 Tweet 1270
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    1101 shares
    Share 440 Tweet 275
  • Singapura Ancam Tutup Bisnis Tujuh Perusahaan Dalang Karhutla

    320 shares
    Share 128 Tweet 80
  • BEM UI dan Komite Sadar Serukan Aksi Nasional pada Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober

    314 shares
    Share 126 Tweet 79
  • MU Hanya Dua Kali Menang, Nasib Michael Carrick di Ujung Tanduk

    313 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya