Minggu, 31 Mei 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Opini
  • More
Home Ekonomi Bisnis

Blibli Tiket Siap Ambil Pangsa Pasar Wisatawan lewat Ekosistem Terintegrasi

Editor : Hanasa oleh Editor : Hanasa
21 Februari 2023
in Bisnis
A A
0
PT Global Tiket Network (tiket.com)
Share on FacebookShare on Twitter

koranindopos.com – Jakarta. Emiten teknologi PT Global Digital Niaga Tbk (Blibli) melalui entitas anak PT Global Tiket Network (tiket.com) menyatakan siap menangkap potensi bisnis dari pemulihan sektor pariwisata tahun ini, yang kembali menggeliat setelah pandemi, didukung oleh strategi ekosistem terintegrasi perusahaan.

CEO tiket.com George Hendrata mengungkapkan kondisi industri pariwisata semakin menunjukkan pemulihan signifikan setelah dilanda pandemi, hal tersebut turut berbanding lurus dengan perolehan bisnis di tiket.com. Mengutip data Badan Pusat Statistik (BPS) yang menunjukkan bahwa data jumlah penerbangan November 2022 sudah mencapai sekitar 76 persen dari level Januari 2019.

Secara statistik, banyaknya jumlah kamar yang dipesan (roomnights booked) untuk segmen akomodasi, George mengungkapkan, capaiannya telah menyentuh sekitar 300 persen dari level Januari 2019. “Travel sangat berhubungan dengan pertumbuhan GDP [Gross Domestic Product].

Tahun lalu [pertumbuhan ekonomi] 5,3 persen, travel biasanya 2-3 kali dan online travel biasanya lebih tinggi lagi,” kata George pada acara Emiten Talks yang diadakan Stockbit Sekuritas pada Rabu (15/2/2023).

Artikel Terkait

Harga Emas Antam Turun Tipis dalam Sepekan, Sempat Anjlok hingga Rp31.000 per Gram

ESDM Pastikan Cadangan BBM Nasional Aman Meski Pasokan Global Terganggu

DJP Blokir Serentak Rekening 84 Wajib Pajak, Tunggakan Capai Rp330,6 Miliar

Ia menyebutkan bahwa penetrasi online travel di Indonesia baru sekitar 40 persen, lebih rendah jika dibandingkan 60 persen di Tiongkok dan sekitar 80 persen di Amerika Serikat (AS) sehingga masih banyak potensi yang bisa digarap sehingga penetrasi ini bisa lebih meningkat.

Lebih jauh lagi, Co-founder & CMO tiket.com Gaery Undarsa menambahkan bahwa kebutuhan wisata dan perjalanan merupakan kebutuhan yang tidak terpisahkan dari keseharian masyarakat, termasuk saat pandemi, beragam tren lahir, salah satunya “healing”.

“Di masa pandemi kita mengenal berbagai tren baru di dalam lingkup pariwisata, yaitu healing, yang memang menurut data istilah ini merujuk pada konsep liburan. Ini menarik, bisa jadi travel, bisa jadi entertainment.

Selain itu di masa pandemi juga kita sering mendengar istilah staycation yang memang merujuk pada liburan singkat di berbagai pilihan akomodasi bersama orang – orang terdekat, ditambah lagi work from Bali ataupun destinasi wisata lainnya,” katanya pada kesempatan yang sama.

Hal ini senada dengan pernyataan CEO Blibli Kusumo Martanto dalam Global Tourism Forum lalu, bahwa terdapat tren “revenge travel” setelah pandemi, yakni orang-orang yang selama pandemi tak bisa berwisata, kini mulai berwisata ketika pembatasan sosial mulai dilonggarkan karena merindukan kenormalan sebelum pandemi.

Ketika itu, Kusumo menyatakan bahwa untuk menangkap tren-tren wisata baru setelah pandemi, Blibli ingin menawarkan solusi untuk traveller dengan ekosistem Blibli, tiket.com, dan Ranch Market, yang menggabungkan e-commerce, online travel agent (OTA), dan supermarket premium.

George juga menyatakan hal yang sama, sembari menyebut bahwa integrasi ekosistem Blibli memungkinkan single sign-on yang membuat konsumen bisa mengakses berbagai layanan di ekosistem dengan sekali masuk, apalagi dengan consumer loyalty program yang juga bisa digabungkan.

“Kita perlu agile. Customer needs akan berubah terus, tren juga terus berubah. Kami di ekosistem Blibli Tiket bertekad untuk menjadi the most trusted omnichannel platform, hal ini diwujudkan dengan menawarkan solusi komprehensif bagi masyarakat yang saat ini kebutuhannya semakin berkembang,” katanya.

Investor Relations Blibli Nathaniel Naldo Widjaja menambahkan bahwa berdasarkan survei yang dilakukan lembaga survei Jakpat, ekosistem Blibli, tiket.com, dan Ranch Market mampu memenuhi hampir 90 persen dari potensi konsumsi masyarakat Indonesia, mulai dari kebutuhan produk-produk dan jasa, e-commerce, perjalanan, gaya hidup, dan groceries.

Pengamat Pariwisata sekaligus ketua Ikatan Cendekiawan Pariwisata Azril Ashari menyatakan bahwa sebaiknya digitalisasi pariwisata memang harusnya ditranslasikan menjadi one stop shopping untuk wisatawan yang meliputi seluruh aktivitas wisata, transportasi, akomodasi, hingga konsumsi. “Digitalisasi ini yang berkembang,” katanya.

Senada, Pengamat Pariwisata Taufan Rahmadi, yang pernah menjadi Anggota Tim Percepatan 10 Destinasi Pariwisata Prioritas RI, menyatakan bahwa ia juga optimis dengan adanya pelonggaran pembatasan sosial di berbagai tempat di Indonesia, akan memberikan peluang naiknya tren orang berwisata tahun ini.

Menurutnya online travel agent perlu menawarkan produk-produk yang inovatif seperti cerita-cerita rakyat yang dikemas jadi bagian dari paket tur. Ia mencontohkan upacara Bau Nyale di Mandalika, Nusa Tenggara Barat, yang merupakan tradisi masyarakat suku Sasak mencari cacing laut yang dianggap jelmaan Putri Mandalika.

Hal ini sejalan dengan strategi tiket.com yang memberikan solusi lengkap untuk kebutuhan wisatawan, mulai dari ragam pilihan transportasi, akomodasi, hingga aktivitas dan hiburan di mana masyarakat bisa membeli tiket atraksi wisata, paket tur, hingga tiket konser. “Komitmen kami adalah untuk menjadi the most loved travel and lifestyle platform, maka kami terus berinovasi menyediakan berbagai solusi dan produk yang sesuai dengan tren serta kebutuhan masyarakat,” pungkas Gaery.  (ris)

Topik: PT Global Digital Niaga Tbk (Blibli)PT Global Tiket Network (tiket.com)

TerkaitBerita

Harga Emas Antam Melonjak Rp 35.000 per Gram, Kini Tembus Rp 2,78 Juta
Bisnis

Harga Emas Antam Turun Tipis dalam Sepekan, Sempat Anjlok hingga Rp31.000 per Gram

oleh Editor : Affandy
31 Mei 2026
ESDM Pastikan Cadangan BBM Nasional Aman Meski Pasokan Global Terganggu
Bisnis

ESDM Pastikan Cadangan BBM Nasional Aman Meski Pasokan Global Terganggu

oleh Editor : Affandy
29 Mei 2026
DJP Blokir Serentak Rekening 84 Wajib Pajak, Tunggakan Capai Rp330,6 Miliar
Bisnis

DJP Blokir Serentak Rekening 84 Wajib Pajak, Tunggakan Capai Rp330,6 Miliar

oleh Editor : Affandy
28 Mei 2026
TELEKOMUNIKASI: Sebuah tower base transceiver station (BTS) berdiri menjulang di tengah pulau. (Foto Ilustrasi: Dok./Telkomsel)
Bisnis

Klaim Pembangunan Infrastruktur BTS Tingkatkan Ekonomi Regional

oleh Editor : Memoarto
26 Mei 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

TUTUP USIA: Mantan Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu meninggal dunia di RSPAD pada Minggu (31/5/2026).(ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat)

Mantan Menhan Ryamizard Ryacudu Tutup Usia

31 Mei 2026
AMBISI BESAR: Para pemain Brasil berpose sebelum pertandingan persahabatan internasional melawan Kroasia pada Selasa (31/3/2026). (Foto: (c) AP Photo/Kevin Kolczynski)

24 Tahun Timnas Brasil Absen Juarai Piala Dunia   

31 Mei 2026
HAWA PANAS: Warga berjalan di bawah alat penyiram air yang dipasang saat musim panas terik di Varanasi, India pada Senin (27/4/2026). (Foto: Niharika Kulikarni/AFP)

Gelombang Panas Ekstrem Ancam 3.400 Nyawa Penduduk di India

31 Mei 2026
Japan Airlines Diusut Usai Awak Kabin Diduga Minum Alkohol Sebelum Bertugas

Japan Airlines Diusut Usai Awak Kabin Diduga Minum Alkohol Sebelum Bertugas

31 Mei 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    3331 shares
    Share 1332 Tweet 833
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    386 shares
    Share 154 Tweet 97
  • Neymar Resmi Perkuat Timnas Brasil

    312 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Isuzu Panther Reborn 2026 Hadir di Indonesia, Harga Mulai Rp 288 Jutaan dengan Skema Kredit Fleksibel

    693 shares
    Share 277 Tweet 173
  • Barcelona Sumbang Delapan Pemain di Timnas Spanyol

    311 shares
    Share 124 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya