Koranindopos.com – JAKARTA – Apple kembali menjadi sorotan para pencinta teknologi setelah rumor mengenai kehadiran iPhone Ultra semakin ramai diperbincangkan. Tak hanya soal desain dan teknologi baru, calon smartphone premium tersebut juga disebut bakal hadir dengan banderol yang sangat tinggi.
Bocoran terbaru bahkan menyebut harga iPhone Ultra varian tertinggi dapat menyentuh hampir Rp60 juta. Jika angka tersebut benar, perangkat ini akan berada jauh di atas lini iPhone Pro Max sekaligus menjadi salah satu iPhone termahal yang pernah ditawarkan Apple.
Namun, perlu dicatat bahwa harga tersebut masih berupa bocoran dan bukan harga resmi Apple, khususnya untuk pasar Indonesia.
Berdasarkan informasi yang beredar di media sosial dan forum teknologi internasional, berikut perkiraan harga iPhone Ultra di Australia:
- iPhone Ultra 256GB: AUD3.699 atau sekitar Rp46,9 juta
- iPhone Ultra 512GB: AUD4.199 atau sekitar Rp53,3 juta
- iPhone Ultra 1TB: AUD4.699 atau sekitar Rp59,6 juta
Perkiraan tersebut menggunakan asumsi kurs AUD1 sekitar Rp12.600.
Dengan demikian, angka hampir Rp60 juta untuk varian 1TB tidak dapat dianggap sebagai prediksi harga resmi iPhone Ultra di Indonesia. Harga ketika dipasarkan di Tanah Air nantinya dapat berbeda karena dipengaruhi pajak, biaya distribusi, serta strategi harga Apple di masing-masing negara.
Jika bocoran tersebut mendekati harga sebenarnya, iPhone Ultra akan menempati kelas yang jauh lebih premium dibandingkan iPhone Pro Max.
AppleInsider sebelumnya juga melaporkan bahwa iPhone Ultra dengan kapasitas penyimpanan terbesar berpotensi memiliki harga hingga sekitar 3.000 dollar AS.
Sementara itu, TrendForce memperkirakan perangkat foldable Apple dapat dibanderol mulai sekitar 2.099 dollar AS hingga 2.299 dollar AS.
Kisaran tersebut menunjukkan bahwa teknologi layar lipat kemungkinan menjadi salah satu faktor utama yang membuat perangkat baru Apple memiliki harga tinggi.
Salah satu faktor yang berpotensi mendorong kenaikan harga adalah meningkatnya biaya komponen.
TrendForce melaporkan biaya memori yang harus dibayarkan Apple untuk iPhone 18 Pro mengalami peningkatan hampir 400 persen dibandingkan generasi sebelumnya.
Kenaikan biaya tersebut terjadi ketika Apple juga dikabarkan tengah menggunakan sejumlah komponen mahal untuk perangkat Ultra.
Salah satunya adalah layar lipat yang membutuhkan konstruksi berbeda dari smartphone konvensional. Mekanisme engsel yang lebih kompleks juga dapat menambah biaya produksi sekaligus meningkatkan tantangan dalam mempertahankan ketahanan perangkat.
Kombinasi komponen mahal dan kapasitas penyimpanan besar inilah yang disebut-sebut menjadi salah satu alasan mengapa banderol iPhone Ultra dapat mencapai puluhan juta rupiah.
Daya tarik utama iPhone Ultra bukan hanya terletak pada harga. Perangkat ini juga diperkirakan menjadi langkah besar Apple untuk memasuki pasar smartphone foldable.
Sejumlah laporan menyebut iPhone Ultra akan menjadi iPhone lipat pertama Apple dengan desain menyerupai buku atau book-style foldable.
Jika terealisasi, Apple akhirnya akan bergabung dengan persaingan ponsel layar lipat yang selama ini telah diisi Samsung dan sejumlah produsen smartphone Android lainnya.
Kehadiran Apple di segmen tersebut berpotensi memberikan tekanan baru bagi para pemain yang sudah lebih dahulu mengembangkan teknologi foldable.
Meski rumor mengenai iPhone Ultra semakin kuat, konsumen masih harus menunggu pengumuman resmi Apple untuk mengetahui spesifikasi, nama produk, ketersediaan, dan harga sebenarnya.
Apple dijadwalkan menggelar acara bertajuk “Surprise and Shine” pada 9 September mendatang.
iPhone Ultra diperkirakan menjadi salah satu perangkat yang menarik perhatian dalam acara tersebut, bersama iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max.
Jika benar diperkenalkan, iPhone Ultra tidak hanya akan menjadi produk baru dalam jajaran smartphone Apple, tetapi juga menandai masuknya perusahaan tersebut ke pasar ponsel lipat.
Dengan prediksi harga hingga sekitar Rp59,6 juta untuk varian 1TB, pertanyaannya kemudian bukan hanya seberapa canggih iPhone Ultra, tetapi juga apakah teknologi yang ditawarkan Apple akan sepadan dengan harga yang harus dibayar konsumen.
Untuk saat ini, seluruh angka tersebut masih sebatas bocoran. Harga resmi iPhone Ultra, termasuk kemungkinan banderolnya di Indonesia, tetap harus menunggu pengumuman langsung dari Apple.(dhil/suaraflores)










