Rabu, 20 Mei 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Opini
  • More
Home Ekonomi

Bursa Saham RI Tergeser, Singapura Kini Jadi Pasar Saham Terbesar di ASEAN

Editor : Affandy oleh Editor : Affandy
20 Mei 2026
in Ekonomi
A A
0
Bursa Saham RI Tergeser, Singapura Kini Jadi Pasar Saham Terbesar di ASEAN
Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com – JAKARTA – Pasar keuangan Indonesia kembali menghadapi tekanan setelah kehilangan status sebagai pasar saham terbesar di Asia Tenggara. Posisi tersebut kini ditempati oleh Singapura seiring melemahnya kapitalisasi pasar saham Indonesia dalam beberapa bulan terakhir.

Berdasarkan data Bloomberg, total nilai pasar perusahaan tercatat di bursa saham Indonesia turun lebih dari 30 persen sejak mencapai puncaknya pada Januari 2026.

Kapitalisasi pasar saham Indonesia kini tercatat sebesar US$ 618 miliar atau sekitar Rp 10.000 triliun. Sementara itu, nilai pasar saham Singapura justru meningkat menjadi sekitar US$ 645 miliar, menjadikannya pasar saham terbesar di kawasan ASEAN saat ini.

Penurunan nilai pasar saham Indonesia terjadi di tengah meningkatnya tekanan terhadap pasar keuangan domestik, termasuk pelemahan nilai tukar rupiah dan menurunnya minat investor asing terhadap aset berisiko di negara berkembang.

Artikel Terkait

Program KEJAR DKI Jakarta Bikin Siswa SMAN 28 Mulai Paham Pentingnya Menabung

Dolar AS Masih Bertahan di Level Rp 17.700 Pagi Ini

Harga Emas Antam Hari Ini Turun Lagi, Kini Jadi Rp 2,765 Juta per Gram

Mengutip laporan The Straits Times, kepercayaan investor terhadap pasar Indonesia belakangan terus melemah. Salah satu faktor yang menjadi perhatian adalah munculnya ketidakpastian terkait kemungkinan pasar saham Indonesia mengalami penurunan status menjadi frontier market.

Status tersebut dinilai penting karena berpengaruh terhadap aliran investasi global, terutama dari dana-dana institusi internasional yang memiliki acuan investasi berdasarkan kategori pasar negara berkembang (emerging market).

Kondisi ini membuat sejumlah investor memilih mengurangi eksposur terhadap pasar saham Indonesia sambil menunggu kepastian arah kebijakan ekonomi dan stabilitas pasar keuangan nasional.

Dalam beberapa bulan terakhir, pergerakan IDX Composite atau Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami volatilitas tinggi di tengah sentimen global yang tidak menentu.

Tekanan terhadap pasar saham domestik juga dipengaruhi oleh keluarnya dana asing (capital outflow), kekhawatiran terhadap perlambatan ekonomi global, serta tingginya suku bunga di Amerika Serikat yang membuat investor cenderung memilih aset yang dianggap lebih aman.

Sementara itu, pasar saham Singapura dinilai lebih stabil karena ditopang oleh sektor keuangan, teknologi, dan perusahaan multinasional yang memiliki fundamental kuat.

Pengamat menilai kondisi ini menjadi tantangan besar bagi pasar modal Indonesia untuk kembali meningkatkan daya tarik investasi dan menjaga kepercayaan investor.

Pemerintah serta otoritas pasar keuangan diharapkan dapat menjaga stabilitas ekonomi, memperkuat regulasi, serta meningkatkan likuiditas pasar agar Indonesia tetap kompetitif di kawasan Asia Tenggara.

Meski demikian, sejumlah analis masih melihat potensi jangka panjang pasar Indonesia tetap besar didukung jumlah penduduk, pertumbuhan ekonomi domestik, dan perkembangan sektor digital yang terus meningkat.(dhil)

Topik: saham riSingapura

TerkaitBerita

Program KEJAR DKI Jakarta Bikin Siswa SMAN 28 Mulai Paham Pentingnya Menabung
Ekonomi

Program KEJAR DKI Jakarta Bikin Siswa SMAN 28 Mulai Paham Pentingnya Menabung

oleh Editor : Akula
20 Mei 2026
Dolar AS Masih Bertahan di Level Rp 17.700 Pagi Ini
Ekonomi

Dolar AS Masih Bertahan di Level Rp 17.700 Pagi Ini

oleh Editor : Affandy
20 Mei 2026
Harga Emas Antam Hari Ini Turun Lagi, Kini Jadi Rp 2,765 Juta per Gram
Bisnis

Harga Emas Antam Hari Ini Turun Lagi, Kini Jadi Rp 2,765 Juta per Gram

oleh Editor : Affandy
20 Mei 2026
Gelar “Most Trusted Trading Platform” dari Asia Records Berhasil Diraih AIMS
Ekonomi

Gelar “Most Trusted Trading Platform” dari Asia Records Berhasil Diraih AIMS

oleh Editor : Akula
18 Mei 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

Perpustakaan Baru Cilegon Diharapkan Jadi Pusat Penggerak Literasi Warga

Perpustakaan Baru Cilegon Diharapkan Jadi Pusat Penggerak Literasi Warga

20 Mei 2026
SPMB Jakarta 2026 Resmi Dibuka, Ini Daftar Jurusan SMK dan Syarat Khususnya

SPMB Jakarta 2026 Resmi Dibuka, Ini Daftar Jurusan SMK dan Syarat Khususnya

20 Mei 2026
Wyndham Casablanca

Ingin Liburan di Jakarta? Pilih Hotel Nyaman untuk Quality Time Keluarga

20 Mei 2026
AQUA Elektronik

Industri Esports Kian Berkembang, AQUA Ambil Bagian di MPL Indonesia Season 17

20 Mei 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    3149 shares
    Share 1260 Tweet 787
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    361 shares
    Share 144 Tweet 90
  • Bekasi Kota Beracun Kedua di Dunia, Hasilkan 6,3 Ton Emisi Metana  

    363 shares
    Share 145 Tweet 91
  • ​Sukses Besar! Film Drama Semua Akan Baik-Baik Saja Garapan Baim Wong Tembus 300 Ribu Penonton dalam 3 Hari

    314 shares
    Share 126 Tweet 79
  • All New Honda BeAT 125 NX Resmi Meluncur, Kini Lebih Bertenaga dan Stylish

    312 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya