Jumat, 2 Oktober 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home uncategorized

Cegah Stunting di 1000 Hari Pertama Kehidupan

Editor : Hana oleh Editor : Hana
28 Juli 2022
in uncategorized
A A
0
Stunting

Ilustrasi Ibu Hamil Cegah Lahirkan Bayi Stunting(freepik)

Share on FacebookShare on Twitter

koranindopos.com – Jakarta. Periode 1000 Hari Pertama Kehidupan adalah pondasi utama kehidupan manusia di masa depan, yang dimulai sejak awal konsepsi (pembuahan) atau selama 270 hari masa kehamilan serta 730 hari setelah kelahiran.

Pada periode ini, terjadi proses perkembangan otak, pertumbuhan badan, perkembangan sistem metabolisme tubuh dan sistem pembentukan kekebalan tubuh yang begitu cepat. Karena itu upaya pencegahan stunting dilakukan pada periode 1000 hari pertama kehidupan ini.

Hal tersebut disampaikan Analis Kebijakan Ahli Madya pada Direktorat Bina Keluarga Balita dan Anak Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Toni Dwiyanto dalam webinar ketiga tentang Pengasuhan Anak Usia 13-24 bulan di Hotel Mercure, Jakarta (26/07/2022). Webinar digelar BKKBN Bersama mitra kerja Komisi IX DPRRI dan Tim Penggerak PKK DKI Jakarta.

“Kami berharap melalui webinar ini ibu hamil dan keluarga yang memiliki anak balita dapat memiliki pemahaman dan pengetahuan dalam mengasuh dan membina tumbuh kembang anaknya. Webinar ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya periode 1000 hari pertama kehidupan untuk pencegahan stunting,” kata Toni.

Artikel Terkait

Membawa Pulang Standar Dunia ke Sekolah Menengah Kejuruan

Polisi Tangkap Ratusan Terduga Pelaku Anarkistis di Aksi 27 Agustus 2026

Trump Bantah Tentara AS di USS Abraham Lincoln Stres Berat

Menurut Toni, kegiatan ini menyasar kepada para ibu-ibu bidan, penyuluh KB (PLKB), tim penggerak PKK, kader kelompok bina keluarga balita, kader posyandu, dan sasaran langsungnya ibu hamil serta keluarga yang memiliki anak usia 0-59 bulan atau keluarga balita.

Anggota Komisi IX DPR RI Dr. Hj. Kurniasih Mufidayati, M.Si dalam kegiatan itu mengatakan webinar ini sangat bermanfaat.

“Apalagi kita akan menghadapi suatu situasi bonus demografi yang kini sudah disiapkan oleh BKKBN dari sekarang, dan antisipasinya kita tentu saja harus memiliki anak-anak atau generasi yang sangat berkualitas. 1000 hari pertama kehidupan ini sejak anak di dalam kandungan dan sampai anak berusia 2 tahun ini masa emas, jangan dilewatkan. Periode emas ini sangat diperlukan untuk mencetak generasi-generasi emas, hebat, calon pemimpin di masa yang akan datang. Dan dengan 1000 HPK ini Insha Allah kita akan bersama-sama melakukan pencegahan stunting pada anak,” kata Kurniasih.

Sementara itu, pada kesempatan yang sama hadir juga Ketua IV Bidang Kesehatan Keluarga dan Lingkungan TP PKK Provinsi DKI Jakarta Suni Sigit Wijatmoko, M.Si.

“Kami bersama kader PKK DKI Jakarta terus menggaungkan suatu program yang diinisiasi oleh Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi DKI Jakarta. Programnya adalah Bagimu. Ini merupakan akronim dari Ba, bahagiakan anak, gi adalah berikan gizi yang cukup, dan mu adalah berikan stimulasi yang tepat,” kata Suni.

Menurut Suni, jika ketiga poin itu dapat diimplementasikan dengan tepat dan berkelanjutan maka anak dapat tumbuh dan berkembang dengan maksimal, terutama di 1000 hari pertama kehidupan.

“Benar sekali jika masa-masa ini tidak bisa terulang, jika masa ini terlewatkan atau terganggu masa tumbuh kembangnya maka yang paling umum terjadi adalah stunting yang artinya adalah tumbuh kembang yang dialami anak karena gizi buruk, infeksi berulang, dan stimulasi psiko sosial yang tidak memadai disebabkan oleh faktor lingkungan dan genetic,” ujar Suni. (why)

Topik: BKKBNStunting

TerkaitBerita

Membawa Pulang Standar Dunia ke Sekolah Menengah Kejuruan
Opini

Membawa Pulang Standar Dunia ke Sekolah Menengah Kejuruan

oleh Editor : Anggoro
28 September 2026
SPANDUK TUNTUTAN: Sejumlah massa unjuk rasa memasang spanduk tuntutan mereka di pagar Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Tanah Abang, Jakarta Pusat pada Kamis (27/8/2026). (FOTO ILUSTRASI; HARIS SUNANDAR/KORANINDOPOS.COM)
Nasional

Polisi Tangkap Ratusan Terduga Pelaku Anarkistis di Aksi 27 Agustus 2026

oleh Editor : Memoarto
27 Agustus 2026
KAPAL PERANG: Kapal Induk USS Abraham Lincoln menuai sorotan publik setelah tujuh tentara AS yang merupakan kru kapal tersebut dilaporkan tewas karena saling berkelahi. (Foto: AFP/HO)
uncategorized

Trump Bantah Tentara AS di USS Abraham Lincoln Stres Berat

oleh Editor : Memoarto
16 Agustus 2026
Masjid Sunan Ampel
Seni dan Budaya

Ketika Makam Sunan Ampel, Masjid Tua dan Kampung Arab Bertemu dalam Satu Kisah

oleh Editor : Doe
6 Agustus 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Direkomendasikan

Sektor J Juara Liga Silaturahmi Puri Arraya 2026, Pererat Kebersamaan Warga Antar Sektor

Liga Silaturahmi Puri Arraya 1 Tahap 2, Tahun 2026 Pererat Kebersamaan Warga Antar Sektor

1 Oktober 2026
Sektor J Juara Liga Silaturahmi Puri Arraya 2026, Pererat Kebersamaan Warga Antar Sektor

Sektor J Juara Liga Silaturahmi Puri Arraya 2026, Pererat Kebersamaan Warga Antar Sektor

1 Oktober 2026
Direktur Pegadaian Bagikan Pengalaman Karier Pada Generasi Muda Lewat Sesi ‘Alumni Calling’ Indonesia Punya Kamu 2026

Direktur Pegadaian Bagikan Pengalaman Karier Pada Generasi Muda Lewat Sesi ‘Alumni Calling’ Indonesia Punya Kamu 2026

1 Oktober 2026
UIN Sunan Kalijaga Jadi Kampus Terbaik Kedua di Indonesia Versi THE WUR 2027

UIN Sunan Kalijaga Jadi Kampus Terbaik Kedua di Indonesia Versi THE WUR 2027

1 Oktober 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    4825 shares
    Share 1930 Tweet 1206
  • Raffi Ahmad Rela Gelontorkan Biaya Fantastis Puluhan Miliar Demi Hak Siar Persib dan Borneo FC di ASEAN Club Championship

    370 shares
    Share 148 Tweet 93
  • Membawa Pulang Standar Dunia ke Sekolah Menengah Kejuruan

    370 shares
    Share 148 Tweet 93
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    978 shares
    Share 391 Tweet 245
  • Timnas Garuda Libas Singapura 2-0 Tapi Belum Puncaki Klasemen

    320 shares
    Share 128 Tweet 80
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya