Kamis, 29 Oktober 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Film dan Musik

Diskusi Soal ‘Bisnis Konser Musik dan Cuan untuk Negara’, Simpulkan Pentingnya Peran Negara

Editor : Akula oleh Editor : Akula
24 Maret 2024
in Film dan Musik
A A
0
Diskusi Soal ‘Bisnis Konser Musik dan Cuan untuk Negara’, Simpulkan Pentingnya Peran Negara
Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com – Jakarta. Sebuah diskusi yang membahas tema; ‘Bisnis Konser Musik dan Cuan untuk Negara’ digelar PWI Pusat Departemen Seni Musik dan Film bekerjasama dengan Apresiasi Musik Direktorat Perfilman Musik dan Media (PMM) Dirjen Kebudayaan Kemendikbudristek RI di Hotel Harris, Sudirman, Jakarta Selatan, pada Jumat (22/3/2024).

Dalam diskusi yang bertujuan untuk mencari solusi dalam membangkitkan industri musik Tanah Air, berkaca oleh suksesnya konser Taylor Swift di Singapura yang mendorong pertumbuhan ekonomi negara tersebut, Ketua Umum PWI Pusat, Hendry Ch Bangun, mengungkapkan harapannya bahwa diskusi ini akan menghasilkan rumusan terbaik untuk menjembatani komunikasi antara promotor musik dengan pemerintah.

“Temanya menarik, ‘Bisnis Konser Musik dan Cuan untuk Negara’, Ini merujuk dengan kesuksesan Konser Taylor Swift yang mendatangkan ekonomi besar untuk Singapura beberapa waktu lalu. Dari diskusi ini kita harapkan menghasilkan rumusan terbaik untuk nantinya bisa untuk dikomunikasikan lebih lanjut antara promotor musik dengan pemerintah,” kata Hendry.

IMG 20240324 WA0010 - Diskusi Soal 'Bisnis Konser Musik dan Cuan untuk Negara', Simpulkan Pentingnya Peran Negara

Artikel Terkait

Bukan Sekadar Nostalgia, Pee Wee Gaskins Usung Perspektif Segar di Single “Kami Kembali”

Tiket Penayangan GJLS: Berapi-Api di Jakarta Film Week 2026 Ludes, Ini Kata Monty Tiwa

Tayang 19 November, Hamka: Awal Mula Vol. 3 Ajak Anak Muda Belajar dari Perjalanan Buya Hamka

Edi Irawan dari Kemendikbudristek menambahkan bahwa masukan dari diskusi ini akan menjadi landasan untuk langkah-langkah ke depan dalam mendukung industri musik.

“Diskusi dengan teman-teman wartawan dan juga para pelaku di industi music dalam hal ini promotor, tentunya banyak masukan-masukan apa saja yang belum kami lakukan untuk nantinya bisa ditambahkan dan dirumuskan bersama-sama. Saya kira diskusi ini sangat baik sekali,” ucap Edi Irawan.

Pembicara utama dalam diskusi tersebut adalah CEO Deteksi Production, Harry Koko Santoso, dan Country Director ONErpm di Indonesia, Aldo Sianturi. Menurut mereka, konser musik memiliki daya tarik yang luas, dari kota hingga desa, dan bahkan di udara seperti yang dilakukan oleh Virgin Air lines yang meluncurkan perusahaan mereka dengan konser musik di dalam pesawat.

“Musik menjadi primadona dalam kegiatan konser. Kita menyebutnya, music adalah industry. Hebatnya lagi mulai dari pemilihan Presiden sampai kepala desa, mulai produk murahan sampai produk termahal semuanya menggunakan musik. Soal konser Taylor Swift di Singapura dan mendatangkan protes dari negara tetangga, ini adalah kejelian promotor Singapura mengajak agency dan artis manajemen mereka percaya di Singapura mendapatkan keamanan, kenyamanan dan kemudahani,” jelas Koko.

Harry Koko menyoroti peran penting pemerintah Singapura dalam menyediakan akses, fasilitas, keamanan, dan kenyamanan bagi artis dan penonton, yang telah berhasil menarik penonton dari negara tetangga untuk menghadiri konser. Aldo Sianturi menekankan perlunya dukungan penuh dari pemerintah dalam memperbaiki ekosistem industri musik, termasuk perizinan, pajak, dan pendanaan.

“Peran pemerintah di Singapura sangat penting dalam memberikan akses kemudahan, fasilitas sampai dengan keamanan dan kenyamanan pada artisnya dan juga penontonnya. Maka penonton dari negara lainpun tak segan datang ke Singapura. Penyanyi, musisi pun merasa tenang dan nyaman serta yakin, konsernya akan sukses,” ungkapnya.

“Pemerintah harus hadir mendukung setiap event konser. Bisa juga mendukung penuh festival musik yang sudah ada di Indonesia, mulai dari perizinan yang mudah, pajak yang ringan, atau dari sisi pendanaan. Atau, mendukung para musisi yang ingin bertandang keluar negeri karena undangan, atau kompetisi. Untuk konser seperti Taylor Swift, saya yakin Indonesia bisa, bila pemerintah mendukungnya dengan maksimal dalam segala hal,” tegas Aldo Sianturi.

Sementara, ketua Departemen Seni Musik dan Film PWI Pusat, Benny Benke, merangkum bahwa peran besar pemerintah sangat penting untuk mendukung keberlangsungan konser-konser di Tanah Air dan mempromosikan musisi Indonesia secara internasional. Dengan demikian, industri musik dapat terus berkembang dan memberikan dampak positif bagi ekonomi bangsa.

Benny Benke juga menegaskan bahwa diskusi semacam ini akan terus diadakan untuk mengembangkan lebih lanjut industri musik dan memperkuat ekonomi bangsa melalui pergelaran musik.

“Kerjasama dan dukungan besar pemerintah terhadap sebuah konser dalam negeri sangat penting sekali. Apa yang disampaikan narasumber diatas, merupakan masukan penting agar kedepannya kita bisa lebih besar lagi menggelar konser-konser dunia di Tanah Air dan konser musisi dalam negeri untuk bangkitkan ekonomi bangsa melalui pergelaran music. Kita bisa cuan seperti Singapura dengan Taylor Swiftnya,” pungkas Benny Benke.

Topik: PWI

TerkaitBerita

Bukan Sekadar Nostalgia, Pee Wee Gaskins Usung Perspektif Segar di Single “Kami Kembali”
Film dan Musik

Bukan Sekadar Nostalgia, Pee Wee Gaskins Usung Perspektif Segar di Single “Kami Kembali”

oleh Editor : Akula
29 Oktober 2026
Tiket Penayangan GJLS: Berapi-Api di Jakarta Film Week 2026 Ludes, Ini Kata Monty Tiwa
Film dan Musik

Tiket Penayangan GJLS: Berapi-Api di Jakarta Film Week 2026 Ludes, Ini Kata Monty Tiwa

oleh Editor : Akula
29 Oktober 2026
Tayang 19 November, Hamka: Awal Mula Vol. 3 Ajak Anak Muda Belajar dari Perjalanan Buya Hamka
Film dan Musik

Tayang 19 November, Hamka: Awal Mula Vol. 3 Ajak Anak Muda Belajar dari Perjalanan Buya Hamka

oleh Editor : Akula
29 Oktober 2026
Bukan Cuma Rigen, Hifdzi dan Rispo, Tiga Srikandi Ini Jadi Penguasa di Film GJLS: Berapi-Api
Film dan Musik

Bukan Cuma Rigen, Hifdzi dan Rispo, Tiga Srikandi Ini Jadi Penguasa di Film GJLS: Berapi-Api

oleh Editor : Akula
28 Oktober 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Direkomendasikan

LPDB Koperasi Salurkan Rp 542,64 M Untuk Koperasi Yang Fokus Pada Perempuan

LPDB Koperasi Salurkan Rp 542,64 M Untuk Koperasi Yang Fokus Pada Perempuan

29 Oktober 2026
Asuransi Astra Serahkan Hadiah Utama Program Undian GASPOL Toyota Veloz Hybrid kepada Dommy Eriko

Asuransi Astra Serahkan Hadiah Utama Program Undian GASPOL Toyota Veloz Hybrid kepada Dommy Eriko

29 Oktober 2026
Bukan Sekadar Nostalgia, Pee Wee Gaskins Usung Perspektif Segar di Single “Kami Kembali”

Bukan Sekadar Nostalgia, Pee Wee Gaskins Usung Perspektif Segar di Single “Kami Kembali”

29 Oktober 2026
BWH® Hotels Satukan Portofolio Global WorldHotels™, Hadirkan Pengalaman Menginap Khas Lokal di Indonesia

BWH® Hotels Satukan Portofolio Global WorldHotels™, Hadirkan Pengalaman Menginap Khas Lokal di Indonesia

29 Oktober 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    5133 shares
    Share 2053 Tweet 1283
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    1118 shares
    Share 447 Tweet 280
  • BNPB: 18.421 Hektare Lahan Karhutla di Sumatera dan Kalimantan Masih Ditangani

    313 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Harry Maguire: MU Merosot Bukan Salah Pelatih Michael Carrick

    313 shares
    Share 125 Tweet 78
  • BEM UI dan Komite Sadar Serukan Aksi Nasional pada Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober

    317 shares
    Share 127 Tweet 79
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya