Senin, 20 April 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Opini
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Opini
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Olahraga
  • More
Home Megapolitan

Dua Kebiasaan Sehari-hari Penyebab Besarnya Penggunaan Air dan Polusi

Editor : Hanasa oleh Editor : Hanasa
30 Maret 2024
in Megapolitan
0
Hari Air Sedunia
Share on FacebookShare on Twitter

koranindopos.com – Jakarta. Hari Air Sedunia baru saja dirayakan, dan “menutup keran air” telah menjadi simbol dalam rangka memperingati tanggal tersebut. Namun, sebenarnya penelitian ilmiah mengungkapkan beberapa kebiasaan dan produk yang kita gunakan dalam kehidupan sehari-hari, sebenarnya menyembunyikan penggunaan air dan polusi yang jauh lebih besar.

“Contohnya adalah makanan yang kita konsumsi sehari-harinya. Setiap kali kita mengonsumsi produk hewani, kita memiliki jejak air yang sangat signifikan”, jelas Yohana Sadeli, Pengelola Program Nutrisi Esok Hari, sebuah program yang mendorong pola makan berbasis nabati untuk kesehatan manusia dan kelestarian planet kita.

Keju, ikan dan budidaya udang, serta daging sapi merupakan beberapa makanan yang paling banyak membutuhkan air untuk produksinya. Diperkirakan untuk memproduksi 1 kg keju saja membutuhkan 5.605 liter air, sedangkan 1 kg tahu hanya membutuhkan 149 liter—hampir 38 kali lebih sedikit.
Satu liter susu sapi sama dengan lebih dari 628 liter air. Water Footprint Network memperkirakan bahwa menerapkan pola makan berbasis nabati selama sebulan di Indonesia dapat menghemat 688,2 liter air.

Kenyataan bahwa publik tidak dapat secara visual mengasosiasikan produk hewani dengan semua air “tersembunyi” yang digunakan merupakan sebuah tantangan. “Saat orang membeli sepotong keju di supermarket, air mungkin bukan hal pertama yang terlintas dalam pikiran mereka—padahal sudah seharusnya demikian,” ungkap Yohana.

Artikel Terkait

Efek Berantai Kenaikan LPG 12 Kg, Warga Ibu Kota Mulai Khawatir

Senangnya Lansia Nikmati Transportasi Gratis: MRT Jakarta Jadi Pilihan Bebas Macet dan Hemat

DKI Jakarta Gelar Operasi Besar Tangkap Ikan Sapu-sapu, Hasilkan Hampir 7 Ton

Selain menggunakan air tawar dalam jumlah besar, industri tersebut juga bertanggung jawab atas pencemaran air yang berlebih, seperti eutrofikasi dan residu pestisida. Bahan kimia tersebut dapat menciptakan zona mati, yang membahayakan kehidupan akuatik, dan kesehatan manusia bila dikonsumsi melalui air atau makanan yang terkontaminasi. Penggunaan antibiotik dalam peternakan pabrik juga dikaitkan dengan kontaminasi air tanah melalui kotoran hewan. “Prevalensi bakteri resisten antibiotik yang meluas telah didokumentasikan secara global,” menurut UNESCO.

“Jumlah polusi plastik yang disebabkan industri perikanan juga mengejutkan. Sebagai gambaran, meskipun pencucian tekstil menyumbang 3,2% dari seluruh plastik yang dibuang ke lingkungan, jaring ikan dan peralatan industri perikanan kenyataannya mencemari dua kali lebih banyak dari industri tekstil, atau sekitar 7,2%,” ungkap Yohana.

Namun lemari pakaian kita juga tidak bisa diabaikan – faktanya, produksi dan konsumsi barang fesyen menjadi kebiasaan kedua yang perlu ditinjau karena menyembunyikan jejak air yang besar.

Perubahan dimulai dari rumah sendiri

Setelah dialog yang dilakukan dengan Nutrisi Esok Hari, dua institusi Jiwa Laut and Rella’s Kitchen,  sepakat untuk mendorong lebih banyak konsumsi makanan berbasis nabati di komunitas mereka. Kerjasama Nutrisi Esok Hari dengan dua institusi ini dapat memberi dampak hingga lebih dari 120.000 hidangan dalam setahun yang lebih sehat dan baik bagi lingkungan.

“Kerjasama ini  ini merupakan contoh bagaimana perubahan kecil dapat memberikan kemajuan besar bagi bumi dan kesehatan manusia. Kami sangat senang bisa menjadi bagian dari perubahan,” ungkap Rella Johan, pemilik Rella’s Kitchen.

“Air merupakan sumber daya yang terbatas. Jika kita ingin menyelamatkannya, kita perlu mulai melakukan perubahan baik di tingkat industri maupun di rumah kita—seperti beralih ke pola makan berbasis nabati”, saran Yohana. Melalui program Nutrisi Esok Hari, institusi akan mendapatkan bimbingan dan platform untuk dapat bertukar pikiran dengan komunitas mengenai cara beralih ke makanan berbasis nabati yang sehat dan ramah lingkungan, dan semuanya gratis. (ris)

Topik: Hari Air SeduniaNutrisi Esok HariUnesco

TerkaitBerita

Efek Berantai Kenaikan LPG 12 Kg, Warga Ibu Kota Mulai Khawatir
Megapolitan

Efek Berantai Kenaikan LPG 12 Kg, Warga Ibu Kota Mulai Khawatir

oleh Editor : Affandy
20 April 2026
Senangnya Lansia Nikmati Transportasi Gratis: MRT Jakarta Jadi Pilihan Bebas Macet dan Hemat
Megapolitan

Senangnya Lansia Nikmati Transportasi Gratis: MRT Jakarta Jadi Pilihan Bebas Macet dan Hemat

oleh Editor : Affandy
19 April 2026
DKI Jakarta Gelar Operasi Besar Tangkap Ikan Sapu-sapu, Hasilkan Hampir 7 Ton
Megapolitan

DKI Jakarta Gelar Operasi Besar Tangkap Ikan Sapu-sapu, Hasilkan Hampir 7 Ton

oleh Editor : Affandy
18 April 2026
Kebakaran Rumah di Grogol Petamburan Diduga Akibat Percikan Listrik, Satu Keluarga Tewas
Megapolitan

Kebakaran Rumah di Grogol Petamburan Diduga Akibat Percikan Listrik, Satu Keluarga Tewas

oleh Editor : Affandy
17 April 2026
Bank Jakarta

Direkomendasikan

FILM PENDEK: Seremonial penganugerahan penghargaan kepada para pemenang IMAC Film Festival 2026 di Ruang Pemutaran Asrul Sani, Taman Ismail Marzuki (TIM), Cikini, Jakarta Pusat pada Minggu (19/4/2026). (FOTO: WAYTRI/KORANINDOPOS.COM)

IMAC Film Festival 2026 Ajak Masyarakat Tangguh Hadapi Tantangan Global

20 April 2026
Skandal Fitnah Pengusaha Kosmetik Heni Sagara: Dua Buzzer Garut Resmi Diseret ke Kejaksaan

Skandal Fitnah Pengusaha Kosmetik Heni Sagara: Dua Buzzer Garut Resmi Diseret ke Kejaksaan

20 April 2026
Kasus Penggelapan Miliaran Rupiah Terkuak, Fuji An Pilih Lanjutkan Proses Hukum Tanpa Damai

Kasus Penggelapan Miliaran Rupiah Terkuak, Fuji An Pilih Lanjutkan Proses Hukum Tanpa Damai

20 April 2026
Falcon Pictures Libatkan Komunitas Motor Jelang Tayang Dilan ITB 1997

Falcon Pictures Libatkan Komunitas Motor Jelang Tayang Dilan ITB 1997

20 April 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    2825 shares
    Share 1130 Tweet 706
  • Viral Dugaan Pelecehan Seks di Grup Chat Mahasiswa FHUI, Kasus Tengah Diusut

    341 shares
    Share 136 Tweet 85
  • Isuzu Panther Reborn 2026 Hadir di Indonesia, Harga Mulai Rp 288 Jutaan dengan Skema Kredit Fleksibel

    637 shares
    Share 255 Tweet 159
  • Toyota Kijang Super 2026: Reinkarnasi Legendaris dengan Teknologi Hybrid Ramah Lingkungan

    321 shares
    Share 128 Tweet 80
  • Gila! Bundesliga Berpeluang Kirim 9 Wakil Ke Kompetisi Eropa

    317 shares
    Share 127 Tweet 79
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Opini
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya