Koranindopos.com – Jakarta. Anggota DPR RI dari Fraksi Golkar, Erwin Aksa, melaksanakan kegiatan reses di kawasan Warakas, Jakarta Utara, pada Minggu (15/6/2025). Dalam kunjungan ini, ia langsung bertatap muka dengan masyarakat sebagai bagian dari agenda reses di Daerah Pemilihan (Dapil) DKI Jakarta III, yang meliputi Jakarta Utara, Jakarta Barat, dan Kepulauan Seribu.
Erwin Aksa memanfaatkan kesempatan reses untuk menjalin silaturahmi dengan konstituen serta menggali secara langsung berbagai aspirasi dan keluhan masyarakat. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian penting dari tugas wakil rakyat.
“Kegiatan reses merupakan momentum penting bagi kami untuk turun langsung ke lapangan, mendengar aspirasi masyarakat dan memperjuangkannya di Parlemen,” tegas Erwin Aksa dalam dialog terbuka bersama warga, Minggu (15/6/2025).
Dengan menghadirkan berbagai unsur masyarakat, termasuk tokoh masyarakat dan perangkat daerah, Erwin membuka ruang diskusi interaktif yang berlangsung hangat dan produktif.
Selama reses, berbagai isu krusial mencuat dalam dialog antara Erwin Aksa dan masyarakat Warakas. Beberapa warga menyampaikan keluhan terkait keterbatasan infrastruktur di wilayah mereka, seperti kondisi jalan lingkungan, sistem drainase, hingga akses transportasi publik.
Isu pendidikan juga menjadi perhatian utama. Masyarakat berharap adanya peningkatan fasilitas pendidikan serta pemerataan akses terhadap layanan pendidikan yang layak dan berkualitas, khususnya bagi kalangan ekonomi menengah ke bawah.
Tak kalah penting, persoalan bantuan sosial mencuat sebagai topik yang mendapat banyak sorotan. Sejumlah warga mengeluhkan keterlambatan penyaluran bantuan sosial, meskipun mereka telah lama terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).
“Ada warga yang sudah lama masuk dalam DTKS tapi belum juga mendapatkan bantuan dari Kementerian Sosial. Ini akan kami bawa ke Komisi VIII untuk ditindaklanjuti,” jelas Erwin Aksa, yang juga merupakan anggota Komisi VIII DPR RI yang membidangi urusan sosial, keagamaan, dan pemberdayaan perempuan.
Semua masukan yang diperoleh Erwin Aksa dalam reses tersebut akan menjadi bahan pertimbangan dalam berbagai rapat Komisi VIII dan pembahasan legislasi maupun anggaran di DPR RI. Ia menegaskan komitmennya untuk membawa suara masyarakat ke forum formal pembuat kebijakan.
Kegiatan reses ini juga mencerminkan bagaimana seorang anggota DPR tidak hanya bekerja di gedung parlemen, tetapi juga hadir secara aktif di tengah masyarakat. Erwin Aksa memperlihatkan bahwa seorang wakil rakyat harus responsif terhadap persoalan di lapangan dan menjaga akuntabilitas kepada pemilihnya.
Dengan melakukan kunjungan langsung ke masyarakat, Erwin Aksa menunjukkan peran strategis DPR sebagai lembaga representatif yang tidak terputus dari realitas rakyat. Ia membuktikan bahwa komunikasi dua arah antara wakil rakyat dan masyarakat adalah pondasi utama dalam mewujudkan kebijakan yang adil dan tepat sasaran.
“Kami tidak hanya datang untuk mendengar, tapi juga membawa solusi dan memastikan setiap aspirasi mendapat perhatian di tingkat nasional,” ujar Erwin Aksa di hadapan warga.
Kegiatan reses di Warakas menjadi bukti nyata bahwa Erwin Aksa berkomitmen memperjuangkan kebutuhan masyarakat di Jakarta Utara dan sekitarnya. Dengan menyerap langsung suara rakyat dan membawanya ke dalam proses legislasi, ia menjalankan fungsi perwakilan secara aktif dan bertanggung jawab.
Melalui pendekatan dialogis dan partisipatif, Erwin Aksa berharap setiap kebijakan yang lahir dari parlemen benar-benar mencerminkan aspirasi dan kebutuhan riil masyarakat, terutama di wilayah Dapil DKI Jakarta III. Dengan begitu, kehadiran DPR RI benar-benar dirasakan manfaatnya oleh rakyat.










