Jumat, 19 Juni 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Opini
  • More
Home Nasional

Pemerintah Siapkan Insentif Rp1 Triliun bagi Pemda Berprestasi

Editor : Hairul oleh Editor : Hairul
19 Juni 2026
in Nasional
A A
0
Pemerintah Siapkan Insentif Rp1 Triliun bagi Pemda Berprestasi
Share on FacebookShare on Twitter

koranindopos.com , JAKARTA – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menyiapkan anggaran insentif fiskal sebesar Rp1 triliun yang akan diberikan secara bertahap kepada pemerintah daerah yang menunjukkan kinerja terbaik dalam berbagai indikator pembangunan. Kebijakan tersebut mendapat apresiasi dari Anggota Komisi II DPR RI, Ahmad Heryawan, yang menilai langkah tersebut dapat menjadi pendorong bagi daerah untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat.

Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, sebelumnya menjelaskan bahwa dana insentif akan diberikan kepada pemerintah daerah yang berhasil mencatatkan capaian terbaik dalam sejumlah kategori prioritas pembangunan. Besaran insentif yang diberikan berkisar antara Rp1 miliar hingga Rp3 miliar.

Untuk menjamin kompetisi yang lebih adil, Kemendagri membagi penilaian berdasarkan enam regional, yakni Sumatera, Jawa-Bali, Kalimantan, Sulawesi, Maluku-Nusa Tenggara, dan Papua. Dengan skema tersebut, setiap daerah memiliki kesempatan yang sama untuk bersaing sesuai karakteristik dan tantangan wilayah masing-masing.

Menanggapi kebijakan tersebut, Ahmad Heryawan atau yang akrab disapa Kang Aher menyatakan dukungannya terhadap langkah pemerintah dalam memberikan penghargaan kepada daerah yang mampu menunjukkan kinerja terbaik.

Artikel Terkait

BGN Hentikan Program MBG Selama Libur Sekolah, Klaim Efisiensi Anggaran Capai Rp3 Triliun

QRIS Dinilai Jadi Kunci Penguatan Ekonomi Digital Kawasan ASEAN

Kejagung Segel Gudang Motor Listrik BGN di Sentul, Bagian dari Pengusutan Dugaan Korupsi Program MBG

“Pemberian insentif fiskal kepada daerah berprestasi merupakan langkah positif yang patut diapresiasi. Kebijakan ini dapat menjadi pemicu semangat bagi pemerintah daerah untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas pelayanan publik serta efektivitas pembangunan,” ujar Kang Aher dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis (18/6/2026).

Mantan Gubernur Jawa Barat dua periode itu menilai pembagian kategori berdasarkan regional merupakan pendekatan yang proporsional dan objektif karena mempertimbangkan perbedaan kondisi geografis, sosial, dan ekonomi di setiap wilayah.

“Kita mendukung pembagian berdasarkan regional agar kompetisi berlangsung lebih sehat dan objektif. Setiap wilayah memiliki kondisi geografis, sosial, dan ekonomi yang berbeda, sehingga penilaiannya perlu mempertimbangkan konteks tersebut,” katanya.

Kemendagri menetapkan sejumlah indikator utama dalam pemberian insentif fiskal tersebut, yaitu penanggulangan kemiskinan, percepatan penurunan stunting, pemanfaatan pendanaan kreatif, pengurangan angka pengangguran, serta pengendalian inflasi daerah.

Menurut Kang Aher, seluruh kategori tersebut merupakan persoalan mendasar yang berpengaruh langsung terhadap kualitas hidup masyarakat. Oleh karena itu, pemerintah daerah perlu menjadikan program-program tersebut sebagai prioritas dalam perencanaan dan penganggaran pembangunan.

“Fokus pada pengurangan kemiskinan, penanganan stunting, penciptaan lapangan kerja, dan pengendalian inflasi merupakan langkah strategis untuk memperkuat fondasi pembangunan daerah. Insentif ini harus menjadi dorongan agar kepala daerah tidak hanya menjalankan rutinitas birokrasi, tetapi juga menghasilkan terobosan yang berdampak nyata,” tegas Ketua Badan Akuntabilitas Keuangan Negara (BAKN) DPR RI tersebut.

Lebih lanjut, legislator dari Daerah Pemilihan Jawa Barat II itu juga mengapresiasi penggunaan data terverifikasi dari Badan Pusat Statistik (BPS) sebagai dasar penilaian. Menurutnya, penggunaan indikator yang objektif dan terukur akan meningkatkan kredibilitas program sekaligus meminimalkan potensi penilaian yang bersifat subjektif.

Ia menilai penilaian berbasis data menjadi langkah penting untuk memastikan penghargaan diberikan kepada daerah yang benar-benar menunjukkan capaian kinerja terbaik. Selain itu, sistem tersebut dapat mendorong pemerintah daerah membangun tata kelola perencanaan dan evaluasi yang lebih baik.

Kang Aher berharap program insentif fiskal tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi antardaerah, tetapi juga menjadi instrumen percepatan pemerataan pembangunan nasional. Ia juga mendorong Kemendagri untuk terus melakukan pendampingan serta membagikan praktik-praktik terbaik dari daerah yang berhasil agar dapat direplikasi oleh daerah lain.

“Tujuan akhirnya bukan sekadar memenangkan kompetisi, melainkan menghadirkan pelayanan yang lebih baik, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan mempercepat kemajuan daerah di seluruh Indonesia. Karena itu, program ini perlu dikawal secara konsisten dan berkelanjutan,” pungkasnya. (hai)

Topik: Pemda Berprestasi

TerkaitBerita

BGN Hentikan Program MBG Selama Libur Sekolah, Klaim Efisiensi Anggaran Capai Rp3 Triliun
Nasional

BGN Hentikan Program MBG Selama Libur Sekolah, Klaim Efisiensi Anggaran Capai Rp3 Triliun

oleh Editor : Affandy
19 Juni 2026
QRIS
Nasional

QRIS Dinilai Jadi Kunci Penguatan Ekonomi Digital Kawasan ASEAN

oleh Editor : Hairul
19 Juni 2026
Kejagung Segel Gudang Motor Listrik BGN di Sentul, Bagian dari Pengusutan Dugaan Korupsi Program MBG
Nasional

Kejagung Segel Gudang Motor Listrik BGN di Sentul, Bagian dari Pengusutan Dugaan Korupsi Program MBG

oleh Editor : Affandy
18 Juni 2026
JADI SOROTAN: Mantan Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dalam satu momen. (Foto: tangkapan layar IG tiyoardianto_)
Politik

Politikus PDIP: Tudingan Soal Mobil Tiyo Cocoklogi Saja

oleh Editor : Memoarto
18 Juni 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

BGN Hentikan Program MBG Selama Libur Sekolah, Klaim Efisiensi Anggaran Capai Rp3 Triliun

BGN Hentikan Program MBG Selama Libur Sekolah, Klaim Efisiensi Anggaran Capai Rp3 Triliun

19 Juni 2026
BI Naikkan Suku Bunga Jadi 5,75%, Mirae Asset: Masih Ada Ruang Kenaikan Lanjutan

BI Naikkan Suku Bunga Jadi 5,75%, Mirae Asset: Masih Ada Ruang Kenaikan Lanjutan

19 Juni 2026
Ducati Indonesia Resmi Luncurkan DesertX V2, Motor Adventure Premium Bermesin V2 890 cc

Ducati Indonesia Resmi Luncurkan DesertX V2, Motor Adventure Premium Bermesin V2 890 cc

19 Juni 2026
QRIS

QRIS Dinilai Jadi Kunci Penguatan Ekonomi Digital Kawasan ASEAN

19 Juni 2026

Terpopuler

  • Isuzu Panther Mini, Legenda MPV Diesel yang Kembali Hadir dengan Mesin Tangguh dan Hemat BBM

    Isuzu Panther Mini, Legenda MPV Diesel yang Kembali Hadir dengan Mesin Tangguh dan Hemat BBM

    498 shares
    Share 199 Tweet 125
  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    3499 shares
    Share 1400 Tweet 875
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    426 shares
    Share 170 Tweet 107
  • Angka Kematian Ibu di Indonesia Tertinggi Se-Asia Tenggara

    332 shares
    Share 133 Tweet 83
  • Satu Pelari Meninggal di BTN Jakarta International Marathon 2026, Risiko Lomba Jarak Jauh Kembali Jadi Sorotan

    312 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya