Koranindopos.com, JAKARTA – Food & Hospitality Indonesia (FHI) 2026 resmi dibuka di Jakarta International Expo (JIExpo), Kemayoran, Jakarta Pusat pada Selasa (21/7/2026). Pameran dagang internasional business-to-business (B2B) itu berlangsung hingga 24 Juli 2026. Ajang tersebut diikuti oleh 500 pelaku industri dari 32 negara.
Portfolio Director Food & Hospitality Indonesia 2026 Meysia Stephanie mengatakan, FHI 2026 menjadi ajang bertemunya pelaku industri makanan, minuman, dan hospitality dari berbagai negara untuk memperluas peluang perdagangan, investasi, serta kolaborasi bisnis. Menurutnya, FHI telah berkembang menjadi platform bisnis internasional yang selama lebih dari tiga dekade menghubungkan pelaku industri global dengan produsen dan pelaku usaha Indonesia.
“Indonesia tengah memasuki fase pertumbuhan baru bagi industri makanan, minuman, dan hospitality. Di tengah meningkatnya investasi dan permintaan pasar, pelaku industri membutuhkan lebih dari sekadar ruang pamer, tetapi sebuah ekosistem yang mampu mempertemukan inovasi, investasi, dan kolaborasi global. Melalui FHI 2026, kami ingin membuka akses pasar yang lebih luas dan mendorong lahirnya kemitraan strategis yang akan meningkatkan daya saing industri Indonesia sekaligus memperluas perannya dalam rantai pasok global,” ujar Meysia.
Pembukaan FHI 2026 dilakukan oleh Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana. Tampak hadir pula Deputi Bidang Kreativitas Budaya dan Desain Kementerian Ekonomi Kreatif Yuke Sri Rahayu dan Country General Manager PT Pamerindo Indonesia Lia Indriasari. Tahun ini, pameran diikuti lebih dari 500 perusahaan dari 32 negara yang menampilkan ribuan produk, teknologi, dan inovasi terbaru di sektor makanan, minuman, serta hospitality.
Meysia menambahkan, meningkatnya daya beli masyarakat, bertambahnya investasi, serta prospek industri yang terus menguat menjadi alasan optimisme penyelenggara bahwa FHI 2026 akan menjadi lebih dari sekadar pameran dagang. “FHI 2026 tidak hanya menjadi tempat bertemunya penjual dan pembeli, tetapi juga menjadi katalis lahirnya inovasi, investasi, dan kemitraan strategis yang akan menentukan arah pertumbuhan industri ini ke depan. Kami akan terus memperkuat peran FHI sebagai pameran dagang internasional B2B terdepan di Indonesia demi mendorong pertumbuhan industri secara berkelanjutan,” katanya. (rls/why/mmr)










