Jumat, 24 Juli 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Nasional Pendidikan

Generasi Muda Papua Selatan Tunjukkan Nasionalisme

Editor : Hairul oleh Editor : Hairul
20 Juli 2026
in Pendidikan
A A
0
LCC Empat Pilar
Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com, MERAUKE – Kerja keras, disiplin, dan semangat pantang menyerah mengantarkan SMA Negeri 3 Merauke meraih juara Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI Tahun 2026 tingkat Provinsi Papua Selatan. Kemenangan tersebut sekaligus memastikan sekolah itu akan mewakili Papua Selatan pada Grand Final LCC Empat Pilar MPR RI tingkat nasional di Jakarta.

Ajang yang berlangsung di Hotel Halogen, Kelapa Lima, Merauke, Sabtu (18/7/2026), tidak hanya menjadi arena adu pengetahuan mengenai Empat Pilar MPR RI, tetapi juga menjadi ruang pembentukan karakter, sportivitas, dan semangat persatuan di kalangan pelajar Papua Selatan.

Kegiatan dibuka oleh Pelaksana Tugas Sekretaris Jenderal MPR RI, Siti Fauziah, didampingi jajaran Sekretariat Jenderal MPR RI, serta dihadiri Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua Selatan, Dr. Marteh Rummar, bersama dewan juri yang berasal dari kalangan akademisi Universitas Musamus.

Sebanyak sembilan sekolah terbaik dari berbagai kabupaten dan kota di Papua Selatan mengikuti kompetisi tersebut setelah lolos dari tahap seleksi sebelumnya.

Artikel Terkait

Pemerintah Akan Bangun 10 Universitas Republik Indonesia

Kolaborasi Multi-Pihak untuk Literasi Harus Diwujudkan Atasi Keterbatasan Anggaran

Dominasi Babak Final, SMAN 3 Kota Sorong Raih Juara 1 LCC Empat Pilar MPR Provinsi Papua Barat Daya

Keberhasilan SMAN 3 Merauke bukanlah hasil yang diraih secara instan. Di balik kemenangan tersebut terdapat proses pembinaan intensif selama hampir dua bulan yang dipimpin guru Pendidikan Pancasila sekaligus pembimbing tim, Agus Mulyono.

Menurut Agus, para siswa tidak hanya mempelajari materi Empat Pilar MPR RI, tetapi juga dilatih berpikir kritis agar mampu menjawab berbagai persoalan kebangsaan secara komprehensif.

“Anak-anak sudah kami persiapkan sekitar dua bulan. Kami hanya memberikan pendampingan, sementara mereka yang berjuang dengan kerja keras dan disiplin hingga akhirnya mampu meraih hasil terbaik,” ujarnya.

Ia menjelaskan, perjalanan tim dimulai dari seleksi ujian tertulis secara daring yang diselenggarakan MPR RI. Setelah lolos ke tingkat provinsi, para siswa harus mampu membagi waktu antara kegiatan belajar di sekolah dan persiapan menghadapi kompetisi.

Menurut Agus, kualitas soal pada LCC Empat Pilar tahun ini jauh lebih menantang dibandingkan tahun-tahun sebelumnya karena tidak hanya menguji kemampuan menghafal, tetapi juga mendorong peserta memahami nilai-nilai kebangsaan secara mendalam.

“Peserta dituntut berpikir kritis, memahami makna nilai-nilai kebangsaan, bukan sekadar menghafal materi,” katanya.

Bagi Ketua Tim SMAN 3 Merauke, Aisyah, kemenangan tahun ini menjadi jawaban atas kegagalan pada penyelenggaraan LCC Empat Pilar tahun sebelumnya, ketika timnya hanya mampu finis di posisi kedua.

Ketua OSIS sekaligus Duta SMAN 3 Merauke itu mengaku pengalaman tersebut justru menjadi motivasi terbesar untuk bangkit dan mempersiapkan diri lebih baik.

“Kami belajar dari penyesalan. Tahun ini tekad kami sudah bulat karena memang ingin menjadi juara. Banyak waktu istirahat yang kami korbankan demi mempersiapkan kompetisi ini,” ungkapnya.

Ia bahkan mengaku bersama rekan-rekannya hanya tidur sekitar dua jam pada malam sebelum final karena masih melakukan persiapan sekaligus menahan rasa gugup menghadapi pertandingan.

Di tengah kesibukannya mengurus Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB), Aisyah bersama tim juga membuat grup komunikasi bertajuk “Siap Nasional” sebagai penyemangat untuk menjaga kekompakan dan optimisme.

Menurutnya, pelaksanaan kompetisi berlangsung secara terbuka dan menjunjung tinggi sportivitas.

“Nilai sportivitasnya sangat tinggi. Dewan juri juga terbuka menerima masukan maupun interupsi dari peserta sehingga kompetisi berjalan adil,” katanya.

Lebih dari sekadar perlombaan, LCC Empat Pilar MPR RI dinilai menjadi sarana efektif menanamkan wawasan kebangsaan kepada generasi muda, khususnya di Papua Selatan.

Agus Mulyono menilai kegiatan tersebut mampu memperkuat pemahaman siswa mengenai Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai fondasi kehidupan berbangsa.

Ia berharap semakin banyak sekolah, termasuk yang berada di wilayah pedalaman Papua, dapat mengikuti kompetisi serupa agar kesempatan memperoleh pendidikan karakter semakin merata.

Sementara itu, Aisyah mengaku keikutsertaannya dalam LCC Empat Pilar membuat dirinya semakin memahami pentingnya hukum, konstitusi, dan kehidupan demokrasi di Indonesia.

“Saya menjadi lebih peduli terhadap politik, hukum, dan kehidupan berbangsa. Kami ingin berbagi pengetahuan itu kepada teman-teman lain agar semakin banyak generasi muda yang memahami nilai-nilai kebangsaan,” ujarnya.

Bagi Aisyah, pendidikan karakter yang diperoleh melalui LCC Empat Pilar menjadi bekal penting untuk mewujudkan cita-citanya berkontribusi dalam pengembangan pendidikan dan sistem hukum Indonesia.

Keberhasilan SMAN 3 Merauke pun menjadi bukti bahwa pembelajaran mengenai nilai-nilai kebangsaan mampu melahirkan generasi muda yang tidak hanya berprestasi secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, semangat persatuan, serta kepedulian terhadap masa depan bangsa. (hai)

Topik: MPR RI

TerkaitBerita

FOKUS PENDIDIKAN: Gubernur Universitas Republik Indonesia (URI) Donny Ermawan memberikan keterangan terkait rencana pembangunan 10 kampus URI. (Foto: Biro Sekretariat Presiden)
Pendidikan

Pemerintah Akan Bangun 10 Universitas Republik Indonesia

oleh Editor : Memoarto
23 Juli 2026
Perpustakaan Nasional
Pendidikan

Kolaborasi Multi-Pihak untuk Literasi Harus Diwujudkan Atasi Keterbatasan Anggaran

oleh Editor : Hairul
21 Juli 2026
LCC Empat Pilar MPR
Pendidikan

Dominasi Babak Final, SMAN 3 Kota Sorong Raih Juara 1 LCC Empat Pilar MPR Provinsi Papua Barat Daya

oleh Editor : Hairul
20 Juli 2026
DPR Soroti Pentingnya Tambahan Anggaran untuk Literasi
Nasional

DPR Soroti Pentingnya Tambahan Anggaran untuk Literasi

oleh Editor : Akula
17 Juli 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

Ajil Ditto Wujudkan Impian Bermain Dengan Anak Disabilitas di Film ‘Istimewa’

Ajil Ditto Wujudkan Impian Bermain Dengan Anak Disabilitas di Film ‘Istimewa’

24 Juli 2026
IHDC Soroti Empat Faktor Kesehatan yang Berpotensi Memengaruhi Perkembangan Kognitif Anak Indonesia

IHDC Soroti Empat Faktor Kesehatan yang Berpotensi Memengaruhi Perkembangan Kognitif Anak Indonesia

23 Juli 2026
TULOLA, BCA, dan Pertamina Hadirkan Kawan Nusantara 2026, Angkat Tema “Evolusi” Warisan Budaya Indonesia

TULOLA, BCA, dan Pertamina Hadirkan Kawan Nusantara 2026, Angkat Tema “Evolusi” Warisan Budaya Indonesia

23 Juli 2026
KEWENANGAN LUAS: Armada Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) saat seremonial serah terima beberapa waktu lalu.(Foto Ilustrasi: ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho)

Dirut Agrinas Pangan Tak Tahu Soal Pengadaan Kipas Rp 1,8 T

24 Juli 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    4019 shares
    Share 1608 Tweet 1005
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    583 shares
    Share 233 Tweet 146
  • Sertifikat Belum Juga Terbit, Ratusan Konsumen Tuntut Bos Modernland William Honoris Tanggung Jawab  

    329 shares
    Share 132 Tweet 82
  • Lionel Messi Gagal Raih Bola Emas, Media Argentina Kritik FIFA

    314 shares
    Share 126 Tweet 79
  • BMW New iX3, SUV Listrik Premium dengan Performa Tinggi dan Teknologi Masa Depan

    312 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya