Rabu, 30 September 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Kesehatan

Gerakan Anak Sehat Diluncurkan Sebagai Upaya Kolektif Cegah Stunting

Editor : Hanasa oleh Editor : Hanasa
1 November 2023
in Kesehatan
A A
0
Menteri Kesehatan
Share on FacebookShare on Twitter

koranindopos.com – Jakarta. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin meluncurkan Gerakan Anak Sehat di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Utama Jakarta, Selasa (31/10) dengan tujuan memicu gerakan masyarakat untuk turut serta mencegah anak-anak mengalami stunting (gangguan pertumbuhan yang dapat menurunkan kecerdasan).

“Gerakan ini bertujuan untuk memicu masyarakat lebih peduli untuk mencegah stunting dan menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk menjadi relawan,” kata Menkes.

Gerakan Anak Sehat merupakan inisiatif dan kontribusi nyata dari masyarakat untuk masyarakat. Peran Kementerian Kesehatan adalah memastikan intervensi dan pemantau pertumbuhan.

Pencegahan stunting menjadi salah satu faktor utama agar Indonesia mendapatkan bonus demografi pada 2030. Bonus demografi adalah masa di mana penduduk usia produktif (15-64 tahun) akan lebih banyak dibanding usia nonproduktif (65 tahun ke atas) dengan proporsi lebih dari 60% dari total jumlah penduduk Indonesia.

Artikel Terkait

Wamenkes Ungkap Rencana Sistem Rujukan BPJS Tak Lagi Berjenjang

LVAD Buka Pilihan Terapi Baru bagi Pasien Gagal Jantung Stadium Lanjut

172 Peserta PPDS FK Unair Mengalami Gangguan Kesehatan Usai Konsumsi Makanan di RSUD Dr Soetomo

Jika di Indonesia masih banyak stunting, kemungkinan akan gagal mendapatkan bonus demografi karena banyak usia produktif nantinya yang sakit atau mengalami penurunan kecerdasan.

“Kita harus fokus ke sumber daya manusia (SDM). SDM nya mesti produktif. Itu sebabnya dalam tujuh tahun ke depan kita harus pastikan anak-anak kita sehat dan pintar,” ujar Menkes.

Gerakan Anak Sehat dicanangkan untuk meningkatkan kolaborasi lintas sektor dan multipihak (lembaga non pemerintah) dalam upaya pencegahan stunting sejak dini.

Pilot kegiatan dilaksanakan di Provinsi DKI Jakarta dan selanjutnya akan diperluas pada 85 kabupaten/kota di 10 provinsi yang tidak mendapatkan alokasi anggaran DAK Non Fisik 2023 untuk Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berbahan pangan lokal.

Gerakan Anak Sehat mengusung tema ‘Bersama Cegah Stunting’ dengan upaya utama dilakukan dengan memberikan makan tambahan bagi Balita dengan berat badan yang tidak ada kenaikan pada penimbangan 2 kali berturut-turut (balita T), balita berat badan kurang (underweight) dan balita gizi kurang yang mendapatkan makanan tambahan berbahan pangan lokal yang kaya protein seperti telur, daging dan ikan.

Pencegahan juga dilakukan dengan meningkatkan pengetahuan dan kemampuan keluarga dalam praktik pemberian makan bergizi seimbang serta pemantauan tumbuh kembang balita.

Gerakan Anak Sehat tidak bisa dilakukan eksklusif oleh pemerintah, tapi inklusif oleh semua pihak.

Berbagai pihak yang telah berkontribusi dalam Gerakan Anak Sehat diantaranya dilakukan oleh APINDO di 3 lokasi, yaitu Kota Serang, Kab. Bogor dan Kab. Purbalingga. Kemudian OASE KIM yang telah melaksanakan GAS di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.

Selanjutnya, Benih Baik bersama PP Aisyiyah, Save The Children, Persagi DKI Jakarta, IAKMI, PP Muhammadiyah, Rumah Sigap Tanoto Foundation dan Fatayat NU yang didukung oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk Implementasi di 8 kecamatan dan 12 kelurahan di DKI Jakarta.

Menkes berharap muncul gerakan yang langsung menyentuh masyarakat dengan intervensi, pencatatan dan pemantauan sesuai dengan kebijakan Kemenkes.

“Melalui BenihBaik kami berharap akan semakin banyak relawan dan donatur yang dapat mendukung pencegahan stunting,” lanjut Menkes.

Direktur Jenderal Kesehatan Masyarakat dr. Maria Endang Sumiwi, MPH mengatakan Kemenkes sering kali mendapatkan masyarakat yang ingin berkontribusi mengatasi stunting.

“Kami sangat menyambut baik seluruh keinginan-keinginan untuk sama-sama berkontribusi menurunkan stunting. Dari semua yang menghubungi Kemenkes kami mendapati yang ingin berkontribusi banyak dari dunia usaha dan organisasi,” ucap Dirjen dr. Maria.

Kemenkes mengapresiasi siapapun yang ingin berkontribusi, termasuk BenihBaik yang akan menjadi wadah jika ada perseorangan yang ingin berkontribusi.

Pendiri BenihBaik Andi F Noya mengatakan Gerakan Anak Sehat adalah gerakan untuk kita semua. Ia menilai awalnya stunting itu belum banyak orang yang tahu dan hari ini kita sudah tahu apa dampaknya.

“Kita beri kesempatan kepada orang perorangan, masyarakat, atau komunitas yang ingin berpartisipasi mengatasi stunting tapi tidak punya kesempatan karena tidak tahu caranya, karena itu BenihBaik adalah sebuah platform digital untuk mempertemukan orang-orang, saudara-saudara kita yang membutuhkan dukungan bertemu dengan orang-orang baik yang punya hati baik,” ucap Andi. (ris)

Topik: Menteri KesehatanStunting

TerkaitBerita

Wamenkes Ungkap Rencana Sistem Rujukan BPJS Tak Lagi Berjenjang
Kesehatan

Wamenkes Ungkap Rencana Sistem Rujukan BPJS Tak Lagi Berjenjang

oleh Editor : Affandy
30 September 2026
LVAD Buka Pilihan Terapi Baru bagi Pasien Gagal Jantung Stadium Lanjut
Kesehatan

LVAD Buka Pilihan Terapi Baru bagi Pasien Gagal Jantung Stadium Lanjut

oleh Editor : Akula
29 September 2026
172 Peserta PPDS FK Unair Mengalami Gangguan Kesehatan Usai Konsumsi Makanan di RSUD Dr Soetomo
Kesehatan

172 Peserta PPDS FK Unair Mengalami Gangguan Kesehatan Usai Konsumsi Makanan di RSUD Dr Soetomo

oleh Editor : Affandy
29 September 2026
JAMINAN KESEHATAN: Pelayanan kepada masyarakat di Kantor BPJS Kesehatan Jambi pada Senin (20/1/2025). (Foto Ilustrasi: ANTARA/Tuyani)
Kesehatan

52 Juta Peserta Non Aktif, BPJS Kehilangan Rp 24 T Setahun

oleh Editor : Memoarto
29 September 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Direkomendasikan

StarGather Buka Gerai Pertama di MOI, Tawarkan Karaoke sebagai Ruang Berkumpul

StarGather Buka Gerai Pertama di MOI, Tawarkan Karaoke sebagai Ruang Berkumpul

30 September 2026
6 Bulan Pascaoperasi, Nita Thalia Ungkap Perubahan Wajahnya

6 Bulan Pascaoperasi, Nita Thalia Ungkap Perubahan Wajahnya

30 September 2026
Pustakawan Dituntut Makin Adaptif, IPI Siapkan Penguatan Kompetensi

Pustakawan Dituntut Makin Adaptif, IPI Siapkan Penguatan Kompetensi

30 September 2026
Uji Taktik Manajerial di FPL Mansion Sports 2026/27, Rebut Total Hadiah Puluhan Juta Rupiah!

Uji Taktik Manajerial di FPL Mansion Sports 2026/27, Rebut Total Hadiah Puluhan Juta Rupiah!

30 September 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    4804 shares
    Share 1922 Tweet 1201
  • Raffi Ahmad Rela Gelontorkan Biaya Fantastis Puluhan Miliar Demi Hak Siar Persib dan Borneo FC di ASEAN Club Championship

    369 shares
    Share 148 Tweet 92
  • Membawa Pulang Standar Dunia ke Sekolah Menengah Kejuruan

    366 shares
    Share 146 Tweet 92
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    970 shares
    Share 388 Tweet 243
  • Timnas Garuda Libas Singapura 2-0 Tapi Belum Puncaki Klasemen

    320 shares
    Share 128 Tweet 80
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya