Jumat, 23 Oktober 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Megapolitan

Harga TBS dan Pupuk Tidak Sebanding, Petani Di Jambi Harap Pemerintah Bijaksana

Editor : Hana oleh Editor : Hana
19 Mei 2022
in Megapolitan
A A
0
Harga TBS dan Pupuk Tidak Sebanding, Petani Di Jambi Harap Pemerintah Bijaksana
Share on FacebookShare on Twitter

 

Batanghari, koranindopos.com — Melambung tingginya harga pupuk membuat petani hanya bisa pasrah, betapa tidak harga TBS tidak sebanding dengan harga pupuk, alhasil petani hanya menerima hasil panen kebun sawit milik mereka dengan apa adanya.

Lilik alis Cilik warga Kelurahan Muara Bulian, Kabupaten Batanghari mengungkapkan saat ini dirinya hanya bisa pasrah pasca anjloknya harga sawit ditengah tingginya harga pupuk.

Dia mengaku pada saat ini harga pupuk jenis KCL dikisaran angka Rp. 700 ribu per sak, tentu hal ini membuat perekonomiannya cukup terganggu, dirinya terpaksa harus mengutamakan kepentingan dapur rumah tangganya.

Artikel Terkait

Resahkan Warga hingga Lakukan Catcalling, 45 WNA di Apartemen Kalibata City Diamankan Imigrasi

Kasus ISPA di Tangsel Tembus 6.147 dalam Sepekan, Kualitas Udara Jadi Faktor Utama

BEM UI dan Komite Sadar Serukan Aksi Nasional pada Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober

” Masih ada buah saja itu di anggap lumayan sekedar untuk penyambung hidup namun saat ini harga sawit kembali anjlok membuat petani semakin mengeluh, Harga yang tadinya sebelum lebaran untuk di tingkatan kalangan petani mencapai Rp.2.800/KG, kini hanya berkisar Rp1.200/KG jauh sekali, sementara harga pupuk itu hingga mencapai Rp. 700 ribu satu sak untuk jenis KCL, jadi bila hasil panen kami di belikan ke pupuk maka untuk kebutuhan rumah tangga jadinya tidak ada, kebutuhan hidup itu juga penting ” Ujarnya, Kamis (19/05/2022).

Kendati itu pria paruh baya itu kini terpaksa tidak melakukan pemupukan terhadap tanaman kelapa sawit milik dia yang berada di lingkungan sekeliling rumah, namun lebih miris lagi di kawasan lahan kebun sawitnya tidak ada penjual pupuk subsidi.

” Lahan sawit saya ini tanpa adanya pemupukan lantaran harga pupuk yang sangat mahal, Kalau soal pupuk subsidi kami di sini tidak ada karena di wilayah talang inuman ini yang ada kelompok tani sawah jadi sektornya lain ” Imbuh lilik.

Diketahui pada saat harga sawit melonjak naik di iringi dengan naiknya harga pupuk, petani masih mendapatkan penghasilan yang cukup lumayan untuk setiap kali panen, namun saat ini dengan jatuhnya harga sawit membuat banyak petani sawit menjerit.

Dia berharap kepada pemerintah akan berpihak kepada petani dan mendengar jeritan hati petani, dimana menurut Lilik tanaman sawit itu cukup bergantung kepada pupuk agar menghasilkan buah yang bagus.

“Harapan kami yang notabene ya sumber kehidupan itu dari batang sawit tentu harga pupuk yang tidak sebanding dengan harga jual buah, kami tentu teramat sangat jadi keluhan maka sawit saya ya tidal pernah di pupuk. Soal Sawit ini semua orang tau kuncinya di perawatan terutama pupuk yang bisa meningkat hasilnya, mudah mudahan pemerintah dapat membantu petani terutama petani seperti kami ini ” Katanya.(her)

Topik: Kelapa SawitPetani Sawit

TerkaitBerita

Resahkan Warga hingga Lakukan Catcalling, 45 WNA di Apartemen Kalibata City Diamankan Imigrasi
Megapolitan

Resahkan Warga hingga Lakukan Catcalling, 45 WNA di Apartemen Kalibata City Diamankan Imigrasi

oleh Editor : Affandy
23 Oktober 2026
Kasus ISPA di Tangsel Tembus 6.147 dalam Sepekan, Kualitas Udara Jadi Faktor Utama
Megapolitan

Kasus ISPA di Tangsel Tembus 6.147 dalam Sepekan, Kualitas Udara Jadi Faktor Utama

oleh Editor : Affandy
22 Oktober 2026
BEM UI dan Komite Sadar Serukan Aksi Nasional pada Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober
Megapolitan

BEM UI dan Komite Sadar Serukan Aksi Nasional pada Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober

oleh Editor : Affandy
21 Oktober 2026
Sempat Ditahan 8 Jam, 6 Aktivis Greenpeace Pembentang Spanduk di Bundaran HI Dibebaskan Polisi
Megapolitan

Sempat Ditahan 8 Jam, 6 Aktivis Greenpeace Pembentang Spanduk di Bundaran HI Dibebaskan Polisi

oleh Editor : Affandy
21 Oktober 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Direkomendasikan

Harga Emas Antam Ambles Rp 10.000 Per Gram, Harga Buyback Anjlok Hingga Rp 30.000

Harga Emas Antam Ambles Rp 10.000 Per Gram, Harga Buyback Anjlok Hingga Rp 30.000

23 Oktober 2026
MEVAL Hadirkan Lampu Tenaga Surya Terra Solar Light dan Switch & Socket di HOMEDEC 2026

MEVAL Hadirkan Lampu Tenaga Surya Terra Solar Light dan Switch & Socket di HOMEDEC 2026

23 Oktober 2026
LAGA SENGIT: Penjaga gawang AC Milan Mike Maignan dijatuhi kartu merah dalam laga Liga Europa antara Bournemouth vs Milan di Bournemouth, Inggris pada Kamis (22/10/2026). (Foto: (c) AP Photo/Alastair Grant)

AC Milan Dibantai 0-3 Saat Sambangi Markas Bournemouth

23 Oktober 2026
KOMENTAR TAJAM: Presiden Perancis Emmanuel Macron dalam konferensi pers pada Senin (7/4/2025).(Foto: AFP/LUDOVIC MARIN)

Presiden Emmanuel Macron Sebut Trump Berkomentar Bodoh Soal Demo Prancis

23 Oktober 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    5033 shares
    Share 2013 Tweet 1258
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    1086 shares
    Share 434 Tweet 272
  • Singapura Ancam Tutup Bisnis Tujuh Perusahaan Dalang Karhutla

    319 shares
    Share 128 Tweet 80
  • The Pizza Company Buka Gerai Pertama di Jakarta Utara, Bidik Pasar Kelapa Gading

    314 shares
    Share 126 Tweet 79
  • MU Hanya Dua Kali Menang, Nasib Michael Carrick di Ujung Tanduk

    312 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya