Rabu, 23 September 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Nasional Peristiwa

Hotspot Nasional Turun 844 Titik, Menhut-Kepala BNPB Perkuat Pengendalian di Kalteng

Editor : Anggoro oleh Editor : Anggoro
22 September 2026
in Peristiwa
A A
0
Hotspot Nasional Turun 844 Titik, Menhut-Kepala BNPB Perkuat Pengendalian di Kalteng
Share on FacebookShare on Twitter

koranindopos.com, JAKARTA – Pemantauan terbaru menunjukkan penurunan signifikan hotspot dengan tingkat kepercayaan tinggi atau high confidence secara nasional. Di tengah perkembangan tersebut, Kementerian Kehutanan bersama BNPB tetap memperkuat operasi pengendalian di Kalimantan Tengah, termasuk melalui evaluasi langsung di Camp Peat Tumbang Nusa dan penguatan penegakan hukum terhadap pemegang konsesi yang dinilai melanggar kewajiban pengendalian karhutla.

Berdasarkan data SiPongi Kementerian Kehutanan yang bersumber dari satelit NASA Terra/Aqua, SNPP, dan NOAA-20, hingga Senin (21/9) pukul 21.10 WIB, secara nasional terdeteksi 688 hotspot high confidence, turun sebanyak 844 titik dibandingkan 1.532 titik pada Minggu (20/9). Pada enam provinsi prioritas, hotspot high confidence tercatat:
• Kalimantan Tengah: 228 titik, turun dari 968 titik;
• Kalimantan Selatan: 71 titik, meningkat dari 39 titik;
• Kalimantan Barat: 36 titik, turun dari 98 titik;
• Sumatera Selatan: 23 titik, turun dari 285 titik;
• Jambi: 2 titik, turun dari 26 titik; dan
• Riau: 0 titik, turun dari 1 titik.

Secara keseluruhan, hotspot high confidence pada enam provinsi prioritas turun dari 1.417 menjadi 360 titik, atau berkurang sekitar 74,6 persen dalam satu hari.

Penurunan paling besar secara jumlah terjadi di Kalimantan Tengah dan Sumatera Selatan. Meski demikian, Kalimantan Tengah masih mencatat hotspot tertinggi di antara enam provinsi prioritas, sementara Kalimantan Selatan menjadi satu-satunya dari enam provinsi tersebut yang menunjukkan peningkatan dibandingkan sehari sebelumnya.

Artikel Terkait

Bengkel Mobil di Pasar Mobil Bekas Kemayoran Terbakar, 17 Unit Damkar Dikerahkan

Dua Jasad Diduga Korban KM Virgo Transport 8 Ditemukan di Pantai Seruyan

Tiga Mobil Terlibat Kecelakaan Beruntun di Tol Dalam Kota Arah Pancoran

Kementerian Kehutanan kembali menegaskan bahwa hotspot merupakan indikasi anomali suhu permukaan yang terdeteksi satelit dan tidak dapat langsung disamakan dengan satu kejadian kebakaran maupun luas area yang terbakar. Setiap indikasi tetap harus diverifikasi melalui groundcheck dan kondisi aktual di lapangan.

Menhut dan Kepala BNPB Turun Langsung ke Kalimantan Tengah
Pada Senin (21/9), Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni bersama Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto meninjau langsung perkembangan penanganan karhutla di Kalimantan Tengah. Rombongan semula direncanakan mendarat di Palangka Raya, namun kondisi kabut asap menyebabkan penerbangan dialihkan ke Bandara Syamsudin Noor, Kalimantan Selatan. Dari sana, Menhut dan Kepala BNPB melanjutkan perjalanan darat menuju Pulang Pisau, Kalimantan Tengah.

Di Camp Peat Tumbang Nusa, Pulang Pisau, Menhut dan Kepala BNPB memimpin rapat evaluasi bersama Kementerian Kehutanan, BNPB, unsur pemerintah daerah, TNI, Polri, dan instansi terkait. Rapat membahas upaya memaksimalkan penanggulangan karhutla di Kalimantan Tengah sekaligus penguatan penegakan hukum.

Dalam evaluasi lapangan tersebut, Kepala BNPB menjelaskan bahwa dari sekitar 180 hektare areal yang sebelumnya terbakar, satgas darat telah mampu memadamkan sekitar 150 hektare, sementara sekitar 30 hektare masih dalam proses penanganan. Tantangan tetap ada karena pada lahan gambut api dapat kembali muncul meskipun pemadaman telah dilakukan.

Menhut menegaskan bahwa seluruh potensi akan dimaksimalkan untuk mengurangi dampak karhutla terhadap masyarakat, termasuk pemanfaatan potensi awan, operasi udara, dan penguatan pasukan darat.

Pemerintah tetap mengerahkan 64 unit armada udara untuk mendukung pengendalian karhutla di Sumatera dan Kalimantan. Armada tersebut terdiri atas helikopter patroli, pesawat CASA untuk mendukung Operasi Modifikasi Cuaca, serta helikopter water bombing. Operasi udara dilaksanakan dengan mempertimbangkan kondisi kebakaran, potensi awan, jarak pandang, arah angin, serta keselamatan penerbangan.

Di Kalimantan Tengah, kabut asap sempat membatasi operasi udara dari Bandara Tjilik Riwut. Pemerintah karena itu menyesuaikan basis operasi OMC dengan memanfaatkan Bandara Syamsudin Noor serta Pangkalan Bun mengikuti kondisi jarak pandang dan peta potensi awan dari BMKG.

Di darat, Manggala Agni Kementerian Kehutanan bekerja bersama TNI, Polri, BNPB, BPBD, pemerintah daerah, masyarakat, dunia usaha, relawan, dan para pihak melalui patroli, groundcheck, pemadaman langsung, penyekatan penjalaran api, pembasahan, mopping up, serta pendinginan.

Selain penguatan operasi, Kementerian Kehutanan mengambil langkah tegas dalam penegakan hukum. Pada Senin (21/9) di Kalimantan Tengah, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni mengumumkan pencabutan izin usaha lima perusahaan pemegang PBPH di Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Tengah. Total luas konsesi lima perusahaan tersebut mencapai sekitar 92.464 hektare.

Berdasarkan paparan Kementerian Kehutanan, total area terbakar pada lima konsesi tersebut mencapai sekitar 1.169 hektare. Menhut menegaskan bahwa pemegang PBPH memiliki kewajiban menjaga kawasan serta menjalankan seluruh kewajiban pencegahan dan pengendalian kebakaran yang melekat pada izin. Menhut menyatakan langkah tersebut merupakan bagian dari arahan Presiden Prabowo Subianto agar penegakan hukum karhutla dilakukan tanpa pandang bulu.

“Ini bagian dari perintah Bapak Presiden, penegakan hukum yang tidak pandang bulu, tidak hanya kepada yang kecil, tapi juga tajam ke atas,” ujar Menhut Raja Juli Antoni.

Menhut berharap pencabutan izin tersebut memberi efek jera kepada pemegang konsesi lainnya agar tidak melakukan pembakaran maupun pembiaran terhadap kejadian karhutla di arealnya.

Pantauan Kondisi Udara Masih Perlu Diwaspadai
Pantauan PM2,5 menunjukkan kondisi udara di Indonesia masih bervariasi. Sebagian besar wilayah berada pada kategori baik hingga sedang, namun sejumlah area di Sumatera dan Kalimantan masih menunjukkan kondisi tidak sehat hingga sangat tidak sehat, bahkan pada bagian tertentu Kalimantan masih berada pada kategori berbahaya.

Khusus di Kalimantan Tengah, kabut asap pada Senin (21/9) masih berdampak nyata terhadap aktivitas masyarakat dan transportasi. Jarak pandang di Bandara Tjilik Riwut sempat berada pada kisaran 400 meter pada pagi hari, mengakibatkan penundaan hingga pembatalan sejumlah penerbangan.

Kondisi tersebut menjadi pengingat bahwa penurunan hotspot belum berarti asap langsung hilang ataupun seluruh kebakaran telah selesai. Pada ekosistem gambut, bara dapat bertahan di bawah permukaan, sementara asap yang telah terbentuk dapat bertahan dan berpindah mengikuti kondisi angin serta atmosfer.

Kewaspadaan Masyarakat Tetap Diperlukan
Kementerian Kehutanan mengimbau masyarakat di wilayah terdampak untuk terus mengikuti informasi kondisi udara dan arahan pemerintah daerah. Apabila kondisi udara memburuk, masyarakat dianjurkan mengurangi aktivitas di luar ruangan dan menggunakan masker apabila harus beraktivitas di luar. Perhatian khusus perlu diberikan kepada anak-anak, ibu hamil, lansia, serta masyarakat dengan gangguan pernapasan atau penyakit kronis.

Masyarakat dan pelaku usaha juga kembali diingatkan untuk tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara membakar. Setiap pemegang izin dan pengelola areal memiliki kewajiban memastikan sistem pencegahan, deteksi dini, kesiapan personel, dan pengendalian kebakaran berfungsi secara memadai. (Riz)

Topik: BNPBKARHUTLAKebakaran Hutankemenhut

TerkaitBerita

Bengkel Mobil di Pasar Mobil Bekas Kemayoran Terbakar, 17 Unit Damkar Dikerahkan
Peristiwa

Bengkel Mobil di Pasar Mobil Bekas Kemayoran Terbakar, 17 Unit Damkar Dikerahkan

oleh Editor : Affandy
22 September 2026
PROSES PENCARIAN: Tim gabungan masih menyisir korban KM Virgo Transport 8. (Foto Ilustrasi: ANTARA FOTO/BAYU PRATAMA S)
Nasional

Dua Jasad Diduga Korban KM Virgo Transport 8 Ditemukan di Pantai Seruyan

oleh Editor : Memoarto
22 September 2026
Tiga Mobil Terlibat Kecelakaan Beruntun di Tol Dalam Kota Arah Pancoran
Peristiwa

Tiga Mobil Terlibat Kecelakaan Beruntun di Tol Dalam Kota Arah Pancoran

oleh Editor : Affandy
21 September 2026
HILANG KONTAK: Kapal Virgo Transport 8 yang diduga hilang kontak di perairan Laut Jawa. (Foto Ilustrasi: Dok./ Istimewa).
Nasional

Enam Penyelam Khusus Basarnas Diterjunkan Cari Korban KM Virgo Transport 8

oleh Editor : Memoarto
21 September 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Direkomendasikan

HUT KE-81 PMI: Bupati Lebak Moch. Hasbi Asyidiki Jayabaya (dua dari kiri) memberi salam kepada jajaran pejabat instansi yang mendukung kegiatan donor darah dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Lebak di Aula Alun-Alun Rangkasbitung pada Selasa (22/9/2026). (Foto: Dok./DiskominfoSP Kab. Lebak)

Bupati Lebak Tekankan Semangat Kemanusiaan di HUT Ke-81 PMI

23 September 2026
PERPANJANGAN KONTRAK: Selebrasi Alexis Mac Allister usai membobol gawang Atletico Madrid pada Kamis (10/9/2026). (Foto: (c) AP Photo/Dave Thompson)

Alexis Mac Allister Curhat Soal Nasib Kontraknya di Liverpool

23 September 2026
Jasa Raharja Dorong Penguatan Data dan Layanan Samsat di Agenda Rakor Monev Samsat Sulawesi Selatan

Jasa Raharja Dorong Penguatan Data dan Layanan Samsat di Agenda Rakor Monev Samsat Sulawesi Selatan

22 September 2026
BP BUMN Apresiasi BULOG Jaga Ketahanan Pangan Nasional

BP BUMN Apresiasi BULOG Jaga Ketahanan Pangan Nasional

22 September 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    4686 shares
    Share 1874 Tweet 1172
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    924 shares
    Share 370 Tweet 231
  • Ray White Metro Pondok Indah Resmi Dibuka, Bidik Pasar Properti di Jakarta Selatan

    313 shares
    Share 125 Tweet 78
  • 5 Motor Bebek Pilihan Anak Muda 2026, dari MX King hingga Satria F150

    313 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Resmi Jadi Suami Istri, Andre Taulany dan Amanda Rigby Minta Ruang Privasi 

    312 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya