Koranindopos.com, JAKARTA – Bisnis hotel dan kuliner adalah dua hal yang tak terpisahkan. Dua industri tersebut saling mendukung. Oleh karena itu, para pelakunya atau ekosistem mereka berupaya membuat program kolaboratif.
Misalnya Dewan Kuliner Indonesia (DKI) dan PHM Hotels. Mereka secara resmi menandatangani memorandum of understanding (MoU) atau nota kesepahaman. Komitmen tersebut bertujuan untuk mengeksekusi program-program nyata dan berdampak yang melibatkan pelaku industri kuliner lintas sektor, melalui berbagai aktivasi dan inisiatif bersama di jaringan PHM Hotels.
”MoU ini bukan hanya simbolik. Tapi menjadi landasan untuk menggerakkan langkah-langkah konkret dan kolaboratif dalam memperkuat posisi kuliner Indonesia di tengah lanskap pariwisata global,” ujar Presidium Dewan Kuliner Indonesia Gupta Sitorus usai seremoni penandatangan MoU di Darmawangsa IX- THE 1O1 Jakarta Sedayu Darmawangsa, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Selasa (5/8/2025).
Sementara itu, Vice President Brand & Development PHM Hotels Marcia Amandary mengungkapkan, melalui kolaborasi itu, pihaknya ingin mengangkat narasi rasa Indonesia yang otentik dalam setiap aspek pengalaman menginap di hotel mereka. ”Dari sajian makanan hingga storytelling yang mendalam,” kata Marcia.
Strategi kolaboratif serupa juga telah dilakukan beberapa brand hotel lain. Misalnya operator hotel, Archipelago. Mereka menjalin kerja sama dengan pelaku UMKM untuk memasarkan produk di 29 hotel jaringan Archipelago yang tersebar di Indonesia. Tamu hotel dapat menikmati beragam produk lokal yang dikurasi khusus sesuai dengan karakteristik budaya dan potensi daerah masing-masing hotel.
Tidak tersegmentasi pada kuliner, bahkan mereka memamerkan kain khas daerah, kerajinan tangan, produk daur ulang ramah lingkungan, hingga produk kulit berkualitas. ”Kolaborasi ini merupakan bagian dari komitmen untuk menghadirkan hotel bukan hanya sebagai tempat menginap, tetapi juga sebagai jembatan penghubung antara tamu dengan budaya lokal,” kata Chief Executive Officer Archipelago John Flood kepada awak media beberapa waktu lalu.
Berbeda dengan strategi Koperasi Modern Teknologi Nusantara (Kometa). Mereka menjalin kerja sama dengan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI). Kedua organisasi tersebut menyelenggarakan ajang pertemuan bagi para industri makanan dan minuman bertajuk Koempoel Kuliner Silaturahim Dalam Rasa pada Jumat (21/3/2025). ”Kumpul Kuliner bertujuan untuk memperkuat jaringan bisnis, berbagi wawasan terbaru tentang industri F&B, serta membuka peluang kolaborasi yang lebih luas,” kata Founder Kometa Nike kepada awak media di Jakarta pada Kamis (20/3/2025). (rls/why/mmr)










