Senin, 9 Februari 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Opini
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Opini
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Ekonomi Properti

Investasi Properti Naik 7,2%, Tata Ruang Jadi Panduan Pembangunan Menuju Indonesia Emas 2045

Editor : Hanasa oleh Editor : Hanasa
8 November 2025
in Properti
0
property
Share on FacebookShare on Twitter

koranindopos.com, JAKARTA – Peringatan Hari Tata Ruang Nasional menjadi momen refleksi penting di tengah meningkatnya investasi di sektor properti Indonesia. Pemerintah, melalui visi Indonesia Emas 2045, menargetkan Indonesia menjadi negara maju dengan pendapatan per kapita sekitar USD 23.000 hingga 30.000. Untuk mencapai tujuan besar tersebut, arah pembangunan nasional dituntut tidak hanya cepat, tetapi juga terencana dan berkelanjutan.

Dalam Undang-Undang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (UU RPJPN) 2025-2045, arah pembangunan wilayah difokuskan pada dua hal utama, yaitu pemerataan kewilayahan dan ketahanan ekologi. Prinsip ini menandai perubahan paradigma pembangunan dari orientasi ekonomi semata menuju keseimbangan antara pertumbuhan, kelestarian lingkungan, dan ketahanan sosial.

Sektor properti menjadi salah satu pendorong utama investasi nasional. Berdasarkan data Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), realisasi investasi sektor properti, yang mencakup subsektor perumahan, kawasan industri, dan perkantoran pada tahun 2024 mencapai sekitar Rp122,9 triliun, atau setara dengan 7,2 persen dari total investasi nasional sebesar Rp1.714,2 triliun. Angka ini menempatkan properti sebagai salah satu dari empat sektor dengan kontribusi terbesar terhadap investasi nasional.

Namun, peningkatan investasi tersebut juga menimbulkan tantangan baru dalam pengelolaan ruang. Para pakar menilai, pertumbuhan ini harus sejalan dengan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) dan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) agar pembangunan tetap terkendali dan berkelanjutan.

Artikel Terkait

2025 Jadi Tahun Penyeimbang, Pasar Properti Siap Masuk Fase Baru di 2026

Tren Properti Akhir 2025: Kawasan Bermobilitas Tinggi Jadi Magnet Pencari Hunian

Sepanjang 2025, PT Adirahma Harapan Jaya Garap Lebih dari 100 Proyek Baja

Head of Research Rumah123, Marisa Jaya, mengatakan pentingnya tata ruang dalam setiap keputusan pembangunan dan investasi. “Tata ruang seharusnya menjadi kompas utama dalam menentukan arah pertumbuhan ekonomi. UU RPJPN 2025-2045 sudah menegaskan pentingnya keseimbangan antara pemerataan wilayah dan ketahanan ekologi. Pembangunan yang mengikuti arah tata ruang akan menciptakan pertumbuhan yang lebih inklusif dan berdaya tahan,” ujar Marisa.

Menurut Marisa, arah pembangunan yang lebih berkelanjutan juga mulai tercermin dalam perilaku pasar properti Indonesia. Berdasarkan data internal Rumah123, pada H1 2025, permintaan terhadap kawasan di sekitar stasiun LRT Jakarta-Depok-Bekasi meningkat hingga 1,8 kali lipat dibandingkan H1 2024, dan tumbuh 24,8 persen dibandingkan H2 2024.

Sementara itu, kawasan sekitar MRT Jakarta mencatatkan pertumbuhan minat hingga 1,5 kali lipat dibandingkan H1 2024, dengan peningkatan 11,8 persen dibandingkan semester sebelumnya.

“Tren ini menunjukkan bahwa kesadaran masyarakat terhadap aspek keberlanjutan dan kualitas ruang semakin tinggi dalam menentukan pilihan hunian,” tambah Marisa.

Selain preferensi terhadap akses transportasi publik, masyarakat juga semakin memprioritaskan hunian yang terjangkau di kawasan yang tertata baik. Pada H1 2025, proporsi minat terhadap rumah di segmen harga Rp400 juta-Rp1 miliar meningkat 45,6 persen, naik dari 41,2 persen di H1 2024 dan 40,2 persen di H2 2024.

Fenomena ini mencerminkan pergeseran orientasi pasar dari sekadar investasi jangka pendek menjadi kebutuhan hunian yang relevan dengan konsep kota berkelanjutan.

“Pembeli sekarang lebih kritis. Mereka tidak hanya mempertimbangkan harga atau ukuran rumah, tetapi juga memperhatikan konteks ruang di sekitarnya. Akses transportasi publik, kesiapan infrastruktur, dan potensi risiko bencana kini menjadi pertimbangan penting. Ini menunjukkan bahwa kesadaran akan pentingnya tata ruang sudah mulai tumbuh di tingkat konsumen,” jelas Marisa.

Dengan backlog perumahan yang masih mencapai sekitar 9,9 juta juta keluarga pada tahun 2023, keseimbangan antara percepatan pembangunan dan penataan ruang menjadi semakin krusial. Tata ruang yang baik tidak hanya memastikan efisiensi investasi, tetapi juga menjamin kualitas hidup masyarakat dan daya saing kota di masa depan.

Dalam konteks ini, Rumah123 berperan sebagai jembatan antara masyarakat, pengembang, dan arah pembangunan nasional. Melalui riset, analisis tren, dan edukasi publik, Rumah123 berkomitmen membantu masyarakat mengambil keputusan yang lebih cerdas dan sejalan dengan prinsip pembangunan berkelanjutan.

“Kami percaya bahwa pembangunan yang baik selalu berawal dari pemahaman ruang yang tepat. Lewat riset dan data, Rumah123 ingin mendorong kesadaran publik bahwa rumah ideal bukan hanya soal harga dan lokasi, tetapi juga tentang arah perkembangan kawasan dan keberlanjutan lingkungan,” tutup Marisa.

Rumah123 juga secara rutin menghadirkan laporan bulanan Flash Report by Rumah123, yang memotret pergerakan tren pencarian dan permintaan properti di berbagai wilayah Indonesia. Laporan ini menjadi acuan bagi masyarakat, pengembang, maupun pelaku industri untuk memahami dinamika pasar properti secara lebih akurat dan berbasis data.

Sebagai bagian dari 99 Group, Rumah123 terus memperkuat perannya dalam menyediakan data, analisis pasar, dan wawasan yang relevan bagi publik. Melalui komitmen terhadap transparansi informasi dan edukasi, Rumah123 mendukung terciptanya ekosistem properti yang sehat, inklusif, dan selaras dengan visi pembangunan Indonesia yang berkelanjutan.

Informasi dan pilihan hunian juga dapat diakses dengan mudah melalui website Rumah123.com maupun Aplikasi Rumah123, yang membantu masyarakat menemukan hunian sesuai kebutuhan dan preferensi dengan lebih cepat dan efisien. (rls/sh)

Topik: Propertyrumah 123
Sebelumnya

Gandhi Fernando dan Dianda Sabrina Bintangi Drama Vertikal I Love You My Teacher

Selanjutnya

Dari Robert Ronny hingga Oka Antara, Juri IMAA 2025 Siap Pilih Aktor Terbaik Indonesia

TerkaitBerita

PROPERTI
Properti

2025 Jadi Tahun Penyeimbang, Pasar Properti Siap Masuk Fase Baru di 2026

oleh Editor : Hanasa
15 Januari 2026
RUMAH123
Properti

Tren Properti Akhir 2025: Kawasan Bermobilitas Tinggi Jadi Magnet Pencari Hunian

oleh Editor : Hanasa
15 Desember 2025
Sepanjang 2025, PT Adirahma Harapan Jaya Garap Lebih dari 100 Proyek Baja
Ekonomi

Sepanjang 2025, PT Adirahma Harapan Jaya Garap Lebih dari 100 Proyek Baja

oleh Editor : Akula
13 Desember 2025
Dari Bocor Jadi Nyaman, Warga Purbalingga dan Banjarnegara Rasakan Manfaat Program RSLH
Ekonomi

Dari Bocor Jadi Nyaman, Warga Purbalingga dan Banjarnegara Rasakan Manfaat Program RSLH

oleh Editor : Akula
26 November 2025

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

Indonesia International Motor Show (IIMS)

IIMS 2026 Hadir sebagai Ruang Kolaborasi Otomotif, Ekonomi Kreatif, dan UMKM

9 Februari 2026
Universitas Pancasila

MUSAL, Sinergi Almamater Keluarga Alumni Universitas Pancasila

9 Februari 2026
Panen Raya Perdana PS-08 di Pandeglang Jadi Tonggak Baru Ketahanan Pangan Nasional

Panen Raya Perdana PS-08 di Pandeglang Jadi Tonggak Baru Ketahanan Pangan Nasional

9 Februari 2026
JADWAL PADAT: Sorana Cirstea, petenis veteran asal Rumania, mundur pada babak pertama Qatar Open 2026. (Foto: Dok/Women's Tennis Association)

Petenis Veteran Rumania Sorana Cirstea Mundur Dari Qatar Open 2026

9 Februari 2026

Terpopuler

  • Honda X-Tracker 2026

    Honda X-Tracker 2026 Resmi Masuk Indonesia, Motor Bebek Trail Dibanderol Mulai Rp16 Jutaan

    530 shares
    Share 212 Tweet 133
  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    2427 shares
    Share 971 Tweet 607
  • Isuzu Panther Reborn 2026 Hadir di Indonesia, Harga Mulai Rp 288 Jutaan dengan Skema Kredit Fleksibel

    397 shares
    Share 159 Tweet 99
  • SCANITY dan LCI Kalimantan Selatan Gelar Deklarasi Kolaborasi di Pantai Batakan Baru

    390 shares
    Share 156 Tweet 98
  • Daihatsu Luncurkan Espass 2026, Siap Tantang Dominasi Avanza di Segmen Low MPV

    497 shares
    Share 199 Tweet 124
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Opini
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya