koranindopos.com – Surabaya, Tim U-17 Indonesia tetap semangat menjalani latihan pada Jumat (17/11) di hotel tempat mereka menginap, meskipun baru saja mengalami kekalahan 1-3 dari Maroko pada laga terakhir penyisihan grup A Piala Dunia U-17 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Kamis (16/11).
Meski berada di peringkat ketiga dalam Grup A, peluang Garuda Muda untuk melaju ke babak 16 besar masih terbuka. Namun, situasinya akan ditentukan oleh hasil dua pertandingan di grup lain, yaitu laga Korea Selatan melawan Burkina Faso di Grup E dan Meksiko kontra Selandia Baru di Grup F.
Jika kedua pertandingan tersebut berakhir imbang, posisi Indonesia di klasemen tidak akan tergusur oleh tim dari grup lain. Pelatih Indonesia, Bima Sakti, menyatakan bahwa timnya dalam kondisi baik dan siap berlaga di babak 16 besar jika berhasil lolos.
“Kondisi tim baik, dan hari ini kami tetap normal berlatih. Latihan recovery untuk pemain yang bermain penuh 90 menit dan di atas 45 menit. Yang lainnya latihan normal sambil menjaga kondisi di gym,” kata Bima Sakti, menekankan persiapan tim.
Meskipun kecewa dengan kekalahan dari Maroko, kapten Muhammad Iqbal Gwijangge menyatakan bahwa tim telah melupakan hasil pertandingan tersebut. Ia optimis bahwa meskipun tipis, peluang lolos ke babak 16 besar masih ada.
“Seluruh pemain sudah melupakan hasil pertandingan semalam dan terus semangat. Kami harus siap dan fokus jika kami lolos ke babak 16 besar dengan status peringkat tiga terbaik,” kata Iqbal.
Saat ini, Indonesia menduduki posisi ketiga klasemen Grup A dengan dua poin dari dua kali imbang dan satu kali kalah. Maroko dan Ekuador keluar sebagai juara dan runner-up grup dengan meraih enam poin dan lima angka. Para pemain dan staf tim tetap berada di Surabaya, menanti hasil pertandingan penyisihan lainnya yang akan berakhir pada Sabtu, sambil terus berlatih dan menjaga kondisi fisik mereka. (dni)










