Selasa, 19 Mei 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Opini
  • More
Home Nasional

Kemendikbudristek Dorong Pemanfaatan Karya Sastra dalam Kurikulum Merdeka

Editor : Hairul oleh Editor : Hairul
22 Mei 2024
in Nasional
A A
0
Kurikulum Merdeka
Share on FacebookShare on Twitter

koranindopos.com – Jakarta. Dalam rangka mengimplementasikan Kurikulum Merdeka, karya sastra diakui sebagai salah satu sumber belajar potensial yang perlu didorong pemanfaatannya. Hal ini disampaikan oleh Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan, Anindito Aditomo, dalam sesi gelar wicara bertajuk “Hari Buku Nasional 2024: Sastra Masuk Kurikulum” yang berlangsung di Plasa Insan Berprestasi, Kompleks Kemendikbudristek, Jakarta, Senin (21/5/2024).

Anindito menyebutkan bahwa pemanfaatan karya sastra dalam pembelajaran di sekolah dapat meningkatkan minat baca, menumbuhkan empati, mengasah kreativitas, serta nalar kritis peserta didik. Program Sastra Masuk Kurikulum ini diinisiasi oleh Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (BSKAP) sejak 2023 sebagai bagian dari Episode Merdeka Belajar ke-15: Kurikulum Merdeka dan Platform Merdeka Mengajar.

Program ini melibatkan kolaborasi antara sastrawan, akademisi, dan pendidik yang memiliki perhatian khusus terhadap pemanfaatan sastra dalam pembelajaran. Tujuannya adalah menghadirkan paradigma baru dalam pemanfaatan sastra di sekolah, di mana guru tidak hanya memberikan tugas membaca, tetapi juga merangkai kegiatan membaca menjadi bagian dari pembelajaran yang lebih variatif dan bermakna.

Sesi gelar wicara menghadirkan narasumber yang merupakan kurator buku-buku sastra untuk program ini, termasuk penulis sastra ternama Eka Kurniawan dan Abidah El Khaelieqy, serta guru Iin Indriyati.

Artikel Terkait

Timwas Haji DPR Soroti Daftar Tunggu Panjang Picu Kerentanan Kesehatan Jemaah

Satlantas Terapkan Kacamata Pintar untuk Pantau Pelanggar Lalu Lintas

Di Tengah Kemajuan AI, Pesantren Kian Diminati

Eka Kurniawan menekankan dua manfaat utama membaca karya sastra bagi peningkatan nalar kritis anak. “Dengan membaca tulisan fiksi, terutama sastra, anak-anak bisa belajar melihat dan memahami perspektif orang lain. Dalam sebuah tulisan fiksi, ada banyak karakter dengan sudut pandang berbeda, sehingga anak terbiasa melihat dunia dari kacamata orang lain,” ujar Eka. Ia juga menambahkan bahwa karya sastra memungkinkan pembaca untuk mengenal diri sendiri melalui karakter-karakter yang mirip dengan mereka.

Senada dengan Eka, Abidah El Khaelieqy menyatakan bahwa membaca sastra sangat penting bagi peserta didik, terutama pada jenjang sekolah dasar dan menengah. “Melalui tulisan, kita bisa belajar tentang kehidupan dari sisi psikologi, kebudayaan, antropologi, dan kondisi sosial masyarakat yang mungkin tidak pernah kita temui dalam kehidupan nyata,” jelas Abidah.

Guru Iin Indriyati turut berbagi pengalamannya memperkenalkan buku bacaan termasuk sastra kepada anak-anak di sekolah. “Kami ingin agar anak-anak menyukai buku sejak kecil. Di sekolah kini sudah lebih banyak buku menarik yang membuat mereka tertarik untuk melihat kemudian membacanya. Dari situ, mereka akan bisa memilih sendiri buku seperti apa yang mereka gemari,” tutup Iin.

Dengan program Sastra Masuk Kurikulum ini, diharapkan bahwa karya sastra dapat menjadi sarana efektif dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan mengembangkan potensi peserta didik di Indonesia. (hai)

Topik: Karya Sastrakurikulum merdeka

TerkaitBerita

Haji
Nasional

Timwas Haji DPR Soroti Daftar Tunggu Panjang Picu Kerentanan Kesehatan Jemaah

oleh Admin
19 Mei 2026
ETLE
Nasional

Satlantas Terapkan Kacamata Pintar untuk Pantau Pelanggar Lalu Lintas

oleh Admin
19 Mei 2026
Pesantren
Nasional

Di Tengah Kemajuan AI, Pesantren Kian Diminati

oleh Admin
19 Mei 2026
Gus Rozin: Ada Narasi yang Direkayasa Terkait Isu Kekerasan di Pondok Pesantren
Nasional

Gus Rozin: Ada Narasi yang Direkayasa Terkait Isu Kekerasan di Pondok Pesantren

oleh Editor : Affandy
19 Mei 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

Haji

Timwas Haji DPR Soroti Daftar Tunggu Panjang Picu Kerentanan Kesehatan Jemaah

19 Mei 2026
ETLE

Satlantas Terapkan Kacamata Pintar untuk Pantau Pelanggar Lalu Lintas

19 Mei 2026
Pesantren

Di Tengah Kemajuan AI, Pesantren Kian Diminati

19 Mei 2026
Konser Mahabbah Allah Pakem 9 Gabungkan Musik Rock dan Pesan Tobat Nasional

Konser Mahabbah Allah Pakem 9 Gabungkan Musik Rock dan Pesan Tobat Nasional

19 Mei 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    3133 shares
    Share 1253 Tweet 783
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    359 shares
    Share 144 Tweet 90
  • Bekasi Kota Beracun Kedua di Dunia, Hasilkan 6,3 Ton Emisi Metana  

    362 shares
    Share 145 Tweet 91
  • ​Sukses Besar! Film Drama Semua Akan Baik-Baik Saja Garapan Baim Wong Tembus 300 Ribu Penonton dalam 3 Hari

    314 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Jaga Kekompakan Kader lewat Tur Vespa di Pulau Jawa

    312 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya