Rabu, 9 September 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Nasional

Kemenhut Gunakan Drone Thermal Pantau Kelompok Gajah Liar

Editor : Anggoro oleh Editor : Anggoro
11 Mei 2026
in Nasional
A A
0
Kemenhut Gunakan Drone Thermal Pantau Kelompok Gajah Liar

Tampak kelompok gajah liar terpantau dengan menggunakan teknologi drone thermal.

Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com, JAKARTA – Bentang Alam Seblat (BAS) merupakan salah satu habitat krusial bagi Gajah Sumatera. Sebagai wujud nyata perlindungan satwa liar, Kementerian Kehutanan melakukan monitoring lapangan untuk memantau kelompok gajah liar menggunakan teknologi drone thermal. Penggunaan pemindaian suhu ini merupakan metode perdana yang diterapkan di kawasan BAS.

Dari hasil monitoring tersebut, teridentifikasi satu kelompok gajah liar berjumlah 17 ekor, terdiri dari 4 ekor anakan dan 13 ekor remaja hingga dewasa. Keberadaan anakan dalam kelompok ini menunjukkan bahwa proses reproduksi dan regenerasi populasi masih berlangsung di habitat alami Bentang Alam Seblat.

Kegiatan monitoring ini menjadi sangat penting, terutama setelah adanya kejadian kematian 2 ekor gajah liar beberapa waktu lalu, serta sejumlah kasus kematian gajah yang juga pernah terjadi pada tahun-tahun sebelumnya di kawasan Bentang Alam Seblat dan sekitarnya. Berbagai peristiwa tersebut menjadi pengingat bahwa gajah sumatera masih menghadapi tekanan serius, baik akibat konflik manusia dan satwa liar, degradasi habitat, maupun ancaman lainnya.

Penggunaan drone thermal merupakan salah satu bentuk inovasi dan penguatan upaya konservasi yang dilakukan Kementerian Kehutanan dalam mendukung perlindungan gajah sumatera di habitat alaminya. Teknologi ini memungkinkan proses pemantauan dilakukan secara lebih efektif pada area yang sulit dijangkau, sekaligus meminimalkan gangguan terhadap perilaku alami satwa liar. Selain itu, data yang diperoleh diharapkan dapat menjadi dasar dalam penyusunan langkah perlindungan dan pengelolaan habitat yang lebih tepat sasaran.

Artikel Terkait

Tambang di Kampial Dihentikan Sementara, Pansus TRAP Dalami Legalitas

Pria Ditemukan Tewas di GBK, Diduga Bunuh Diri dan Sempat Unggah Pesan Perpisahan

432 Atlet Indonesia Menuju Asian Games 2026, Prabowo Lepas Kontingen di Istana

Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bengkulu, Agung Nugroho menyampaikan bahwa keberhasilan monitoring ini menjadi langkah awal yang penting dalam penguatan upaya konservasi gajah sumatera di Bentang Alam Seblat.

“Penggunaan drone thermal dalam monitoring gajah liar di Bentang Alam Seblat merupakan terobosan baru yang sangat membantu tim di lapangan. Dari hasil pemantauan ini, kita dapat mengetahui secara langsung keberadaan kelompok gajah beserta struktur populasinya tanpa memberikan gangguan yang signifikan terhadap satwa. Ini menjadi bagian dari komitmen Kementerian Kehutanan melalui BKSDA Bengkulu dalam memperkuat perlindungan dan pelestarian gajah sumatera,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa kelompok yang berhasil dipantau tersebut baru merupakan satu dari beberapa kelompok gajah liar yang berada di kawasan BAS. Oleh karena itu, kegiatan monitoring dan pengamanan habitat akan terus dilakukan secara berkelanjutan guna memastikan seluruh kelompok gajah di Bentang Alam Seblat tetap terpantau dan terlindungi.

“Kami berharap seluruh pihak dapat bersama-sama menjaga habitat gajah sumatera dan mendukung upaya konservasi yang sedang dilakukan. Keberadaan gajah sumatera merupakan bagian penting dari ekosistem hutan yang harus kita jaga bersama,” tambahnya.

Kementerian Kehutanan mengajak seluruh pihak untuk terus mendukung upaya pelestarian gajah sumatera beserta habitatnya, sehingga keberadaan satwa dilindungi tersebut dapat terus terjaga untuk generasi mendatang. (Riz)

Topik: drone thermalgajah liarGajah Sumaterakemenhut

TerkaitBerita

Tambang di Kampial Dihentikan Sementara, Pansus TRAP Dalami Legalitas
Nasional

Tambang di Kampial Dihentikan Sementara, Pansus TRAP Dalami Legalitas

oleh Editor : Akula
9 September 2026
Pria Ditemukan Tewas di GBK, Diduga Bunuh Diri dan Sempat Unggah Pesan Perpisahan
Peristiwa

Pria Ditemukan Tewas di GBK, Diduga Bunuh Diri dan Sempat Unggah Pesan Perpisahan

oleh Editor : Affandy
9 September 2026
432 Atlet Indonesia Menuju Asian Games 2026, Prabowo Lepas Kontingen di Istana
Nasional

432 Atlet Indonesia Menuju Asian Games 2026, Prabowo Lepas Kontingen di Istana

oleh Editor : Affandy
9 September 2026
Rentetan Bencana Uji Indonesia, Kesiapsiagaan Harus Jadi Prioritas
Nasional

Rentetan Bencana Uji Indonesia, Kesiapsiagaan Harus Jadi Prioritas

oleh Editor : Affandy
9 September 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Direkomendasikan

YUK, TULIS OPINI DI INDOPOS

7 September 2026
Dirut LPDB Koperasi Tekankan Pentingnya Penguatan Mitigasi Risiko Sejak Awal

Dirut LPDB Koperasi Tekankan Pentingnya Penguatan Mitigasi Risiko Sejak Awal

9 September 2026
BULOG Distribusikan Beras Premium ke Ritel-ritel Modern di Kota Besar Seluruh Indonesia

BULOG Distribusikan Beras Premium ke Ritel-ritel Modern di Kota Besar Seluruh Indonesia

9 September 2026
Run & Rise 2026 Ajak 1.200 Pelari Wujudkan Akses Air Bersih untuk Anak Indonesia

Run & Rise 2026 Ajak 1.200 Pelari Wujudkan Akses Air Bersih untuk Anak Indonesia

9 September 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    4457 shares
    Share 1783 Tweet 1114
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    850 shares
    Share 340 Tweet 213
  • 3 Motor Listrik Bertenaga Buas yang Diklaim Bisa Menandingi Motor 250cc

    321 shares
    Share 128 Tweet 80
  • Suami Leni Mariska Angkat Bicarakan Tuduhan Podcast: Dari Klaim Nafkah Kurang Hingga Laporan Pemalsuan Dokumen

    321 shares
    Share 128 Tweet 80
  • Tak Ada Tanda Kekerasan, Mahasiswa UI yang Tewas di Kos Depok Diduga Bunuh Diri

    319 shares
    Share 128 Tweet 80
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya