Rabu, 17 Juni 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Opini
  • More
Home Nasional

Kementan Gandeng TNI AD Kejar Target Swasembada Beras

Editor : Affandy oleh Editor : Affandy
12 Desember 2024
in Nasional
A A
0
kementan
Share on FacebookShare on Twitter

koranindopos.com – Jakarta. Kementerian Pertanian (Kementan) bekerja sama dengan TNI Angkatan Darat (AD) untuk meningkatkan produksi beras nasional. Kerja sama ini dilakukan sebagai salah satu upaya mengejar target swasembada beras di Indonesia, yang menjadi salah satu fokus utama dalam upaya ketahanan pangan nasional.

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengungkapkan bahwa kerja sama antara Kementan dan TNI AD ini akan mulai berjalan pada awal Januari 2025. Menurutnya, dukungan dari TNI AD akan berfokus pada pendampingan para petani, khususnya dalam budidaya padi, guna memastikan produksi berjalan optimal.

Amran juga memastikan kebutuhan produksi di lapangan, seperti pupuk subsidi dan bantuan alat mesin pertanian (Alsintan), akan tersedia sejak awal tahun depan. Ini bertujuan agar para petani memiliki akses yang memadai terhadap sarana produksi yang mendukung peningkatan hasil panen.

“Mulai 1 Januari semua sudah running, pupuk sudah tersedia di lapangan. Alsintan dikirim Januari. TNI melakukan pendampingan untuk padi,” ujar Amran dalam konferensi pers di Kantor Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan, Kamis (12/12/2024).

Artikel Terkait

Gempa Susulan Terbesar di Palu Tercatat M5,2

KPI Nilai Peliputan Demonstrasi oleh Televisi dan Radio Sudah Sesuai Aturan

Kesepakatan Damai Iran-AS Dinilai Berpotensi Turunkan Harga Minyak dan Stabilkan Ekonomi Global

Dalam usaha mengejar swasembada beras, dukungan dari berbagai pihak sangat diperlukan. Melalui kemitraan ini, TNI AD akan membantu pendampingan langsung kepada para petani untuk memastikan proses tanam dan pemeliharaan padi berjalan dengan optimal. Selain itu, dengan dukungan penyediaan pupuk subsidi dan pengiriman Alsintan, diharapkan hasil produksi padi bisa meningkat secara signifikan.

Andi Amran menjelaskan bahwa bantuan Alsintan yang dikirim pada Januari mendatang juga menjadi salah satu komponen penting dalam mendukung produktivitas petani di lapangan.

Sinergi antara Kementan dan TNI AD menunjukkan komitmen pemerintah untuk memperkuat ketahanan pangan melalui berbagai strategi yang melibatkan unsur pertahanan dan keamanan. Dukungan ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas pertanian serta mengurangi hambatan yang sering dihadapi petani, seperti kendala akses sarana dan prasarana produksi.

Dengan kerja sama ini, Amran berharap akan tercipta sinergi yang efektif dan efisien antara para pemangku kepentingan, baik dari sisi pemerintah, militer, maupun petani, dalam mendukung peningkatan produksi beras dan tercapainya target swasembada.

Tahun 2025 menjadi momentum penting bagi Kementan dan TNI AD dalam mengejar target swasembada beras. Dengan berbagai upaya ini, diharapkan Indonesia dapat memenuhi kebutuhan konsumsi beras nasional tanpa bergantung pada impor.

Menteri Amran juga menegaskan bahwa dukungan pemerintah akan terus berlanjut, baik melalui penyediaan sarana produksi, pendampingan di lapangan, maupun berbagai program yang bertujuan mendukung kesejahteraan para petani.(dhil)

Topik: KementanTNI

TerkaitBerita

KETERANGAN PERS: Deputi Bidang Geofisika BMKG Nelly Florida Riama (dua dari kiri) memberikan penjelasan kepada awak media di Gedung Multi-Hazard Early Warning System (MHEWS), BMKG di Kemayoran, Jakarta Pusat pada Selasa (16/6/2026). (Foto: BMKG.go.id)
Nasional

Gempa Susulan Terbesar di Palu Tercatat M5,2

oleh Editor : Memoarto
17 Juni 2026
Demo
Nasional

KPI Nilai Peliputan Demonstrasi oleh Televisi dan Radio Sudah Sesuai Aturan

oleh Editor : Hairul
16 Juni 2026
Kesepakatan Damai Iran-AS Dinilai Berpotensi Turunkan Harga Minyak dan Stabilkan Ekonomi Global
Nasional

Kesepakatan Damai Iran-AS Dinilai Berpotensi Turunkan Harga Minyak dan Stabilkan Ekonomi Global

oleh Editor : Affandy
16 Juni 2026
Investasi Jerman
Nasional

Indonesia-Jerman Sepakat Tingkatkan Investasi dan Kemitraan Strategis

oleh Editor : Hairul
16 Juni 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

AKSI DRAMATIS: Kiper Qatar, Mahmoud Abunada, melakukan penyelamatan dalam pertandingan Grup B Piala Dunia 2026 melawan Swiss pada Minggu (14/6/2026). (Foto: (c) AP Photo/Eugene Hoshiko)

Kanada dan Qatar Sama-Sama Jaga Asa Lolos Babak 32 Besar

17 Juni 2026
NEGARA SEKUTU: Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dalam satu momentum di Gedung Putih. (Foto Ilustrasi: Dok./ whitehouse.gov)

Presiden Trump: Tanpa Saya Tidak Akan Ada Israel

17 Juni 2026
KETERANGAN PERS: Deputi Bidang Geofisika BMKG Nelly Florida Riama (dua dari kiri) memberikan penjelasan kepada awak media di Gedung Multi-Hazard Early Warning System (MHEWS), BMKG di Kemayoran, Jakarta Pusat pada Selasa (16/6/2026). (Foto: BMKG.go.id)

Gempa Susulan Terbesar di Palu Tercatat M5,2

17 Juni 2026
Dampak dan Upaya Mengatasi Praktik Ijon yang Merugikan Petani

Dampak dan Upaya Mengatasi Praktik Ijon yang Merugikan Petani

16 Juni 2026

Terpopuler

  • Isuzu Panther Mini, Legenda MPV Diesel yang Kembali Hadir dengan Mesin Tangguh dan Hemat BBM

    Isuzu Panther Mini, Legenda MPV Diesel yang Kembali Hadir dengan Mesin Tangguh dan Hemat BBM

    498 shares
    Share 199 Tweet 125
  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    3492 shares
    Share 1397 Tweet 873
  • Angka Kematian Ibu di Indonesia Tertinggi Se-Asia Tenggara

    331 shares
    Share 132 Tweet 83
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    420 shares
    Share 168 Tweet 105
  • Polisi Sita 276 Cartridge Vape Mengandung Narkotika Etomidate Senilai Rp1,5 Miliar

    333 shares
    Share 133 Tweet 83
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya