Senin, 9 Februari 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Opini
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Opini
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Nasional

Keretakan Hubungan Trump-Netanyahu Bisa Jadi Peluang Bagi Kemerdekaan Palestina

Editor : Hairul oleh Editor : Hairul
13 Mei 2025
in Nasional
0
Palestina
Share on FacebookShare on Twitter

Artikel Terkait

MUSAL, Sinergi Almamater Keluarga Alumni Universitas Pancasila

Pelaku Mutilasi Sepupu di Tangerang Divonis Penjara Seumur Hidup

BMKG Perkuat Mitigasi Bencana Hidrometeorologi Lewat Radar Cuaca Karya Anak Bangsa

koranindopos.com – Jakarta, Ketua Delegasi Grup Kerja Sama Bilateral (GKSB) DPR RI untuk Palestina, Syahrul Aidi Maazat, menyatakan bahwa kabar keretakan hubungan antara mantan Presiden AS Donald Trump dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dapat menjadi momentum diplomatik baru bagi perjuangan kemerdekaan Palestina. Pernyataan tersebut disampaikan dalam sela-sela 13th Meeting of the Permanent Committee on Palestine, yang merupakan bagian dari Konferensi ke-19 Parliamentary Union of the OIC Member States (PUIC), di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta.

“Mudah-mudahan ini menjadi kebaikan. Kita dengar di media bahwa Trump dan Netanyahu sedang ada clash. Semoga ini menjadi momentum positif bagi Palestina,” ujar politisi Fraksi PKS.

Syahrul menyebut, dinamika geopolitik antara dua tokoh berpengaruh itu membuka celah baru yang bisa dimanfaatkan oleh dunia internasional, termasuk negara-negara anggota Organisasi Kerja Sama Islam (OKI), untuk meningkatkan tekanan terhadap Israel.

Dengan merujuk pada sejarah kemerdekaan Indonesia yang tercapai saat Jepang melemah di akhir Perang Dunia II, Syahrul menekankan pentingnya momen global dalam mendorong perjuangan sebuah bangsa.

“Kemerdekaan Indonesia terjadi ketika Jepang, penjajah saat itu, dilemahkan oleh perang. Kita memanfaatkan itu. Palestina juga perlu momentum seperti ini,” tegasnya.

Ia juga menyatakan keyakinannya bahwa Palestina akan mencapai kemerdekaan, terlebih dengan dukungan aktif dari Indonesia, terutama di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

“Sikap Indonesia terhadap Palestina sangat kuat, baik melalui Presiden langsung maupun Menteri Luar Negeri. Kita patut bangga,” lanjut Syahrul.

Ia juga mengingatkan bahwa Palestina adalah satu-satunya negara peserta Konferensi Asia-Afrika 1955 di Bandung yang hingga kini belum merdeka. Oleh karena itu, Syahrul menyerukan agar semangat solidaritas yang dulu pernah dibangun dapat dihidupkan kembali.

Sementara itu, Ketua DPR RI Dr. (H.C.) Puan Maharani menyampaikan bahwa keberhasilan Indonesia menjadi tuan rumah PUIC 2025 mencerminkan kekuatan diplomasi parlemen Indonesia. Puan menekankan bahwa PUIC bukan sekadar forum seremonial, tapi menjadi wadah untuk mendorong diplomasi berbasis solusi.

“Lewat PUIC, kita bangun panggung kepemimpinan untuk menyatukan suara, memperkuat solidaritas, dan memperjuangkan nilai-nilai kemanusiaan sebagaimana semangat Konferensi Asia Afrika 1955,” ujar cucu Bung Karno tersebut.

Puan juga menyoroti pentingnya PUIC 2025 karena berdekatan dengan peringatan 70 tahun KAA, yang telah digelar di Bandung pada 18 April lalu.

“Spirit Bandung tidak berhenti di tahun 1955. Tahun 2025 adalah saat yang tepat untuk menghidupkan kembali semangat solidaritas global Selatan-Selatan. PUIC adalah panggung strategis untuk itu,” tandasnya.

Konferensi PUIC 2025 diharapkan menjadi momentum kuat bagi negara-negara OKI dan Asia-Afrika untuk mendukung perjuangan Palestina, sekaligus mempererat kerja sama antarnegara dalam membangun keadilan dan kemerdekaan yang setara. (hai)

Topik: Kemerdekaan PalestinaPalestina
Sebelumnya

Samsung Galaxy S25 Edge: Sebuah Mahakarya Inovasi Smartphone Tipis Terbaru

Selanjutnya

MIND ID Perkuat Tata Kelola Perusahaan, Optimalkan Nilai Tambah

TerkaitBerita

Universitas Pancasila
Pendidikan

MUSAL, Sinergi Almamater Keluarga Alumni Universitas Pancasila

oleh Editor : Affandy
9 Februari 2026
Pelaku Mutilasi Sepupu di Tangerang Divonis Penjara Seumur Hidup
Peristiwa

Pelaku Mutilasi Sepupu di Tangerang Divonis Penjara Seumur Hidup

oleh Editor : Affandy
9 Februari 2026
BMKG Perkuat Mitigasi Bencana Hidrometeorologi Lewat Radar Cuaca Karya Anak Bangsa
Nasional

BMKG Perkuat Mitigasi Bencana Hidrometeorologi Lewat Radar Cuaca Karya Anak Bangsa

oleh Editor : Affandy
9 Februari 2026
Seminar HPN 2026 Bahas Daya Ungkit KEK ETKI BSD sebagai Kutub Pertumbuhan Ekonomi Baru
Nasional

Seminar HPN 2026 Bahas Daya Ungkit KEK ETKI BSD sebagai Kutub Pertumbuhan Ekonomi Baru

oleh Editor : Affandy
9 Februari 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

Indonesia International Motor Show (IIMS)

IIMS 2026 Hadir sebagai Ruang Kolaborasi Otomotif, Ekonomi Kreatif, dan UMKM

9 Februari 2026
Universitas Pancasila

MUSAL, Sinergi Almamater Keluarga Alumni Universitas Pancasila

9 Februari 2026
Panen Raya Perdana PS-08 di Pandeglang Jadi Tonggak Baru Ketahanan Pangan Nasional

Panen Raya Perdana PS-08 di Pandeglang Jadi Tonggak Baru Ketahanan Pangan Nasional

9 Februari 2026
JADWAL PADAT: Sorana Cirstea, petenis veteran asal Rumania, mundur pada babak pertama Qatar Open 2026. (Foto: Dok/Women's Tennis Association)

Petenis Veteran Rumania Sorana Cirstea Mundur Dari Qatar Open 2026

9 Februari 2026

Terpopuler

  • Honda X-Tracker 2026

    Honda X-Tracker 2026 Resmi Masuk Indonesia, Motor Bebek Trail Dibanderol Mulai Rp16 Jutaan

    530 shares
    Share 212 Tweet 133
  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    2427 shares
    Share 971 Tweet 607
  • Isuzu Panther Reborn 2026 Hadir di Indonesia, Harga Mulai Rp 288 Jutaan dengan Skema Kredit Fleksibel

    397 shares
    Share 159 Tweet 99
  • SCANITY dan LCI Kalimantan Selatan Gelar Deklarasi Kolaborasi di Pantai Batakan Baru

    390 shares
    Share 156 Tweet 98
  • Daihatsu Luncurkan Espass 2026, Siap Tantang Dominasi Avanza di Segmen Low MPV

    498 shares
    Share 199 Tweet 125
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Opini
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya