koranindopos.com – Jakarta, Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Erick Thohir, mengumumkan persiapan penyelenggaraan turnamen sepak bola pramusim, yakni Piala Presiden, saat diterima oleh Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka. Piala Presiden akan kembali digelar sebagai ajang pemanasan sebelum kompetisi Liga 1 dimulai.
“Insyaallah pembukaan itu nanti tanggal 19 di Jawa Barat, di Bandung, Bapak Presiden akan hadir dan mudah-mudahan ini memperbaiki animo masyarakat yang hari ini juga menunggu-nunggu perbaikan yang ada di liga, tentu kita trial secara penuh di turnamen Piala Presiden ini,” ujar Erick Thohir.
Dalam pertemuan tersebut, Erick juga mengungkapkan beberapa pembaruan penting dalam kompetisi Liga 1 musim depan. Salah satu inovasi utama adalah penggunaan sistem VAR (video assistant referee) secara penuh untuk memastikan keputusan yang lebih akurat dalam pertandingan.
“Sistem VAR akan berjalan penuh, lalu juga di Liga 1 ada 8 pemain asing, yang 6 di lapangan, yang 2 menjadi cadangan. Ditambah lagi kewajiban memainkan seluruh pemain tim nasional yang ada di klub masing-masing, dan kita harapkan adanya beberapa wasit asing yang akan memimpin pertandingan,” jelas Erick.
Ketua Panitia Piala Presiden, Maruarar Sirait, menambahkan bahwa Piala Presiden diharapkan menjadi model dalam transparansi pengelolaan keuangan olahraga. Maruarar menegaskan bahwa pendanaan turnamen ini tidak akan menggunakan uang dari BUMN, APBN, maupun APBD, melainkan sepenuhnya dari sponsor swasta.
“Nanti tidak ada uang dari BUMN, APBN, maupun juga dari APBD, tetapi kita semuanya dari sponsor, dari swasta murni karena kita membangun industri olahraga. Kemudian juga nanti diaudit oleh PWC yang memang sangat kredibel, kelasnya internasional, sehingga Indonesia akan makin dipercaya oleh dunia dalam bidang olahraga,” tambah Maruarar.
Juara Piala Presiden akan mendapatkan hadiah sebesar Rp5 miliar, menunjukkan tingginya kepercayaan sponsor terhadap pengembangan sepak bola di Tanah Air. Ini merupakan bagian dari upaya PSSI untuk meningkatkan kualitas sepak bola Indonesia.
Erick Thohir dan Maruarar Sirait menegaskan bahwa Piala Presiden dan Liga 1 mendatang adalah bagian dari upaya PSSI untuk meningkatkan kualitas sepak bola Indonesia. Dengan berbagai inovasi dan komitmen terhadap transparansi, diharapkan sepak bola Indonesia dapat terus berkembang dan meraih kepercayaan dari berbagai pihak.
Dengan segala persiapan dan inovasi yang telah diumumkan, Piala Presiden 2024 diharapkan menjadi tonggak penting dalam sejarah sepak bola Indonesia, membawa semangat baru dan harapan bagi penggemar sepak bola di seluruh negeri. (hai)










