Senin, 27 Juli 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Edukatif & Inspiratif

Kisah Ibu Yustina: 11 Tahun Menembus Hutan dan Jalan Setapak demi Masa Depan Anak-Anak Sikka

Editor : Akula oleh Editor : Akula
20 Mei 2026
in Edukatif & Inspiratif
A A
0
Kisah Ibu Yustina: 11 Tahun Menembus Hutan dan Jalan Setapak demi Masa Depan Anak-Anak Sikka

Kisah inspiratif Ibu Yustina, guru honorer SDK Wukur di Sikka, NTT, yang rela berjalan 6 km menembus hutan demi mengajar, kini mendapat apresiasi dari PNM Peduli. (Foto. Ilustrasi)

Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com, Jakarta – ​Sebuah pengabdian luar biasa nyata terjadi di pelosok Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT). Ibu Yustina Yuniarti, seorang guru honorer di SDK Wukur, membuktikan bahwa keterbatasan geografis bukan halangan untuk mencerdaskan bangsa. Setiap pagi, ia harus berjalan kaki menempuh jarak sekitar 6 kilometer demi bisa sampai ke sekolah tempatnya mengajar.

​Medan yang dilalui Ibu Yustina setiap hari jauh dari kata mudah dan nyaman. Beliau harus berjalan kaki melewati jalan setapak yang sunyi, membelah kawasan hutan, serta menaklukkan kontur jalanan yang terjal. Kendati demikian, seluruh rasa lelah itu seketika sirna begitu melihat wajah-wajah ceria anak-anak didik yang sudah menantinya di ruang kelas.
​
​Hingga saat ini, tercatat sudah 11 tahun lamanya Ibu Yustina memilih setia mengabdikan diri di SDK Wukur. Sekolah yang terletak di wilayah terpencil ini menjadi wadah menimba ilmu bagi 34 siswa. Guna melangsungkan kegiatan belajar mengajar sehari-hari, sekolah tersebut disokong oleh delapan orang tenaga pendidik yang memiliki keteguhan hati serupa.

​Faktor infrastruktur yang minim serta kondisi finansial yang terbatas sering kali menjadi kendala utama bagi para pengajar di wilayah pedalaman. Banyak guru yang enggan ditempatkan di daerah terpencil karena beratnya medan operasional. Namun, bagi Ibu Yustina dan rekan sejawatnya, melihat anak-anak tetap bisa belajar dan berani bermimpi adalah sebuah kebahagiaan yang tidak ternilai harganya.

​“Banyak orang tidak mau mengajar di sini karena kondisi jalan dan keuangan yang tidak memungkinkan. Namun, kami bertahan karena panggilan hati,” tutur Yustina.

Artikel Terkait

Kedubes Inggris Buka Pelatihan Gratis Safe & Smart 2026, Guru SMP dan SMA Bisa Daftar

Pendaftaran Sekolah Nasional Terintegrasi 2026 Resmi Dibuka, Ini Fasilitas dan Keunggulannya

Magang Nasional 2026 Resmi Dibuka, Simak Lulusan yang Berhak Mendaftar

​Keteguhan luar biasa yang ditunjukkan oleh Ibu Yustina ini merefleksikan potret nyata perjuangan kaum perempuan di daerah pelosok Nusantara. Ketulusan langkahnya mengingatkan publik pada perjuangan gigih para ibu nasabah Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar). Mereka adalah barisan perempuan prasejahtera yang tangguh berjuang demi kesejahteraan keluarga serta masa depan pendidikan anak-anak mereka.

​Ada kesamaan nilai yang begitu mendalam antara perjuangan sang guru honorer dengan para perempuan penggerak ekonomi keluarga tersebut. Keduanya sama-sama melangkah dalam sunyi tanpa mengharapkan sorotan kamera. Meski bergerak dalam kesederhanaan, konsistensi mereka terbukti mampu memberikan dampak positif yang nyata dan berjangka panjang bagi lingkungan sekitar.

​Melihat dedikasi yang begitu tinggi di dunia pendidikan, PT Permodalan Nasional Madani (PNM) tidak tinggal diam. Melalui inisiatif program PNM Peduli, lembaga keuangan ini hadir untuk menyalurkan bantuan serta dukungan sosial secara langsung kepada Ibu Yustina. Langkah nyata ini menjadi salah satu bentuk penghormatan tinggi terhadap figur guru yang mengajar dengan ketulusan hati.

​Kehadiran bantuan sosial ini diharapkan mampu memberikan asupan energi baru, tidak hanya bagi Ibu Yustina pribadi, tetapi juga bagi seluruh tenaga pendidik di SDK Wukur. Dengan adanya sokongan ini, PNM berkomitmen untuk terus mendampingi para pahlawan tanpa tanda jasa agar tetap kokoh menjaga asa anak-anak bangsa di dalam ruang kelas yang bersahaja.

​“Terima kasih PNM sudah hadir membantu saya. Dukungan ini sangat berarti, bukan hanya untuk saya, tetapi juga menjadi semangat baru agar saya bisa terus mengajar anak-anak di sini. Semoga perhatian seperti ini membuat kami semakin kuat untuk tetap menjalankan tugas dengan hati,” ujar Yustina.

​Bagi pihak PNM sendiri, kisah inspiratif dari pedalaman Sikka ini menjadi pemantik semangat untuk terus memperluas esensi dari sebuah pemberdayaan. Lembaga ini meyakini bahwa upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat tidak melulu berpusat pada sektor usaha mikro saja. Sektor pendidikan di wilayah hilir juga memegang peranan yang sangat krusial.

​Pemberdayaan sejati sejatinya tumbuh subur melalui jalan-jalan sunyi yang dilewati oleh para guru, serta di dalam ruang kelas tempat impian anak-anak dirajut. Melalui sinergi kepedulian yang berkelanjutan, langkah kecil yang dilakukan secara konsisten ini diyakini akan mampu membuka gerbang kesuksesan yang lebih luas bagi masa depan generasi muda Indonesia. (RIS/Hend)

 

Topik: Guru HonorerIbu YustinaInspirasi GuruNTTPendidikan TerpencilPNM PeduliPT Permodalan Nasional MadaniSDK WukurSikka

TerkaitBerita

Kedubes Inggris Buka Pelatihan Gratis Safe & Smart 2026, Guru SMP dan SMA Bisa Daftar
Edukatif & Inspiratif

Kedubes Inggris Buka Pelatihan Gratis Safe & Smart 2026, Guru SMP dan SMA Bisa Daftar

oleh Editor : Affandy
23 Juli 2026
Pendaftaran Sekolah Nasional Terintegrasi 2026 Resmi Dibuka, Ini Fasilitas dan Keunggulannya
Edukatif & Inspiratif

Pendaftaran Sekolah Nasional Terintegrasi 2026 Resmi Dibuka, Ini Fasilitas dan Keunggulannya

oleh Editor : Affandy
21 Juli 2026
Magang Nasional 2026 Resmi Dibuka, Simak Lulusan yang Berhak Mendaftar
Edukatif & Inspiratif

Magang Nasional 2026 Resmi Dibuka, Simak Lulusan yang Berhak Mendaftar

oleh Editor : Affandy
15 Juli 2026
Pendaftaran Beasiswa LPDP 2026 Tahap II Masih Dibuka, Personal Statement Resmi Dihapus
Edukatif & Inspiratif

Pendaftaran Beasiswa LPDP 2026 Tahap II Masih Dibuka, Personal Statement Resmi Dihapus

oleh Editor : Affandy
14 Juli 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

PNJ Dorong Daya Saing UMKM Perempuan Lewat Smart Budgeting

PNJ Dorong Daya Saing UMKM Perempuan Lewat Smart Budgeting

27 Juli 2026
iPhone 18 Series Dirumorkan Meluncur September 2026, Ini Bocoran Fitur dan Jadwal Rilisnya

iPhone 18 Series Dirumorkan Meluncur September 2026, Ini Bocoran Fitur dan Jadwal Rilisnya

27 Juli 2026
Penampakan Klinik Tempat Ditemukannya Sutrimo Tak Bernyawa di Jaksel, Kini Dipasang Garis Polisi

Penampakan Klinik Tempat Ditemukannya Sutrimo Tak Bernyawa di Jaksel, Kini Dipasang Garis Polisi

27 Juli 2026
Usai Bentrokan Maut di Menteng, Jalan Tambak Jakarta Pusat Masih Dijaga Aparat

Usai Bentrokan Maut di Menteng, Jalan Tambak Jakarta Pusat Masih Dijaga Aparat

27 Juli 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    4072 shares
    Share 1629 Tweet 1018
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    601 shares
    Share 240 Tweet 150
  • Bocoran iPhone 18 Series Makin Lengkap, Ini Perbedaan iPhone 18, iPhone 18 Pro, dan iPhone 18 Pro Max

    328 shares
    Share 131 Tweet 82
  • Bocoran iPhone 18 Pro: Kamera Disebut Bakal Jadi yang Tercanggih Sepanjang Sejarah Apple

    327 shares
    Share 131 Tweet 82
  • Subsidi Motor Listrik 2026 Bikin Harga Makin Terjangkau, Ada yang Mulai Rp6 Jutaan

    315 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya