Kamis, 21 Mei 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Opini
  • More
Home Edukatif & Inspiratif

Kisah Ibu Yustina: 11 Tahun Menembus Hutan dan Jalan Setapak demi Masa Depan Anak-Anak Sikka

Editor : Akula oleh Editor : Akula
20 Mei 2026
in Edukatif & Inspiratif
A A
0
Kisah Ibu Yustina: 11 Tahun Menembus Hutan dan Jalan Setapak demi Masa Depan Anak-Anak Sikka

Kisah inspiratif Ibu Yustina, guru honorer SDK Wukur di Sikka, NTT, yang rela berjalan 6 km menembus hutan demi mengajar, kini mendapat apresiasi dari PNM Peduli. (Foto. Ilustrasi)

Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com, Jakarta – ​Sebuah pengabdian luar biasa nyata terjadi di pelosok Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT). Ibu Yustina Yuniarti, seorang guru honorer di SDK Wukur, membuktikan bahwa keterbatasan geografis bukan halangan untuk mencerdaskan bangsa. Setiap pagi, ia harus berjalan kaki menempuh jarak sekitar 6 kilometer demi bisa sampai ke sekolah tempatnya mengajar.

​Medan yang dilalui Ibu Yustina setiap hari jauh dari kata mudah dan nyaman. Beliau harus berjalan kaki melewati jalan setapak yang sunyi, membelah kawasan hutan, serta menaklukkan kontur jalanan yang terjal. Kendati demikian, seluruh rasa lelah itu seketika sirna begitu melihat wajah-wajah ceria anak-anak didik yang sudah menantinya di ruang kelas.
​
​Hingga saat ini, tercatat sudah 11 tahun lamanya Ibu Yustina memilih setia mengabdikan diri di SDK Wukur. Sekolah yang terletak di wilayah terpencil ini menjadi wadah menimba ilmu bagi 34 siswa. Guna melangsungkan kegiatan belajar mengajar sehari-hari, sekolah tersebut disokong oleh delapan orang tenaga pendidik yang memiliki keteguhan hati serupa.

​Faktor infrastruktur yang minim serta kondisi finansial yang terbatas sering kali menjadi kendala utama bagi para pengajar di wilayah pedalaman. Banyak guru yang enggan ditempatkan di daerah terpencil karena beratnya medan operasional. Namun, bagi Ibu Yustina dan rekan sejawatnya, melihat anak-anak tetap bisa belajar dan berani bermimpi adalah sebuah kebahagiaan yang tidak ternilai harganya.

​“Banyak orang tidak mau mengajar di sini karena kondisi jalan dan keuangan yang tidak memungkinkan. Namun, kami bertahan karena panggilan hati,” tutur Yustina.

Artikel Terkait

SPMB Jakarta 2026 Resmi Dibuka, Ini Daftar Jurusan SMK dan Syarat Khususnya

IKEA Museum di Swedia Tampilkan Perjalanan Desain IKEA dari Masa ke Masa

SPMB Jabar 2026 Dimulai, Jalur Domisili Jadi Kuota Terbesar Penerimaan SMA

​Keteguhan luar biasa yang ditunjukkan oleh Ibu Yustina ini merefleksikan potret nyata perjuangan kaum perempuan di daerah pelosok Nusantara. Ketulusan langkahnya mengingatkan publik pada perjuangan gigih para ibu nasabah Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar). Mereka adalah barisan perempuan prasejahtera yang tangguh berjuang demi kesejahteraan keluarga serta masa depan pendidikan anak-anak mereka.

​Ada kesamaan nilai yang begitu mendalam antara perjuangan sang guru honorer dengan para perempuan penggerak ekonomi keluarga tersebut. Keduanya sama-sama melangkah dalam sunyi tanpa mengharapkan sorotan kamera. Meski bergerak dalam kesederhanaan, konsistensi mereka terbukti mampu memberikan dampak positif yang nyata dan berjangka panjang bagi lingkungan sekitar.

​Melihat dedikasi yang begitu tinggi di dunia pendidikan, PT Permodalan Nasional Madani (PNM) tidak tinggal diam. Melalui inisiatif program PNM Peduli, lembaga keuangan ini hadir untuk menyalurkan bantuan serta dukungan sosial secara langsung kepada Ibu Yustina. Langkah nyata ini menjadi salah satu bentuk penghormatan tinggi terhadap figur guru yang mengajar dengan ketulusan hati.

​Kehadiran bantuan sosial ini diharapkan mampu memberikan asupan energi baru, tidak hanya bagi Ibu Yustina pribadi, tetapi juga bagi seluruh tenaga pendidik di SDK Wukur. Dengan adanya sokongan ini, PNM berkomitmen untuk terus mendampingi para pahlawan tanpa tanda jasa agar tetap kokoh menjaga asa anak-anak bangsa di dalam ruang kelas yang bersahaja.

​“Terima kasih PNM sudah hadir membantu saya. Dukungan ini sangat berarti, bukan hanya untuk saya, tetapi juga menjadi semangat baru agar saya bisa terus mengajar anak-anak di sini. Semoga perhatian seperti ini membuat kami semakin kuat untuk tetap menjalankan tugas dengan hati,” ujar Yustina.

​Bagi pihak PNM sendiri, kisah inspiratif dari pedalaman Sikka ini menjadi pemantik semangat untuk terus memperluas esensi dari sebuah pemberdayaan. Lembaga ini meyakini bahwa upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat tidak melulu berpusat pada sektor usaha mikro saja. Sektor pendidikan di wilayah hilir juga memegang peranan yang sangat krusial.

​Pemberdayaan sejati sejatinya tumbuh subur melalui jalan-jalan sunyi yang dilewati oleh para guru, serta di dalam ruang kelas tempat impian anak-anak dirajut. Melalui sinergi kepedulian yang berkelanjutan, langkah kecil yang dilakukan secara konsisten ini diyakini akan mampu membuka gerbang kesuksesan yang lebih luas bagi masa depan generasi muda Indonesia. (RIS/Hend)

 

Topik: Guru HonorerIbu YustinaInspirasi GuruNTTPendidikan TerpencilPNM PeduliPT Permodalan Nasional MadaniSDK WukurSikka

TerkaitBerita

SPMB Jakarta 2026 Resmi Dibuka, Ini Daftar Jurusan SMK dan Syarat Khususnya
Edukatif & Inspiratif

SPMB Jakarta 2026 Resmi Dibuka, Ini Daftar Jurusan SMK dan Syarat Khususnya

oleh Editor : Affandy
20 Mei 2026
IKEA
Edukatif & Inspiratif

IKEA Museum di Swedia Tampilkan Perjalanan Desain IKEA dari Masa ke Masa

oleh Admin
18 Mei 2026
SPMB Jabar 2026 Dimulai, Jalur Domisili Jadi Kuota Terbesar Penerimaan SMA
Edukatif & Inspiratif

SPMB Jabar 2026 Dimulai, Jalur Domisili Jadi Kuota Terbesar Penerimaan SMA

oleh Editor : Affandy
18 Mei 2026
IKEA
Edukatif & Inspiratif

IKEA PS 2026 Ungkap Perjalanan Kreatif dari Ide hingga Menjadi Produk

oleh Editor : Hana
18 Mei 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

Isu Bubar Terjawab! D’MASIV Resmi Kenalkan Logo Baru dan Siap Go International Lewat Jalur Independen

Isu Bubar Terjawab! D’MASIV Resmi Kenalkan Logo Baru dan Siap Go International Lewat Jalur Independen

20 Mei 2026
SIAP MENYERANG: Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) ancam perang makin meluas jika AS-Israel lanjut serang. (Foto Ilustrasi: via REUTERS/IRGC via Wana News Agency)

Garda Revolusi Iran Ancam Perluas Perang Dengan AS

20 Mei 2026
MENU MBG: Ayah, Ibu, dan dua anak menyantap menu kuliner yang disajikan di Waringin Hospitality Hotel Group (WHHG). (Foto Ilustrasi: Dok./WHHG)

Yuk! Santap MBG di Hotel Jaringan WHHG di Malam Hari

20 Mei 2026
Perpustakaan Baru Cilegon Diharapkan Jadi Pusat Penggerak Literasi Warga

Perpustakaan Baru Cilegon Diharapkan Jadi Pusat Penggerak Literasi Warga

20 Mei 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    3160 shares
    Share 1264 Tweet 790
  • Bekasi Kota Beracun Kedua di Dunia, Hasilkan 6,3 Ton Emisi Metana  

    363 shares
    Share 145 Tweet 91
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    362 shares
    Share 145 Tweet 91
  • Bocoran iPhone 18 Pro Max: Desain Baru, Performa Monster, dan Kamera Ala DSLR

    314 shares
    Share 126 Tweet 79
  • ​Sukses Besar! Film Drama Semua Akan Baik-Baik Saja Garapan Baim Wong Tembus 300 Ribu Penonton dalam 3 Hari

    314 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya