Kamis, 22 Oktober 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Film dan Musik

Kolaborasi Dengan Terali Gank, Ecko Show Buktikan Jika Musik Tak Mengenal Batasan

Editor : Akula oleh Editor : Akula
12 November 2022
in Film dan Musik
A A
0
Ecko Show
Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com – Jakarta. Musik tak mengenal batas dan status. Mungkin itulah yang terjadi dalam lagu rilisan terbaru dari Ecko Show yang berjudul “Nanti Om Ludah”.

Lagu ini menjadi lagu yang cukup spesial. Bukan hanya karena materinya saja yang terdengar cukup fresh. Namun karena di lagu ini, Ecko Show berkolaborasi dengan Terali Gank dan Fahmy Fay

Bagi yang belum tahu, Terali Gank adalah grup hip hop yang anggotamya adalah para napi. Karena kasus hukum yang berbeda-beda, mereka terpaksa menghuni Lapas Kelas III B Manokwari.

Meski berada di dalam jeruji besi, mereka tak pernah patah semangat.Buktinya, hidup di dalam penjara justru memunculkan kreativitas baru. Semua berawal dari kesamaan minat di bidang musik. XFLO P, DHOX, RASKIL,JAYZIE dan seorang petugas sipir bernama SNAZZY akhirnya membentuk grup bernama Terali Gank.

Artikel Terkait

Film Yang Disebut Nakal Ceritakan Kehidupan Remaja di Camp

Dikirim ke Kamp Pembinaan Selama 21 Hari, El Putra hingga Fatih Unru Belajar Memahami Diri

Angel Pieters Ambil Peran Kreatif di Konser YE Live in Jakarta, Kolaborasi Musik Gospel di SCBD

Hebatnya, lagu “Nanti Om Ludah” adalah lagu buah karya Terali Gank yang dahulu sempat ramai di aplikasi Tiktok. Jelas, kolaborasi antara Ecko Show dengan Terali Gank ini menjadi kolaborasi yang cukup langka terjadi.

Idenya cukup sederhana, yaitu berawal dari niat Ecko Show untuk membantu agar nama Terali Gank dikenal banyak orang. Namun ternyata, untuk mewujudkan niat tersebut tak semudah yang dibayangkan.

Karena menjadi tahanan, jelas banyak peraturan-peraturan yang harus ditaati. Dan sudah pasti, kehidupan para napi tak bisa sebebas masyarakat biasa.

Langkah pertama yang dilakukan adalah meminta ijin terlebih dahulu kepada pihak lapas. Beruntung, pihak lapas selama ini cukup mendukung aktivitas Terali Gank. Terali Gank memang menjadi kebanggaan dari lapas Manokwari.

Namun sekali lagi, meski ijin telah dikantongi, tetap saja untuk memulai project kolaborasi ini tetaplah sulit.

“Mereka take vokalnya di dalam sel. Waktu itu kirim file tapi agak lama karena peraturan dari lapas dalam sehari hanya beberapa menit bisa buka laptop. Terbatas waktunya. Nunggu lagi besok. Belum lagi dia ada tugas bersih-bersih. Ketunda lagi,” kata Ecko Show sambil tertawa.

Picsart 22 11 11 12 27 25 076 - Kolaborasi Dengan Terali Gank, Ecko Show Buktikan Jika Musik Tak Mengenal Batasan

Pada akhirnya, dibutuhkan waktu selama empat bulan hingga project kolaborasi ini rampung. Dengan peralatan sederhana ditambah waktu yang terbatas, apa yang dilakukan oleh Ecko Show dengan Terali Gank patut diacungi jempol. Hasilnya pun tak kalah dengan proses rekaman yang dilakukan di studio-studio besar.

“Kalau dari segi hasil saya nggak bisa nuntut lebih karena dari kualitas software dan hardware mereka minim. Saya sudah ngerti lah. Saya berusaha gimana hasilnya bisa kualitasnya sama dengan studio saya,’ jelas Ecko Show.

Namun masih kurang rasanya jika sebuah lagu tidak didukung oleh video klip. Untuk yang satu ini, Ecko Show harus kembali memutar otaknya.

Beruntung, salah satu anggota Terali Gank adalah sipir dari lapas Manokwari.Dengan bantuan sipir tersebut, Ecko Show pun langsung mendapat ijin dari Kepala Lapas Manokwari. Bahkan pihak lapas membebaskan Ecko Show untuk menentukan sendiri lokasi-lokasi yang ia inginkan.

Pada Oktober lalu, proses syuting pun dimulai. Perasaan ragu dan takut sempat dirasakan oleh Ecko Show. Wajar saja, penjara identik dengan hal-hal yang berbau negatif.

“Imejnya kan preman, agak takut juga. Masalahnya saya harus direct mereka. Nyuruh – nyuruh mereka,” kata Ecko Show sambil tertawa.
Diluar dugaan, kekhawatiran Ecko Show tersebut sama sekali tak terbukti. Justru sebaliknya, ternyata para napi tersebut mengenali Ecko Show sebagai musisi hip – hop yang cukup berpengaruh. Bahkan mereka sangat antusias untuk membantu pembuatan video klip tersebut.

Sambil tertawa, Ecko Show menceritakan mengenai pengalaman uniknya selama menjalani proses syuting di dalam penjara. Sebuah pengalaman yang tak dapat ia lupakan saat dirinya harus meminta bantuan dan memerintah sebanyak 30 napi terseram di lapas Manokwari.

‘Kita minta bantuan petugasnya. Minta 30 orang yang benar-benar serem dan tatonya banyak. Mereka dikeluarin, disuruh buka baju panas-panas. Saya milihnya deg-degan juga. Tapi mau nggak mau harus pilih kan. Diluar ekpektasi saya sih. Aduh bahaya nih. Tapi mereka family,” kenang Ecko Show.

Syuting memakan waktu selama dua hari yang dilakukan sejak pagi hingga larut nalam. Tak ada kendala yang berarti saat proses syuting berlangsung.

Kolaborasi antara Ecko Show dengan Terali Gank ini sekaligus menjadi bukti jika berkarya dapat dilakukan dimana saja. Dan di dalam lapas bukan jadi tempat untuk membatasi seseorang untuk berkreativitas.(AL)

Topik: Ecko ShowTerali Gank

TerkaitBerita

Film Yang Disebut Nakal Ceritakan Kehidupan Remaja di Camp
Film dan Musik

Film Yang Disebut Nakal Ceritakan Kehidupan Remaja di Camp

oleh Editor : Akula
21 Oktober 2026
Dikirim ke Kamp Pembinaan Selama 21 Hari, El Putra hingga Fatih Unru Belajar Memahami Diri
Film dan Musik

Dikirim ke Kamp Pembinaan Selama 21 Hari, El Putra hingga Fatih Unru Belajar Memahami Diri

oleh Editor : Akula
21 Oktober 2026
Angel Pieters Ambil Peran Kreatif di Konser YE Live in Jakarta, Kolaborasi Musik Gospel di SCBD
Film dan Musik

Angel Pieters Ambil Peran Kreatif di Konser YE Live in Jakarta, Kolaborasi Musik Gospel di SCBD

oleh Editor : Akula
21 Oktober 2026
Angkat Kisah Beda Alam dan Agama, Ini Sinopsis Film Piye To Kih?
Film dan Musik

Angkat Kisah Beda Alam dan Agama, Ini Sinopsis Film Piye To Kih?

oleh Editor : Akula
20 Oktober 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Direkomendasikan

PERLUAS PASAR: KPJ Penang Specialist Hospital, Malaysia, memperkuat layanan kesehatan unggulan di bidang jantung dan ortopedi bagi pasien Indonesia. (Foto Ilustrasi: Dok./medifly.ai)

KPJ Penang Specialist Hospital Unggulkan Layanan Jantung dan Ortopedi

22 Oktober 2026
Film Yang Disebut Nakal Ceritakan Kehidupan Remaja di Camp

Film Yang Disebut Nakal Ceritakan Kehidupan Remaja di Camp

21 Oktober 2026
Dikirim ke Kamp Pembinaan Selama 21 Hari, El Putra hingga Fatih Unru Belajar Memahami Diri

Dikirim ke Kamp Pembinaan Selama 21 Hari, El Putra hingga Fatih Unru Belajar Memahami Diri

21 Oktober 2026
Memahami Makna Perubahan Skor TKA SMA/SMK 2026

Memahami Makna Perubahan Skor TKA SMA/SMK 2026

21 Oktober 2026

Terpopuler

  • Produk Dalam Negri

    Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    1079 shares
    Share 432 Tweet 270
  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    5010 shares
    Share 2004 Tweet 1253
  • The Pizza Company Buka Gerai Pertama di Jakarta Utara, Bidik Pasar Kelapa Gading

    314 shares
    Share 126 Tweet 79
  • 18 Kepala Daerah Terjaring OTT pada 2025–2026, Integritas Pejabat Jadi Sorotan

    311 shares
    Share 124 Tweet 78
  • BMKG Rilis Peringatan Dini Cuaca Jabodetabek 19–21 Oktober 2026: Kabupaten Bogor Status Waspada

    310 shares
    Share 124 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya