Koranindopos.com, Jakarta – LEO Pictures kembali mempersembahkan karya terbaru lewat film horor supranatural berjudul Sosok Ketiga: Lintrik, yang disutradarai oleh Fajar Nugros dan diproduseri oleh Agung Saputra. Film ini resmi diperkenalkan melalui gala premiere yang digelar pada 23 Oktober 2025 di Epicentrum XXI, Jakarta. Acara tersebut dihadiri oleh para pemain serta sejumlah pelaku industri perfilman nasional yang turut menyambut kehadiran film ini sebagai bagian dari langkah baru LEO Pictures dalam memperkaya dunia film horor Indonesia.
Lewat Sosok Ketiga: Lintrik, LEO Pictures mengangkat tema mengenai ilmu Lintrik, sebuah praktik supranatural yang dipercaya dapat memikat dan menguasai hati seseorang. Film ini tidak hanya menampilkan kisah penuh teror dan misteri, tetapi juga menyentuh sisi psikologis manusia ketika cinta dan obsesi berubah menjadi kegelapan. Dengan pendekatan sinematik yang kuat, film ini mencoba menampilkan horor dari dua sisi: dunia gaib yang menakutkan dan pergulatan batin manusia yang terseret dalam kuasa rasa bersalah serta kekuatan tak kasatmata.
Deretan aktor dan aktris ternama turut memperkuat film ini, di antaranya Adinda Thomas, Aulia Sarah, Wafda Saifan, Atiqah Hasiholan, Nugie, Adzwa Aurel, Alifah Lubis, Saputra Kori, Kukuh Prasetyo Kudamai, King Radja Nasution, Iris, Benedictus Siregar, Dilan Janiyar, dan Raffan Al Aryan. Kombinasi pemain lintas generasi ini menghadirkan dinamika cerita yang kaya dan emosional, menghadirkan suasana mencekam tanpa meninggalkan kedalaman karakter yang menjadi ciri khas karya LEO Pictures.
Produser Agung Saputra menjelaskan bahwa film ini lahir dari proses panjang dan observasi langsung di lapangan. Ia melakukan riset ke sebuah daerah di Indonesia yang sebagian masyarakatnya masih percaya dan mempraktikkan ilmu Lintrik. Menurutnya, Sosok Ketiga: Lintrik bukan hanya film horor biasa, melainkan juga kisah tentang perjalanan batin manusia ketika cinta, rasa bersalah, dan kekuatan gelap bersinggungan dalam satu takdir. Ia mengatakan, “Kami ingin menghadirkan film horor yang bukan sekadar menakut-nakuti, tapi mengandung makna yang lebih dalam. Sosok Ketiga: Lintrik adalah perjalanan batin manusia ketika cinta, rasa bersalah, dan kekuatan gelap bersinggungan dalam satu takdir. Dan ini juga karya saya yang lahir dari sebuah perjalanan yang cukup jauh. Saya keluar dari Jakarta ke suatu daerah yang sebagian masyarakatnya praktik dan percaya ilmu lintrik itu, lalu saya observasi. Bahwa ternyata di belahan bumi Indonesia ada sebuah praktik supranatural ‘Pemikat’ yang sangat luar biasa.”
Sebagai rumah produksi yang dikenal konsisten menghadirkan karya orisinal dan berkualitas, LEO Pictures menegaskan komitmennya untuk terus memproduksi film yang tidak hanya menghibur tetapi juga meninggalkan kesan emosional mendalam bagi penonton. Sosok Ketiga: Lintrik akan tayang serentak di seluruh bioskop Indonesia mulai 6 November 2025 dan diharapkan mampu memberikan pengalaman sinematik yang berbeda, di mana kisah cinta bertransformasi menjadi awal dari teror yang menegangkan.

Film ini mengisahkan kehidupan Andin, diperankan oleh Adinda Thomas, yang mulai mengalami berbagai keanehan setelah enam bulan menikah dengan Aryo, yang dimainkan oleh Wafda Saifan. Sejak awal, Pakde Bagyo yang diperankan oleh Nugie sudah menaruh curiga karena pernikahan tersebut berlangsung terlalu terburu-buru. Bersama Amara, adik Andin yang diperankan oleh Adzwa Aurel dan memiliki kemampuan supranatural warisan leluhur, keduanya mulai menemukan tanda-tanda ganjil yang tak bisa dijelaskan secara logika. Kecurigaan mereka terbukti ketika terungkap bahwa Aryo ternyata memiliki hubungan dengan Naura, seorang wanita kaya yang diperankan oleh Aulia Sarah. Naura berusaha merebut Aryo dari Andin dengan menggunakan ilmu pelet Lintrik, sebuah kekuatan mistis berbahaya yang akhirnya menyeret Andin dan keluarganya ke dalam teror tak berkesudahan. Dari sanalah kisah ini berkembang menjadi perjalanan yang menegangkan antara cinta, kesetiaan, dan kekuatan gelap yang tak bisa dikendalikan.
Penulisan naskah film ini dikerjakan oleh Fidya T. Ariestya, sementara eksekusi penyutradaraannya dilakukan oleh Fajar Nugros yang dikenal memiliki gaya visual kuat dan kemampuan membangun atmosfer intens. Lewat kolaborasi ini, Sosok Ketiga: Lintrik diharapkan menjadi salah satu film horor nasional yang tidak hanya memberikan kejutan, tetapi juga menghadirkan refleksi tentang sisi lain cinta dan kepercayaan mistik yang masih hidup di tengah masyarakat Indonesia. (Brg/Kul)










