Rabu, 30 September 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Nasional

Lewat Inovasi Smart Village, Pemkab Tulangbawang Barat Percepat Penurunan Stunting

Editor : Hana oleh Editor : Hana
19 Juli 2022
in Nasional
A A
0
Stunting
Share on FacebookShare on Twitter

koranindopos.com – JAKARTA,  Pemerintah Kabupaten Tulangbawang Barat terus melakukan berbagai inovasi untuk upaya percepatan penurunan stunting. Melalui program desa cerdas (smart village) dan pemberian makanan tambahan (PMT) bagi ibu hamil dan balita, Pemkab Tulangbawang Barat optimistis target prevalensi stunting 14% pada 2024 bakal dicapai.

Hal tersebut disampaikan Penjabat (Pj) BUpati Tulangbawang Barat Zaidirina dalam audiensi dengan jajaran pimpinan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) di Sekretariat Stunting di Jakarta, Senin (18/07/2022).

“Kami berupaya sekuat tenaga dan berkomitmen kuat untuk percepatan penurunan stunting dan mencapai target 14 persen pada tahun 2024,” kata Zaidirina dalam audiensi yang dihadiri Direktur Advokasi dan Hubungan Antar Lembaga BKKBN Wahidah, Direktur Bina Ketahanan Remaja BKKBN Viktor Palembong, Sub Koordinator Biro Perencanaan BKKBN Eko, serta Staf Ahli Sekretariat Stunting dr. Lucy Widasari.

Menurut Zaidirina, upaya penurunan stunting yang saat ini dilakukan adalah dengan mengembangkan program smart village dan pemberian makanan tambahan bagi ibu hamil dan menyusui serta balita.

Artikel Terkait

Pustakawan Dituntut Makin Adaptif, IPI Siapkan Penguatan Kompetensi

KPK Sita Apartemen Anggota DPRD Kota Bengkulu Vinna Ledy di Tebet

Kejagung Terima 172 Perkara Karhutla hingga September 2026, 6 Kasus Sudah Dilimpahkan ke Pengadilan

“Jadi orang-orang yang datanya ada di smart village yang perlu dibantu misal, potensi stunting, miskin, datanya ada di smart village. Kemudian kita punya kartu untuk nanti bisa ambil telur dan sebagainya tinggal tap nanti masuk datanya ke smart village,” kata Zaidirina.
Berdasarkan data di smart village, saat ini ada sebanyak 21.786 balita di Kabupaten Tulangbawang Barat. Dari jumlah itu yang stunting sebanyak 1.185 balita.
Zaidirina mengatakan, ada 93 desa di wilayah Kabupaten Tubaba dan semuanya telah terintegrasi dengan smart village.

Selanjutnya dengan menggunakan angaran dana desa, Pemkab Tulangbawang juga sudah memberikan PMT kepada keluarga berisiko stunting dan balita stunting. Paket PMT itu berupa susu, telur puyuh, dan sayuran.
“Kami punya slogan nenemo yakni nemen, nedes, dan nerimo,” kata Zaidirina. Slogan yang merupakan kearifan local tersebut diterjemahkan sebagai nemen (bekerja keras), nedes (tahan uji), dan nerimo (menerima). Slogan itu menurut Zaidirina yang sebelumnya adalah Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Trnasmigrasi Pemprov Lampung, ditujukan untuk mencapai target ketahanan pangan.

Dalam audiensi tersebut, Zaidirina beserta jajarannya yakni Kepala Dinas Kesehatan Majril, Kepala Dinas PPKB Nurmansyah, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Sofian Nur, dan Direktur RSUD Tulangbawang Barat Pramono Satrio Wibowo, serta ketua tim smart village Davit Kurniawan.

Menambahkan paparan dari Pj. Bupati, Kepala Dinas Kesehatan Tubaba Mairil mengatakan pihaknya juga telah melakukan 10 intervensi spesifik untuk penanangan stunting, yakni pemantauan tumbuh kembang bayi dan balita setiap bulan di Posyandu, pemberian makanan tambahan ibu hamil dan bayi balita kurang gizi, pemberian tablet tambahan darah bagi remaja, wanita usia subur, dan ibu hamil, serta memberikan bantuan vitamin A pada ibu nifas, bayi, dan balita.

Selain itu Pemkab Tubaba juga mendorong peningkatan ASI eksklusif dan Inisiasi Menyusui Dini (IMD).
“Ada juga promosi konseling pemberian makanan bayi dan anak, tatalaksana gizi buruk, pemeriksaan kehamilan dan imunisasi, manajemen terpadu balita sakit, lalu pemberian obat cacing pada balita setiap enam bulan sekali,” kata Majril.

Terkait dengan program smart village, David Kurniawan mengatakan program ini dijalankan dengan menggunakan platform Open SID. Menurut Davit, data-data yang dimiliki smart village lengkap mulai dari balita stunting, status-status dalam rumah tangga.
“Datanya lengkap by name bay addres” kata Davit.

Menanggapi paparan dan penjelasan dari Pemkab Tulangbawang Barat, Direktur Advokasi dan Hubungan Antar Lembaga BKKBN Wahidah menyatakan apresiasinya. “Sangat jelas apa yang akan dilakukan dan apa solusi untuk upaya percepatan penurunan stunting. Ini bisa menjadi contoh bagi daerah-daerah lain,” kata Wahidah.

Apresiasi juga disampaikan staf ahli sekretariat stunting dr. Lucy Widasari. Menurut Lucy, smart village yang digunakan Pemkab Tulangbawang Barat merupakan lini untuk upaya percepatan penurunan stunting yang beririsan dengan kemiskinan.

Apalagi data yang disajikan dalam smart village adalah data nyata terkini atau real time. “Ini bisa jadi contoh untuk daerah lain. Bahwa ini sudah mencakup audit stunting, rembuk stunting, pendampingan keluarga. Tinggal memasukkan Elsimil dan juga menambah kelompok sasaran, termasuk calon pengantin,” kata dr. Lucy.

Data smart village di Kabupaten Tulangbawang terintegrasi dengan data seluruh desa di Provinsi Lampung yang saat ini jumlahnya mencapai 16 ribu desa.(why)

Topik: BKKBNStunting

TerkaitBerita

Pustakawan Dituntut Makin Adaptif, IPI Siapkan Penguatan Kompetensi
Nasional

Pustakawan Dituntut Makin Adaptif, IPI Siapkan Penguatan Kompetensi

oleh Editor : Akula
30 September 2026
KPK Sita Apartemen Anggota DPRD Kota Bengkulu Vinna Ledy di Tebet
Nasional

KPK Sita Apartemen Anggota DPRD Kota Bengkulu Vinna Ledy di Tebet

oleh Editor : Affandy
30 September 2026
Kejagung Terima 172 Perkara Karhutla hingga September 2026, 6 Kasus Sudah Dilimpahkan ke Pengadilan
Nasional

Kejagung Terima 172 Perkara Karhutla hingga September 2026, 6 Kasus Sudah Dilimpahkan ke Pengadilan

oleh Editor : Affandy
30 September 2026
JANALANI PEMERIKSAAN: Tim Juru Bicara KPK Budi Prasetyo. (Foto Ilustrasi: ANTARA/Fianda Sjofjan Rassat/aa)
Nasional

Polda Periksa Jubir KPK Budi Prasetyo 50 Pertanyaan

oleh Editor : Memoarto
30 September 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Direkomendasikan

StarGather Buka Gerai Pertama di MOI, Tawarkan Karaoke sebagai Ruang Berkumpul

StarGather Buka Gerai Pertama di MOI, Tawarkan Karaoke sebagai Ruang Berkumpul

30 September 2026
6 Bulan Pascaoperasi, Nita Thalia Ungkap Perubahan Wajahnya

6 Bulan Pascaoperasi, Nita Thalia Ungkap Perubahan Wajahnya

30 September 2026
Pustakawan Dituntut Makin Adaptif, IPI Siapkan Penguatan Kompetensi

Pustakawan Dituntut Makin Adaptif, IPI Siapkan Penguatan Kompetensi

30 September 2026
Uji Taktik Manajerial di FPL Mansion Sports 2026/27, Rebut Total Hadiah Puluhan Juta Rupiah!

Uji Taktik Manajerial di FPL Mansion Sports 2026/27, Rebut Total Hadiah Puluhan Juta Rupiah!

30 September 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    4805 shares
    Share 1922 Tweet 1201
  • Raffi Ahmad Rela Gelontorkan Biaya Fantastis Puluhan Miliar Demi Hak Siar Persib dan Borneo FC di ASEAN Club Championship

    369 shares
    Share 148 Tweet 92
  • Membawa Pulang Standar Dunia ke Sekolah Menengah Kejuruan

    367 shares
    Share 147 Tweet 92
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    970 shares
    Share 388 Tweet 243
  • Timnas Garuda Libas Singapura 2-0 Tapi Belum Puncaki Klasemen

    320 shares
    Share 128 Tweet 80
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya