koranindopos.com– Jakarta. Merayakan Natal khususnya bagi umat Kristiani. Selain merayakan bersama keluarga di rumah, banyak umat Kristiani maupun wisatawan memanfaatkan momen libur Natal untuk mengunjungi destinasi wisata religi dan sejarah. Indonesia memiliki sejumlah gereja tua yang sarat makna, dengan arsitektur klasik peninggalan kolonial yang masih terawat hingga kini.
Berikut delapan gereja dan situs Kristiani bersejarah di Indonesia yang kerap menjadi tujuan wisata saat libur Natal.
Gereja Tugu, Jakarta Utara
GPIB Tugu yang berdiri sejak 1678 menjadi salah satu gereja Protestan tertua di Jakarta. Didirikan oleh komunitas Mardijkers, gereja ini dikenal dengan tradisi “Cafrinho” dan musik keroncong Tugu yang merupakan warisan budaya Portugis-Indonesia.
Gereja Blenduk, Semarang
Berlokasi di kawasan Kota Lama, GPIB Immanuel atau Gereja Blenduk berdiri sejak 1753. Atap kubah tembaganya yang ikonik serta interior berarsitektur Neo-Klasik dan Barok menjadikannya landmark utama wisata sejarah di Semarang.
GKPA Pakantan, Mandailing Natal
Gereja Kristen Protestan Angkola di Desa Pakantan, Sumatera Utara, diklaim sebagai gereja tertua di daratan Sumatra. Usianya hampir dua abad dan menjadi saksi awal penyebaran Kristen Protestan di wilayah Mandailing dan Tapanuli Selatan.
GKE Imanuel Mandomai, Kalimantan Tengah
Didirikan pada 1876, gereja tertua di Kalimantan ini memadukan gaya Indis dengan unsur Dayak. Interiornya dihiasi mosaik kaca patri buatan Jerman dan kini telah ditetapkan sebagai cagar budaya nasional.
Katedral Reinha Rosari, Larantuka
Gereja Katolik bersejarah di Flores Timur ini terkenal sebagai pusat tradisi Semana Santa yang telah berlangsung ratusan tahun. Ribuan peziarah datang setiap tahun, menjadikan katedral ini ikon wisata rohani Indonesia Timur.
Gereja Sentrum Manado (GMIM Manado)
Berdiri sejak 1677, GMIM Manado merupakan gereja tertua di ibu kota Sulawesi Utara. Fasad megah dan menara loncengnya menjadi salah satu landmark utama Kota Manado.
Gereja Tua Hila, Ambon
GPM Ebenhaezer di Desa Hila, Maluku Tengah, didirikan pada abad ke-17 oleh VOC. Gereja ini menyimpan berbagai benda bersejarah, mulai dari Alkitab berbahasa Belanda hingga lonceng tua berusia ratusan tahun.
Pulau Mansinam, Papua Barat
Meski bukan berupa gereja, Pulau Mansinam memiliki makna sakral bagi umat Kristiani di Papua. Di sinilah dua misionaris Jerman pertama kali mendarat pada 1855. Situs ini menjadi pusat peringatan Hari Pekabaran Injil setiap 5 Februari.
Delapan destinasi tersebut terbuka untuk umum, tak hanya bagi umat Kristiani, tetapi juga bagi siapa pun yang ingin mengenal sejarah dan arsitektur gereja di Indonesia. Meski menjadi objek wisata, pengunjung diimbau tetap menjaga etika dan kesakralan gereja sebagai tempat ibadah.
Selamat merayakan Natal bagi umat Kristiani dan selamat menikmati liburan akhir tahun di Indonesia. (ana)















