Koranindopos.com, JAKARTA – Liverpool mendapat pukulan telak. The Reds harus menerima kekalahan 1-2 saat menjamu tim papan bawah, Wolves. Peluang mereka menembus empat besar Premier League semakin kecil.
Sejak awal laga, Liverpool tampil jauh dari kata meyakinkan. Babak pertama berjalan datar, tanpa intensitas yang biasanya menjadi ciri permainan mereka. Memasuki paruh kedua, tekanan mulai ditingkatkan. Wolves dipaksa bertahan lebih dalam, tetapi dominasi penguasaan bola tak berbanding lurus dengan peluang bersih yang tercipta.
Petaka datang saat laga menyisakan 12 menit. Tolu Arokodare memenangi duel udara melawan Virgil van Dijk sebelum mengirim bola kepada Rodrigo Gomes. Tanpa banyak basa-basi, Gomes menuntaskan peluang itu menjadi gol.
Liverpool sempat membalas lewat Mohamed Salah. Gol tersebut menjadi yang pertama di liga sejak November, tapi lahir bukan dari skema matang. Salah memanfaatkan umpan ceroboh Jean-Ricner Bellegarde, sebuah momen yang seakan menegaskan tumpulnya kreativitas Liverpool dari permainan terbuka, terutama tanpa kehadiran Florian Wirtz yang masih dibekap cedera.
Setelah skor imbang, pasukan Arne Slot tampak lebih berpeluang mencuri kemenangan. Namun, alih-alih mengamankan poin, mereka kembali terpukul di masa injury time. Untuk kelima kalinya dalam satu musim Premier League, Liverpool kebobolan gol penentu di penghujung laga. Tembakan jarak jauh Andre berubah arah setelah mengenai Joe Gomez dan mengecoh Alisson Becker. (bnt/mmr)










